Latest News

Tuesday, September 30, 2014

Sejarah : Sejarah Kerajaan Ternate

Sejarah Kerajaan Ternate atau Sejarah Kesultanan Ternate|Mengulas Sejarah Indonesia zaman Kerajaan dimana kesultanan atau kerajaan ternate, dibahas dalam  6 point yakni Agama islam tersiar masuk abad 15, Persaingan Ternate-Tidore, Hubungan Ternate dengan orang Portugis, Persaingan Portugis-Spanyol di maluku, Rakyat Ternate Mengusir orang portugis,  Masa Kebesaran Kerajaan atau Kesultanan Ternate dan Keruntuhan Kerajaan Ternate, Kerajaan Ternate merupakan kerajaan yang terletak di maluku, kerajaan ternate merupakan penghasil rempah-rempah seperti cengkeh, paladan fuli, Kerajaan ternate merupakan kerajan islam dan raja pertama yang menganu agama islam dalam sultan marhum, Kerajaan ternate terkenal juga dalam sejarahnya mengusir Portugis dari maluku membuat kerajaan-kerajaan di maluku menjadi besar dan diganggu oleh portugis, Untuk mengetahui lebih jelas tentang Sejarah Kerajaan Ternate atau Sejarah Kesultanan Ternate dan Ke 6 point tersebut yang dirangkum dalam sebuah tema yakni : Sejarah Kerajaan Ternate, mari kita lihat pembahasan dan penjelasannya seperti dibawah ini... 

Sejarah Kerajaan Ternate atau Sejarah Kesultanan Ternate
(Masjid Sultan Ternate)
Sejarah Kerajaan Ternate

        Semula di Maluku terdapat 4 buah kerajaan. yaitu Ternate. Tidore. Bacan dan Jailolo. Antara ke 4 kerajaan itu selalu terjadi perselisian untuk memperebutkan daerah penghasil rempah-rempah (= cengkeh, paladan fuli). Akhirnya kerajaan Ternatelah yang memegang kedudukan penting. Bandar Ternate menjadi pusat perdagangan rempah- rempah di Maluku Utara.

Agama Islam tersiar masuk abad 15. Sejak dulu pedagang-pedagang dari Indonesia Barat khususnya dan Jawa banyak yang datang berdagang di Maluku. Mereka membawa barang-barang kebutuhan rakyat, seperti: beras.gula merah, garam, dan textil. Sebaliknya pedagang-pedagang itu membeli rempah-rempah untuk diperdagangkan ke bandar- bandar di sekitar Selat Malaka. Sambil berdagang mereka juga menyebar atau mengsiarkan agama Islam di Maluku. Setelah disana banyak penganut agama Islam, banyak pemuda yang dikirimkan ke Jawa Timur untuk memperdalam menyempurnakan ilmu agamanya.

Adapun raja Ternate yang pertama-tama menganut agama Islam ialah Sultan Marhum (1465 - 1486). Sejak itu Ternate menjadi pusat Islam di Maluku. Pada akhir abad-16 agama Islam tersiar hingga Mindanao (Philipina Selatan), karena Mindanao menjadi daerah kekuasaan Ternate.

Persaingan Ternate � Tidore. Telah berabad-abad lamanya antara Ternate dan Tidore terjadi persaingan�pertentangan. Baik Ternate maupun Tidore selalu berusaha untuk menguasai sendiri seluruh hasil rempah- rempah. Hal itu menyebabkan timbulnya 2 persekutuan yang memecah persatuan rakyat Maluku.
Kedua persekutuan tadi ialah: 
1. Persekutuan 5 (=uli� lima) dipimpin oleh Ternate.
2. Persekutuan 9 (= uli� siwa) dipimpin oleh Tidore.

Hubungan Ternate dengan orang Portugis.  Orang Portugis pertama kali datang di Maluku pada tanun 1512. Mereka disambut dengan baik oleh Ternate maupun Tidore. Selanjutnya baik Ternate maupun Tidore, saling berusaha untuk menarik orang Portugis ke pihaknya. Keduanya menawarkan kepada Portugis untuk mendirikan pangkalan tetap di sana serta menjadi pembeli tunggal cengkeh ;
Tawaran Ternate dan Tidore itu mernpunyai 2 tujuan:
1. Agar Portugis menjadi langganan tetap hingga m�ndatangkan keuntungan yang besar.
2. Agar Portugis menjadi sekutu yang setia guna menghadapi lawan atau saingannya.

Portugis akhirnya memilih bersekutu atau bersahabat dengan Ternate. Sebagai realisasi dan persekutuan itu, pada tahun 1 521 Portugis mendirikan benteng Santo Paolo di Ternate. Dengan benteng Santo Paolo sebagai basis kekuatannya, setapak demi setapak Portugis hendak  menguasai seluruh Maluku. Sultan Ternate, yaitu Hairun dengan putranya Baabullah dipaksa untuk mengakui kekuasaan raja Portugal (1564).

Persaingan Portugis � Spanyol di Maluku. Sultan Tidore yang meras� diabaikan oleh Portugis kemudian bersahabat dengan Spanyol (tahun 1526). Persaingan dan pertentangan antara Ternate- Portugis di satu pihak dengan Tidore Spanyol di lain pihak mengeruhkan suasana Maluku. Masing-masing pihak selalu mencari keuntungan sendiri-sendiri. Berhubung dengan kehadiran Spanyol di Maluku, raja Portugal mengajukan protes keras. karena dianggap melanggar perjanjian Tordesillas tahun 1494. Untuk melerai persengketaan antara Portugal � Spanyol mengenai soal Maluku lalu diadakan perjanjian di Saragosa pada tahun 1 529. Perjanjian tersebut antara lain :
menentukan: Maluku diserahkan kepada Portugal. sedang Spanyol memperoleh Pilipina.

S�ngguh suatu perbuatan yang sombong, mereka menganggap dunia ini seluruhnya sebagal milik mereka sendiri.

Rakyat Ternate mengusir orang Portugis. Sultan Hairun yang dengari paksa disuruh mengakui kekuasaan raja Portugal tidak pernah menghiraukan soal itu. Beliau tetap menjalankan politik pemerintahan atas kemauannya sendiri. Oleh sebab itulah kerjasama Ternate � Portugis makin lama makin memburuk. Hubungan yang tidak serasi lebih dirusakkan oleh sikap atau perbuatan gubernur dan orang-orang Portugis yang loba-tamak karena ingin lekas kaya. Ketika gubernur De Mesquita hendak merampas hak Sultan atas keuntungan dalam perdagangan cengkeh, Sultan mempertahankannya mati-matian. Pertempuran yang hampir pecah dapat dielakkan. Persahabatan akan diadakan kembali. Kemudian upacara perdamaian diadakan. Hairun bersumpah atas Al Qur�an Sedang De Mesquita bersumpah atas kitab Injil. Akan tetapi ketika Hairun berkunjung ka benteng Portugis, dengan tiba-tiba �a dibunuh (1570).

Peristiwa pembunuhan Hairun menggemparkan seluruh Ternate. Dibawah pimpinan Sultannya yang baru, yaitu Baabullah (1 570�1 583) rakyat Ternate bangkit melawan orang Portugis. Bahkan Sultan Tidore juga membantu Baabullah. Akhirnya orang-orang Portugis dapat ditundukk�n. Orang Portugis yang menyerah diperlakukan dengan baik oleh rakyat Ternate. Setelah tahun 1575 kekuasaan Portugis di Ternate dan Maluku Utara berakhir. Selanjutnya Portugis memindahkan pusat kegiatannya ke Ambon hingga tahun 1605. Pada tahun 1 605 itu Portugis diusir dari Ambon oleh VOC.

Masa kebesaran dan keruntuhan Ternate. Di bawah pemerintah Sultan Baabullah, Ternate mengalami kebesarannya. Selain Baabullah berhasil mengenyahkan kekuasaan orang Portugis dan Maluku Utara, Baabullah berhasil pula meluaskan kekuasaannya hingga Mindanao di sebelah Utara dan Hitu (Ambon) di sebelah selatan. Kekuasaan Ternate meliputi 72 pulau besar dan kecil. Sedangkan usaha Ternate untuk menguasai Tidore mengalami kegagalan. Demikian pula usahanya untuk mengusir Portugis dari Ambon.

Sepeninggal Baabullah pada tahun 1583, takhta jatuh ketangan putranya: Sahid Barkat. Lambat laun kebesaran Ternate mulai suram, karena menghadapi tekanan yang berat dari Spanyol di sebelah utara dan VOC di sebelah selatan. Kemudian setelah Spanyol memusatkan seluruh perhatiannya ke Pilipina, VOC dengan leluasa menanamkan pengaruhnya di Maluku. Sultan Ternate dan Tidore mengakui kekuasaan VOC hingga bukan lagi sebagai suatu negara yang bebas dan merdeka (pertengahan abad 17). 

Seleksi Seksual Menurut Charles Darwin

Seleksi Seksual Menurut Charles Darwin | Charles Darwin merupakan orang pertama yang mendalami seleksi seksual, suatu bentu seleksi alam yang di dalamnya terdapat individu-individu dengan karakteristik terwariskan tertentu yang memiliki kemungkinan lebih besar untuk memperoleh pasangan kawin daripada individu lain. Seleksi seksual dapat menyebabkan dimorfisme seksual. Perbedaan mencolok antara kedua jenis kelamin dalam karakteristik seksual sekunder, yang tidak berkaitan langsung dengan reproduksi atau kesintasan. Perbedaan tersebut mencakup perbedaan ukuran, warna, ornamentasi, dan perilaku.

Bagaimana seleksi seksual bekerja? ada berbagai cara. Dalam seleksi intraseksual, yang berarti seleksi dalam jenis kelamin yang sama, individu berjenis kelamin sama bersaing secara langusng untuk memperebutkan pasangan dari jenis kelamin yang lain. Pada banyak spesies, seleksi intraseksual terjadi di antara para jantan. Misalnya seekor jantan mungkin menjaga sekelompok betina dan menghalangi jantan lain untuk mengawini betina-betina tersebut. Jantan penjaga mungkin mempertahankan statusnya dengan mengalahkan jantan lain yang lebih kecil, lebih lemah atau kalah ganas darinya. Yang lebih sering terjadi, jantan penjaga tersebut adalah pemenang psikologis dalam pameran ritual yang menciutkan hati calon pesaing, namun tidak menimbulkan resiko cedera yang dapat mengurangi kebugaran jantan itu sendiri. Namun seleksi intraseksual juga telah diobservasi di antara para betina pada beberapa spesies, termasuk lemur ekor cincin.

Pada seleksi interseksual disebut juga pilihan pasangan, individu dari salah satu jenis kelamin bersifat pemilih dalam menyeleksi pasangannya dari jenis kelamin lain. Pada banyak kasus, pilihan betina bergantung pada mencoloknya penampilan atau perilaku jantan. Hal yang menggelitik Darwin tentang pilihan pasangan adalah mencoloknya penampilan jantan tidak terlihat adaptif dalam hal lain dan bahkan mungkin mendatangkan resiko. Misalnya, bulu yang berwarna cerah dapat membuat Burung Jantan lebih mudah terlihat oleh predator. Namun jika karakteristi itu membantu jan tan memperoleh pasangan, dan jika manfaat tersebut melebihi resiko predasi, maka baik warna itu akan diperkuat karena hal itu meningkatkan keberhasilan reproduktif secara keseluruhan.

Bagaimana pilihan betina terhadap karakteristik jantan tertentu bisa dievolusikan? salah satu hipotesis menyatakan bahwa betina memilih sifat jantan yang berkorelasi dengan gen yang bagus. Jika sifat yang disukai betina merupakan petunjuk bagi kualitas genetik keseluruhan si jantan, maka baik sifat jantan maupun pilihan betina terhadap sifat itu akan mengalami peningkatan frekuensi, menjabarkan sebuah percobaan untuk menguji hipotesis ini pada katak pohon abu-abu.
Seleksi Seksual Menurut Charles Darwin

Peneliti yang lain telah menunjukkan bahwa pada beberapa spesies burung, sifat-sifat yang disukai oleh betina berkaitan dengan kesehatan jantan secara keseluruhan. Dalam kasus-kasus tersebut, pilihan betina tampaknya juga berdasarkan pada sifat-sifat yang mencerminkan gen-gen yang bagus, pada kasus ini alel-alel yang mengindikasikan sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Demikianlah pembahasan tentang seleksi seksual menurut Charles Darwin. Semoga ini bermanfaat..

3 cara seleksi alam untuk pewarisan sifat

3 cara seleksi alam untuk pewarisan sifat | Seleksi alam dapat mengubah distribusi frekuensi sifat terwariskan dengan tiga cara, bergantung pada fenotipe mana dalam populasi yang diuntungkan. Ketiga moda seleksi ini disebut seleksi direksional, seleksi disruptif, dan seleksi penstabilisasi. Seleksi direksional terjadi ketika kondisi menguntungkan individu yang menunjukkan salah satu kisaran fenotipik yang ekstrem, sehingga menggeser kurva frekuensi untuk karakter fenotipik ke salah satu arah. Seleksi direksional umum terjadi ketika lingkungan populasi berubah atau ketika anggota populasi bermigrasi ke habitat yang baru (dan berbeda). Misalnya, bukti fosil mengindikasikan bahwa ukuran rata-rata beruang hitam di Eropa meningkat selama masing-masing periode glasial yang membekukan, namun ukuran tersebut menurun lagi selama periode interglasial yang lebih hangat. Beruang yang lebih besar, dengan rasio permukaan terhadap volume yang lebih kecil, lebih mampu menjaga panas tubuh dan sintas melalui periode dingin yang ekstrim.

Seleksi disruptif, terjadi ketika kondisi menguntunkan individu pada kedua kisaran fenotipik yang ekstrem daripada individu dengan fenotipe intermediet. Salah satu contohnya adalah populasi finch pemecah biji perut-hitam di Kameran. Anggota populasi tersebut menunjukkan dua ukuran paruh yang sangat berbeda. Burung berparuh kecil terutama memakan biji-bijian lunak, sedangkan burung berparuh besar adalah spesialis pemakan biji keras. Burung berparuh sedang tampaknya relatif tidak efisien dalam memecahkan kedua jenis biji tersebut, sehingga memiliki kebugaran relatif yang lebih rendah.
3 cara seleksi alam untuk pewarisan sifat

Seleksi Penstabilisasi, bekerja dengan melawan kedua fenotipe ekstrem dan menguntungkan varian intermediat. Moda seleksi ini mengurangi variasi dan cenderung mempertahankan status quo bagi karakter fenotipik tertentu. Misalnya, bobot kebanyakan bayi manusia saat lahir berkisar antara 3-4 kg; bayi yang lebih kecil atau lebih besar memiliki tingkat mortalitas yang lebih tinggi.

Akan tetapi, terlepas dari moda seleksinya, mekanisme dasar seleksi alam tetap sama. Seleksi menguntungkan individu dengan sifat fenotipik terwariskan yang memberikan keberhasilan reproduktif lebih tinggi daripada individu lain.
Sekian artikel tentang 3 cara seleksi alam untuk pewarisan sifat semoga bermanfaat 

Pengertian Energi dan Bentuk-bentuk Energi serta Contohnya

Pengertian Energi dan Bentuk-bentuk Energi|Tanpa energi kamu tidak dapat melakukan usaha.Dan mana ia memperoleh energi?..Energi bisa dipero1eh dan makanan. Nah, coba kamu pikirkan, dari mana energi dalam makanan itu? Dalam kehidupan sehari-hani kamu tidak dapat lepas dan kebutuhan energi untuk melakukan usaha. Kegiatan seperti berangkat ke sekolah, berolahraga, belajar, dan bermain membutuhkan energi. Pengertian Energi dan Bentuk-Bentuk Energi. Energi berasal dan bahasa Yunani�energia� yang berarti kegiatan atau aktivitas. Kata itu terdiri dan en (dalam) dan ergon (kerja). Jadi, PENGERTIAN ENERGI adalah kemampuan untuk melakukan usaha/kerja. Dalam satuan SI energi dinyatakan dalam joule (J). Satuan energi lainnya adalah kalori (kal). James Presecott Joule menunjukkan hubungan antara kalori dan joule, yaitu: 1 kalori 4,18 joule atau 1 joule 0,24 kalori


 Bentuk-Bentuk Energi
Bentuk-bentuk energi sangat beragam, di antaranya:

a. Energi Kimia
      Perhatikan sebuah senter yang ada di rumahmu atau yang ada di laboratorium sekolah, kemudian nyalakan. Mengapa lampu senter bisa menyala? Lampu senter bisa menyala karena ada sumber energi yaitu batu baterai. Batu baterai memiliki energi kimia. Dalam kehidupan sehari-hari sumber energi kimia antara lain: makanan, bahan bakar minyak, kayu bakar, dan aki. Jadi, energi kimia adalah energi yang tersimpan dalam senyawa-senyawa kimia.

b. Energi Kinetik
Perhatikan ketika sebuah bola yang ditendang mengenai kaca, maka kaca akan pecah. Mengapa demikian? Bola yang bergerak memiliki energi kinetik sehingga mampu memecahkan kaca. Jadi, energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak. Contohnya mobil yang bergerak, angin yang berhembus, dan baling-baling kipas angin yang bergerak.

c. Energi Listrik
Energi listrik timbul dan perpindahan muatan-muatan listrik. Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang paling banyak digunakan. Misalnya, listrik untuk peralatan rumah tangga (magic jar, setrika, kompor listrik), peralatan elektronik, dan lampu penerangan.

d. Energi Kalor
Energi listrik dapat diubah menjadi energi kalor/panas. Misalnya pada setrika listrik, kompor listrik, solder listrik, dan alat pengering rambut (hair dryer).

Pengertian Energi dan Bentuk-bentuk Energi serta Contohnya e. Energi Cahaya
Perhatikan ruangan kamu malam han. Tanpa cahaya lampu, ruangan akan gelap. Tanpa cahaya kita tidak bisa melihat apapun. Kita bisa melihat karena ada sumber cahaya atau benda memantulkan cahaya ke mata kita. Selain itu, cahaya juga dibutuhkan oleh tumbuhan. Sumber energi cahaya antara lain: cahaya Matahari dan cahaya lampu.

f Energi Otot
Energi otot adalah energi yang dihasilkan oleh otot tubuh.  Manusia dan hewan bisa menggerakkan organ tubuhnya untuk melakukan aktivitas karena memiliki energi otot.

g. Energi Bunyi
Energi bunyi adalah energi yang dihasilkan oleh getaran benda. Contohnya, bunyi bel listrik, bunyi orang berbicara, dan bunyi alat-alat musik.

Adanya bunyi memungkinkan kita dapat menikmati suara musik yang merdu, karena energi bunyi mampu menggetarkan gendang telinga sehingga bunyi bisa terdengar. Bunyi memiliki energi, buktinya bunyi halilintar bisa memecahkan kaca jendela.

h. Energi Nuklir
Energi nuklir terjadi karena adanya reaksi fisi atau reaksi fusi dalam atom dan unsur radioaktif seperti uranium. Energi nuklir bisa dimanfaatkan untuk sumber energi pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.

i. Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena letak atau kedudukannya. Semua benda yang berada di atas permukaan Bumi memiliki energi potensial karena adanyagravitasi Bumi. Contohnya, buah mangga di pohonnya.

Sekian Artikel Tentang Pengertian Energi dan Bentuk-bentuk Energi, Semoga bermanfaat 

Sejarah Sumpah Pemuda, Makna, Isi Teks Sumpah Pemuda

Sejarah Sumpah Pemuda, Makna, Isi Teks Sumpah Pemuda|Haii kali ini mengenai sejarah sumpah pemuda, makna sumpah pemuda, isi teks sumpah pemuda baik isi teks asli sumpah pemuda maupun pembaharuan isi teks sumpah pemuda. Sumpah Pemuda adalah sebuah ikrar kedaulatan para pemuda yang isinya terdapat 3 point, masing-masing point tersebut merupakan sumpah bagi seluruh pemuda indonesia dalam Pergerakan Pemuda dan Gerakan Wanita di Indonesia. Pemuda lebih berperan aktif dalam mengusir penjajah belanda dan memerdekaan indonesia, Dalam pergerakan pemuda terlihat berbagai cara dilakukan mulai dari munculnya satu persatu organisasi-organisasi pemuda dan menyatukan organisasi-organisasi pemuda dengan kongres I sampai dengan Kongres II yang bertujuan untuk menyatukan para pemuda di kongres tersebut dan di kongres II lahirnya isi Sumpah pemuda yang diikrarkan bagi pemuda-pemuda indonesia. Dalam mengetahui Sejarah Sumpah Pemuda dan 3 point Isi Sumpah Pemuda, mari kita lihat pembahasannya dibawah ini dalam sebuah tema yakni Pergerakan Pemuda. 
Sejarah Sumpah Pemuda, Makna, Isi Teks Sumpah Pemuda

Organisasi Pemuda Indonesia yang pertama didirikan di Jakarta oleh Satiman Wiryosanjoyo pada tahun 1915.Organisasi itu bernama Tri Koro Dharmo yang artinya Tiga tujuan utama. Anggotanya kebanyakan terdiri dan murid-murid sekolah menengah asal Jawa Tengah dan Jawa Timur (suku Jawa). Nama Tri Koro Dharmo kemudian diganti menjadi Jong Java. Perubahan nama tersebut untuk menghilangkan kesan seakan-akan hanya mementingkan suku Jawa saja, tanp� mengikutsertakan pemuda Sunda dan Madura.

Lahirnya/berdirinya Tri Koro Dharmo menjadi canang bagi pemuda daerah-daerah lain untuk membentuk organisasi mengikuti jejak rekan-rekannya di Jawa. Kemudian diikuti berdirinya organisasi-organisasi pemuda, misalnya di Sumatra berdiri Jong Sumatranen Bond, di Minahasa Jong Minahasa, dan kemudian Ambon Jong Ambon. Meskipun masih bersifat kedaerahan, tetapi muncul/berdirinya organisasi-Organisasi pemuda itu menunjukkan kesadaran yang tinggi. Kaum-muda tidak mau ketinggalan dan kaum tua dalam mencapai kemajuan dan kemerdekaan.

Pada tahun 1927 di Bandung muncul/b�rdiri organisasi-pemuda yang bersifat nasional, yaitu Pemuda indonesia, dengan tujuan Menyebarkan dan memperkuat. cita-cita kebangsaan Indonesia. Sebagai organisasi yang bersifat nasional Pemuda Indonesia Cepat berkembang. Dalam waktu yang singkat anggotanya bertambah banyak. Beberapa cabangnya mempunyai bagian pemudi yang bernama Putri Indonesia. Dalam pada itu para pemuda-mahasiswa Indonesia tidak tinggal diam. Bila para mahasiswa yang sedang belajar di negeri Belanda telah berhasil membentuk Perhimpunan Indonesia pada tahun 1908� maka para mahasiswa di tanah air baru pada tahun 1926 berhasil membentuk Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (= PPPI).

Anggotanya kebanyakan mahasiswa-mahasiswa sekolah tinggi yang berada di Jakarta dan Bandung. Sepak-terjang organisasi mahasiswa ini banyak dipengaruhi oleh Perhimpunan Indonesia. Sejak berdiri, PPPI telah bergerak dalam bidang politik. Garis tujuan-perjuangannya tegas, yaitu : mencapai Indonesia Merdeka. PPPI juga selalu mengumandangkan semangat persatuan. Kepada organisasi-organisasi pemuda yang jumlahnya banyak sekali, dianjurkan agar bersatu dalam satu organisasi saja. 

Akan tetapi suatu keanehan, ketika pada tahun 1930 terbentuk Indonesia Muda justru PPPI tidak masuk-terlebur ke dalamnya. Langkah-usaha mewujudkan persatuan-pemuda seluruh I ndonesia dimulai tahun 1926. Wakil-wakil segenap organisasi pemuda mengadakan Konggres yang pertama di Jakarta. Meskipun pada waktu itu belum berhasil membentuk/mewujudkan satu organisasi pemuda, namun telah menunjukkan betapa kuatnya hasrat semangat persatuan di kalangan kaum-muda.

Konggres pemuda yang ke-II diadakan tanggal 26-28 Oktober 1928. Dibicarakan kembali Iangkah usaha mempersatukan pemuda seluruh Indonesia. Akan tetapi belum juga berhasil. Dalam Konggres tersebut wakil-wakil pemuda seluruh Indonesia menyatakan ikrar kebulatan tekad, yang mengakui:

Isi Teks Asli Sumpah Pemuda

Isi teks asli sumpah pemuda berdasarkan hasil kongres pemuda kedua antara lain sebagai berikut...
  • Isi Teks Asli Sumpah Pemuda Pertama: Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia. 
  • Isi Teks Asli Sumpah Pemuda Kedua: Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbang Jang Satoe, Bangsa Indonesia 
  • Isi Teks Asli Sumpah Pemuda Ketiga: Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoengjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.

Isi Sumpah Pemuda

Isi teks sumpah pemuda antara lain sebagai berikut..
  • Isi Teks Sumpah Pemuda Pertama: Kami Putra Putri Indonesia Mengaku Bertumpah Darah Yang Satu, Tanah Indonesia
  • Isi Teks Sumpah Pemuda Kedua Kami Putra Putri Indonesi Mengaku Berbangsa Satu, Bangsa Indonesia 
  • Isi Teks Sumpah Pemuda Ketiga: Kami Putra Putri Indonesia Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia 

Panitia-Panita Dalam Kongres Pemuda

Inilah panitia Kongres Pemuda terdiri dari :
Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)

Peserta :
  • Abdul Muthalib Sangadji
  • Purnama Wulan
  • Abdul Rachman
  • Raden Soeharto
  • Abu Hanifah
  • Raden Soekamso
  • Adnan Kapau Gani
  • Ramelan
  • Amir (Dienaren van Indie)
  • Saerun (Keng Po)
  • Anta Permana
  • Sahardjo
  • Anwari
  • Sarbini
  • Arnold Manonutu
  • Sarmidi Mangunsarkoro
  • Assaat
  • Sartono
  • Bahder Djohan
  • S.M. Kartosoewirjo
  • Dali
  • Setiawan
  • Darsa
  • Sigit (Indonesische Studieclub)
  • Dien Pantouw
  • Siti Sundari
  • Djuanda
  • Sjahpuddin Latif
  • Dr.Pijper
  • Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
  • Emma Puradiredja
  • Soejono Djoenoed Poeponegoro
  • Halim
  • R.M. Djoko Marsaid
  • Hamami
  • Soekamto
  • Jo Tumbuhan
  • Soekmono
  • Joesoepadi
  • Soekowati (Volksraad)
  • Jos Masdani
  • Soemanang
  • Kadir
  • Soemarto
  • Karto Menggolo
  • Soenario (PAPI & INPO)
  • Kasman Singodimedjo
  • Soerjadi
  • Koentjoro Poerbopranoto
  • Soewadji Prawirohardjo
  • Martakusuma
  • Soewirjo
  • Masmoen Rasid
  • Soeworo
  • Mohammad Ali Hanafiah
  • Suhara
  • Mohammad Nazif
  • Sujono (Volksraad)
  • Mohammad Roem
  • Sulaeman
  • Mohammad Tabrani
  • Suwarni
  • Mohammad Tamzil
  • Tjahija
  • Muhidin (Pasundan)
  • Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
  • Mukarno
  • Wilopo
  • Muwardi
  • Wage Rudolf Soepratman
  • Nona Tumbel
    Peristiwa tahun 1928 itulah yang hingga sekarang kita peringat sebagai Hari Sumpah PemudaMeskipun usaha mempersatukan pemuda seluruh Indonesia telah dua kali mengalami kegagalan, usaha ke arah itu terus dilakukan Pada tahun 1930 terbentuk Indonesia muda sebagai hasil peleburan (fusi) beberapa organisasi pemuda seperti:
    • Jong Java, 
    • Jong Sumatranen Bond,
    •  Jong Celebes, 
    • Pemuda Indonesia 
    • Sikar Rukun (Sunda).
    Organisasi-pemuda yang telah meleburkan diri ke dalam Indonesia Muda kemudian membubarkan diri. Pembentukan Indonesia Muda dimaksudkan akan menjadi satu-satunya wadah pergerakan kaum-muda seluruh Indonesia. Tujuan mulia itu ternyata tidak sepenuhnya tercapai. Masih terlalu bnyak organisasi-pemuda yang tidak mau meleburkan diri dalam Indonesia Muda. Mereka itu tetap berdirii sendirii sebagai satu organisasi. Ada pun yang tidak mau meleburkan diri tadi, kecuali PPPI, terutama organisasi pemuda dari golongan agama dan partai-politik. Jadi hingga tahun 1942 saat Belanda meninggalkan Indonesia terdapat bermacam-macam orgarnisasi-pemuda. Usaha untuk menghimpun mereka dalam satu organisasi saja tidak berhasil.

    Baca Juga:

    Dampak Terjadinya Perang Dunia II
    Faktor-Faktor Munculnya Demokrasi Terpimpin dan Ciri-Cirinya
    Sejarah Pergerakan Kaum Wanita (R.A. Kartini)
    Sejarah Perang Paderi (Paderi 1821-1837)
    Sejarah: Isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Tujuan & Dampak 
     
    Demikianlah informasi mengenai Sejarah Sumpah Pemuda, Makna, Isi Teks Sumpah Pemuda. Semoga teman-teman dapat menerima dan bermanfaat bagi kita semua baik itu sejarah sumpah pemuda, makna sumpah pemuda, isi teks sumpah pemuda pembaharuan, isi teks asli sumpah pemuda, panitia-panitia kongres sumpah pemuda, organisasi-organisasi dalam kongres sumpah pemuda. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.  

    Referensi: Sejarah Sumpah Pemuda, Makna, Isi Teks Sumpah Pemuda
    • Ibnoe Soewarso. 1975. Pelajaran Sejarah. Surakarta: Widya Duta. Hal: 80-82.

    Sejarah : Gerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita Indonesia

    Sejarah : Gerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita Indonesia|Sejarah Sumpah Pemuda|Sejarah: isi Sumpah Pemuda|Sejarah Lahirnya Sumpah Pemuda|Latar Belakang Sumpah Pemuda|Isi Sumpah Pemuda semua itu akan kami bahas dalam satu tema yakni Sejarah Pergerakan Pemuda dan PergerakanWanita. Sejarah pergerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita murapakan Tonggak Lahirnya Sumpah Pemuda dan pergerakan-pergerakan pemuda dalam organisasi yang melahirkan Sumpah Pemuda dimana pada waktu ada tiga point yang maknanya mempertahankan indonesia dan menyakinkan para putra-putri indonesia bahwa indonesia adalah negara kita. dan tak lepas juga peranan Wanita atau pergerakan Kaum Perempuan dalam mempertahankan indonesia dan memajukan indonesia dilihat dari pergerakan-pergerakannya yang aktif serta peranannya dalam menegakkan hak-hak wanita. Sejarah pergerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita yang membuat para kaum hawa mendapatkan tempat dalam sebuah negara yang sama dengan kaum adam atau laki-laki. Sejarah Pergerakan Pemuda dan PergerakanWanita merupakan Sejarah tentang Para Pemuda dan Pemudi dalam mempertahankan indonesia, memajukan indonesia, dan Memerdekaan indonesia, sehingga lahirlah sumpah pemuda, dan merupakan juga latar belakang lahirnya sumpah pemuda, Untuk mengetahui semua, mari kita melihat penjelasannya dibawah ini....

    Sejarah : Gerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita Indonesia, Isi Sumpah Pemuda
    Sejarah Pergerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita

    Sejarah : Gerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita Indonesia, Isi Sumpah Pemuda dan proses lahirnya sumpah pemuda      Sebelum tumbuhnya dengan cepat organisasi-organisasi pemuda daerah pada dasawarsa kedua abad ini, Budi Utomo yang didirikan pada tanggal 20 Mei 1908 pada mulanya dapat dipandang sebagai organisasi pemuda. Hanya sesudah kongres I, peranan pemuda dalam organisasi ii menjadi lemah bahkan kemudian hilang karena sama keluar karena merasa kecewa atas kebijaksaan oleh pemimpinnya 

    Beberapa tahun sesudah Budi Utomo didirikan, pada tahun 1915 berdiri Tri Koro Darmo di jakarta, Pendirinya, yakni antara lain Satiman Wiryosandjoyo, Kadarman dan Sunardi menetapkan bahwa
    perkumpulan itu dibentuk khusus untuk anak-anak sekolah menengah yang berasal dari daerah Jawa dan Madura. Tri Koro Dharmo yang berarti tiga tujuan mulia (Sakti, Budi, Bakti) bertujuan menimbulkan pertalian antara murid-murid bumi putara sekolah menengah dan perguruan kejujuran ;
    menambah pengetahuan umum bagi anggota-anggota dan membangkitkan dan mempertajam peranan buat segala bahasa dan budaya. Dengan ini hendak dicapai tujuan untuk mencapai Jawa Raya dengan jalan memperkokoh rasa persatuan antara pernuda-pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali dan Lombok.

    Untuk menghindari perasaan tidak puas dari pihak sementara anggota yang dapat melemahkan organisasi, pada tahun 1918 dalam kongresnya di Solo namanya diubah menjadi Jong Java. Dalam kongres tahun 1919 diputuskan untuk menunjuk seorang anggota wanita duduk dalam pengurus besar dan dalam anggota redaksi majalah organisasi. Kegiatannya berkisar pada bidang sosial-budaya, seperti pemberantasan buta huruf, kepramukaan, seni dan lain-lain. Pada kongres bulan Mei 1922 diputuskan bahwa Jong Java tidak mencampuri urusan politik. Anggota-anggota dilarang menjalankan politik atau menjadi anggota perkumpulan politik.

    Meningkatnya radikalisme Pergerakan Nasional mempengaruhi Jong Java untuk toh bergerak di bidang politik kongres ke VII bulan Desember 1924, akibat pengaruh Sarekat Islam, usul Ketua Jong Java yaitu Sjamsuridjal agar anggota yang sudah berumur 18 tahun diberi kebebasan untuk berpolitik dan memasukkan program memajukan agama islam, mendapat tantangan dan anggota. Adanya program memajukan agama Islam didorong oleh H. Agus Salim seorang tokoh Sarekat Islam dengan
    alasan peranan agama sangat besar dalam mencapai cita-cita Indonesia Merdeka. Usul ini ditolak, dan yang setuju bepolitik mendirikan Jong islamieten Bond (JIB) dengan agama sebagai dasar perjuangan. Untuk menggalang persatuan dengan organisasi pemuda islam lainnya dibentuklah Pemuda Muslimin Indonesia. JIB yang terpengaruh SI, dan Jong Java yang terpengaruh oleh Budi secara perorangan tidak melarang anggotanya bergerak dalam politik. Banyak dijumpai kasus di mana anggota JIB adalah juga anggota Jong Java dan sebaliknya.

    Dalam kongres-kongres selanjutnya diambil keputusan untuk memupuk persatuan di kalangan rakyat Indonesia seluruhnya, meningkatkan nasionalismenya dan juga telah diputuskan untuk lebih banyak menggunakan bahasa Melayu daripada bahasa Belanda, di samping itu juga kata Inlands (bumiputra) diganti dengan Indonesisch. Sejalan dengan munculnya Jong Java, pemuda-pemuda daerah lain juga membentuk organisasi-organis�si pemuda seperti :
    • Jong Sumatranen Bond, 
    • Pasundan, 
    • Joig Minahasa, 
    • Jong Ambon,
    • Jong Celebes, 
    • Jong Batak, 
    • Pemuda Kaum Betawi,
    • Sekar Rukun
    • Timorees Verbond dan lain-lain. 
    Pada dasarnya oganisasi itu semua masih berrsifat kedaerahan tetapi semuanya mempunyai cita-cita ke arah kemajuan indonesia, khususnya memajukan budaya dan daerah masing-masing.

    Jong Sumatranen Bond didirikan pada bulan Desember 1917 di jakarta dengan cabang-cabang di Padang dan Bukit tinggi. Tujuannya adalah mempererat hubungan di antara pemuda-pemuda yang berasal dari Sumatra, mendidik mereka untuk menjadi pemimpin bangsa, mempelajari dan mengembangkan budaya yang ada di Sumatra. Tokoh utama dariorganisasi itu adalah Moh. Hatta dan Muh. Yamin 

    Diluar negeri dimana pemuda-pemuda indonesia banyak menuntuk ilmu, organisasi pemuda juga muncul. Tetapi paling terkenal dan kemudian juga sangat berpengaruh dalam Pergerakan Nasional Ialah Perhimpunan Indonesia. Melalui majalah Indonesia Merdeka gagasan-gagasan PI disebar ke indonesia. Organisasi ini didirikan pada tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging hanya untuk kegiatan sosia, tetapi sesudah tahun 1920 terutama bergerak di bidang politik. Nasionalisme dan percaya pada diri sendiri dalam mencapai cita-cita Indonesia Merdeka merupakan dasar utama perjuangan PI. Tokoh-tokohnya yang utama adalah Moh. Hatta, Ahmad Subardjo, Sukiman, Sunaryo, Ali Sastroamidjoyo, Iskak, Samsi, Bdhyarto Martoatmodjo, Iwa Kusumasumantri, Sutan Sjahrir, Nasir Datuk Pamontjak dan lain-;ain yang ternyata kemudian memegang peranan penting dalam Perjuangan Nasional sejak 1945, dalam pemerintah Republik Indonesia, dan dalam partai-partai politik. 

    Meningkatnya nasionalisme yang mendorong keinginan untuk bersatu dalam perjuangan, mendorong organisasi-organisasi pemuda yang masih bersifat kedaerahan itu untuk bersatu dalam satu wadah. Pada tanggal 30 April- 2 Mei 1926 diadakanKomite itu adalah hasil dari pertemuan antara Jong Java, Jong Sumatranenbond, Jong Ambon, Jong Minahasa, Sekar Rukun dan lain-lain pada tanggal 15 Nopember 1925. Tujuan kongres ialah untuk menanamkan semangat kerjasama antara perkumpulan pemuda di Indonesia untuk menjadi dasar persatuan Indonesia dalam arti yang lebih luas. Usul untuk


    Kongres Pemuda Indonesia I di Jakarta. Kongres ini dilaksanakan oleh suatu komite yang diketuai oleh Tabrani dengan anggota Bahder Djohan, Sumarto, Jan Toule, Soulehuwij, Paul Pinontuan.
    membentuk suatu organisasi bagi pemuda Indonesia tidak berhasil karena rasa kedaerahan masih kuat. Karena itu pada tanggal 15 Agustus 1926 beberapa organisasi pemuda mengadakan pertemuan di Jakarta untuk membicarakan suatu badan tetap bagi kepentingan pemuda Indonesia. Hasilnya adalah bahwa pada tanggal 31 Agustus 1926 disyahkan anggaran dasar suatu organisasi baru yang bernama Jong Indonesia dengan tujuan menanamkan dan mewujudkan cita-cita persatuan Indonesia.
    Organisasi ini berbentuk permanen dan berdiri di luar organisasi-organisasi pemuda yang sudah ada.

    Akan tetapi harapan pada Jong Indonesia itu tidak begitu terpenuhi. Karenanya pada permulaan tahun 1926 oleh Algemene Studieclub di Bandung dibentuk pula organisasi baru juga dengan nama Jong Indonesia. Tujuan tidak begitu banyak berbeda dengan yang lama, tidak berpolitik tetapi membolehkan anggotanya berpolitik secara perorangan. Sementara itu para pelajar di Jakarta dan Bandung melihat adanya dua kepentingan yang bertentangan dalam penjajahan, yang disebut mereka
    sebagai antithese kolonial yang sangat merugikan pihak Indonesia. Antithese ini akan hapus apabila penjajahan sudah lenyap. Untuk itulah para pelajar tersebut, yang berasal dan berbagai daerah, pada bulan September 1926 mendirikan organisasi Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia (PPPI) di Jakarta. Berdasarkan panda�gan tersebut, PPPI bertujuan memperjuangkan Indonesia Merdeka dan untuk itir para anggota dididik untuk menjadi pemimpin rakyat sejati. Dengan demikian para anggota harus rajin belajar. Cita-cita itu hanya akan tercapai apabila sifat kedaerahan lenyap, begitupun perselisihan pendapat antara sesama nasionalis harus lenyap. Dalam aksi-aksinya kelihatan militansi PPPI dibidang pergerakan pemuda, sosial dan politik. Tokoh-tokohnya antara lain adalah: 

    • Abdullah Sigit
    • Sugondo
    • Suwiryo
    • Sumitro Reksodiputro
    • Muh.Yamin, 
    • A.K. Gani, Moh. Tamzil
    •  Sunarko
    •  Sumanang
    • Amir Sjarifuddin.

    Pada tahun 1928 alam politik di Indonesia sudah dipenuhi oleh jiwa persatuan. Rasa bangga, rasa telah menemukan diri-sendiri, rasa memiiki cita-cita tinggi yaitu Indonesia Merdeka, telah mencekam jiwa rakyat Indonesia yang terjajah. Dalam Kongres Pemuda Indonesia II pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di Jakarta, yang dihadiri oleh utusan organisasi-organisasi pemuda, diikrarkanlah sumpah yang terkenal dengan nama Sumpah Pemuda. Isinya adalah:

    ISI SUMPAH PEMUDA : 
    Pertama: Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia 
    Kedua : Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia 
    Ketiga : Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

    Kepada Kongres juga diperkenalkan lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman, dan bendera Merah Putih yang dipandang sebagai bendera pusaka bangsa Indonesia. Peristiwa Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, merupakan salah satu puncak Pergerakan Nasional. Karena itu peristiwa yang bersejarah ini setiap tahun diperingati sampai sekarang sebagai han besar nasional. Sebagai kelanjutan kongres ini pada tanggal 24-28 Desember 1929 di Yogyakarta disetujui gagasan fusi daripada organisasi-organisasi pemuda yang telah ada. Persiapan ke arah itu dilakukan oleh suatu komisi dan pada tanggal 31 Desember 1930 dalam konferensi di Solo berdirilah Indonesia Muda, yang pada saat berdirinya telah mempunyai 25 cabang, 4 di Sumatra dan satu di Su1awesi. Jong Islamieten Bond dan Pemuda Muslimin karena alasan tertentu tidak ikut dalam Indonesia Muda. Organisasi ini memutuskan tidak akan bergerak dalam aksi politik walau hanya sebagai taktik belaka. Tetapi justru keputusan ini kemudian menyebabkan organisasi ini agak mundur. Meskipun telah ada pernyataan demikian, namun kecurigaan pemerintah kolonial tetap besar, bahkan sampai melarang murid-murid beberapa sekolah untuk menjadi anggotanya. Tekanan dan pengawasan yang dilakukan pemerintah kolonial terhadap organisasi ini menyeabkan banyak anggotanya ke luar. Akibatnya perasaan tidak puas terhadap pemerintah kolonial bertambah dalam.

    Politik reaksioner Gubernur Jenderal de Jonge yang mengadakan bermacam-macam peraturan larangan bagi kegiatan organisasi-organisasi nasional menyebabkan aksi-aksi menjadi lesu. Untuk memperkuat barisan, kembali diusahakan suatu kongres pemuda pada tahun 1936. Usaha itu gagal karena tidak ada ijin dari pemerintah. Barulah pada tahun 1938 dapat diadakan Kongres Pemuda Indonesia III di Yogyakarta, dihadiri utusan 22 organisasi, yang melahirkan fusi baru organisasi pemuda yaitu Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan Pemuda Indonesia (Perpindo) dengan pusat di Jakarta. Dalam organisasi ini organisasi-organisasi pemuda yang bernaung di bawah sesuatu partai politik tidak turut serta.

    Di samping organisasi yang bersifat �sekuler� juga ada organisasi yang bersifat keagamaan seperti :
    • Anshor Nahdatul Ulama,
    • Pemuda Muhammadiyah,
    • JIB
    • Persatuan Pemuda Kristen,
    • Persatuan Pemuda Katholik, danlain-lain. 
    Begitup�n organisasi yang terbatas lingkungannya masih banyak juga seperti Pemuda Taman Siswa, Unitas Studiosorum Indonesiensis (USI) dan lain-lain. Bahkan organisasi pemuda yang tumbuh pada masa-masa terakhir penjajahan Belanda yang ada sifat kedaerahannya juga masih ada seperti: Pemuda-Pemudi Cirebon, Pemuda Sriwijaya, Minangkabau Muda dan sebagainya.

    Sejalan dengan gerakan pemuda, dalam Pergerakan Nasional juga ada gerakan wanita. Terutama yang khusus berjuang untuk rneninggikan derajat wanita, emansipasi wanita dan hal-hal yang bertalian dengan kesejahteraan rumah tangga yang menjadi tiang suksesnya pembangunan sesuatu bangsa. Semenjak dirintis oleh R.A. Kartini pada permulaan abad ini gerakan wanita berkembang seirama dengan gerakan pemuda. Pada umumnya bergerak di bidang sosial- budaya, dan di samping mendirikan organisasi, mereka juga menerbitkan majalah-majalah dan brosur-brosur yang kesemuanya mempercepat proses kemajuan wanita Indonesia. Perkumpulan wanita berdiri di mana-mana seperti : 

    • Perkumpulan Kartinifonds di Semarang, 
    • Putri Mardika di Jakarta, 
    • Maju Kemuliaan di Bandung,
    • Wanita Rukun Santoso di Malang, 
    • Budi Wanito di Solo, 
    • Kerajinan Amai Setia di Kota Gadang, 
    • Serikat Kaum Ibu Sumatra di Bukittinggi, 
    • Inaa Tuni di Ambon,
    • Gorontalosche Mohammedaansche Vrouwenvereeniging, 
    • dan Sebagainya.


    Banyaknya perkumpulan ini juga menunjukkan bahwa golongan wanita tidak mau ketinggalan dalam proses kemajuan nasional. Surat kabar gerakan wanita yang terkenal antara lain adalah: 

    • Poetri Hindia di Bandung (1909), 
    • Wanito Sworo (1913) di Pacitan-Brebes, 
    • Soenting Melayoe di Bukittinggi, 
    • Estri Oetomo di Semarang,
    • Soeara Perempuan di Padang,
    • Perempoean Bergerak di Medan 
    • Poetri Mardika di Jakarta.

    Sejarah : Gerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita Indonesia, Isi Sumpah PemudaKalau pada awalnya gerakan wanita lebih terdapat pada golongan elite yang sadar, maka sesudah tahun 1920 gerakan itu sudah sampai ke lapisan bawah. Perkembangan itu juga terjadi karena perluasan pengajaran bagi wanita dan kesediaan organisasi-organisasi untuk membentuk bagian wanita. Contoh: Aisyah yang merupakan bagian organisasi Muhammadiyah, pada tahun 1929 telah mempunyai 5.000 orang anggota dan 32 sekolah dengan 75 guru-guru wanita. Terpengaruh oleh gerakan pemuda, maka organisasi-organisasi wanita mengadakan pula suatu kongres nasional yang dinamai Kongres Perempuan indonesia, pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Hasilnya adalah dibentuknya Perserikatan Perempuan Indonesia (PPI) yang pada tahun 1929 diubah namanya menjadi Perikatan Perhimpunan Istri Indonesia (PPII). Tanggal lahir PPII tanggal 22 Desember 1928 kemudian dikenal sebagai "Hari Ibu� dan tiap tahun diperingati dan dapat dipandang sebagai hari ahirnya kesadaran yang mendalam pada pihak wanita Indonesia mengenai martabatnya.berbeda dengan PPII, istri Sadar yang didirikan di Bandungpada tahun 1930 lebih bercorak sesuatu organisasi politik, begitupun Istri Indonesia yang ikut serta dalam pemilihan anggota dewan-dewan kotapraja pada tahun 1983. Namun bila dibandingkan dengan sejumlah wanita dari golongan bawah, hasil-hasil gerakan wanita selama penjajahan berjumlah banyak. 

    Sekian Artikel Sejarah Tentang Sejarah Pergerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita, Semoga bermanfaat, 

    Monday, September 29, 2014

    Sejarah : Sejarah Kerajaan Demak

    Sejarah Kerajaan Demak atau Sejarah Kesultanan Demak|Mengulas Sejarah Kerajaan Demak berdasarkan Masa Pertumbuhan, melawan portugis, masa kebesaran, masa keruntuhan, yang dirangkai dalam sebuah tema yakni Sejarah Kerajaan Demak. Kita ketahui bahwa kerajaan demak merupakan kerajaan islam pertama kali yang besar di indonesia, Kerajaan demak dalam sejarahnya merupakan kerjaan yang terkenal dengan pelabuhan-pelabuhannya atau bandar-bandar perdagangan di dipesisir pantai, dan kerajaan demak dalam kepahlawannanya melawan orang-orang portugis serta kerajaan demak terkenal dengan kerajaan islam yang dan sebagai negara maritin,Sejarah kerajaan demak sangat terlihat jelas peranannya dalam perdagangan laut yang membuat kerajaan demak menjadi besar. Untuk lebih mengetahui masa pertumbuhan, Perjuangan Kerajaan Demak menghadapi orang portugis, masa Kebesaran kerajaan demak, serta Proses atau masa Keruntuhan Kerajaan Demak. Mari kita lihat pembahasannya yang dirangkum dalam sebuah tema Sejarah Kerajaan Demak, Seperti dibawah ini... 

    Sejarah Kerajaan Demak dan Kesultanan Demak , Masa Pertumbuhan, Melawan Portugis, Masa Kebesaran, Masa Keruntuhan
    (Mesjid Agung Demak)
    Sejarah Kerajaan Demak
    A. Masa Pertumbuhan 

            Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama kali yang besar di Indonesia Mula-mula Demak hanyalah suatu bandar perdagangan yang kedudukan peranannya tidak Iebih dari pada bandar-b�ndar lain yang terdapat di pesisir utara Pulau Jawa, seperti Tuban, Gresik dan Surabaya. Sebagai bandar perdagangan, Demak dengan segera memegang kedudukan yang penting. Karena terletak ditengah-tengah jaringan perdagangan nasional yang membentang dari Maluku hingga Selat Malaka. Lain dan pada itu Demak dapat mengexport beras dan bahan makanan Iainnya kedaerah-daerah Selat Malaka dan daerah-daerah Indonesia Timur. Berkat export beras itu pedagang-pedagang pesisir Jawa dapat menguasai perdagangan rempah-rempah yang sangat dibutuhkan oleh dunia.

    Tatkala Patah memerintah Demak (akhir abad-15), kedudukan peranan Demak menjadi lebih besar dan lebih penting diantara bandar-bandar dagang dipesisirJawa. OIeh sebab itu Demak dapat dan mampu menyatukan kota-kota pesisir seperti: 

    • Lasem, 
    • Tuban, 
    • Gresik 
    • Sedayu 

          Dalam wadah Kesultanan Demak. Patah lalu diakui sebagai pemimpin kota-kota pesisir den
    gan gelar Sultan. Kedudukan peranan Demak makin Iebih penting lagi, setelah tahun 1511 Malaka dikuasai orang Portugis. Banyak pedagang-pedagang Islam yang memindahkan kegiatannya ke daer ah-daerah Demak. Sultan Demak juga diakui sebagai pemimpin umat Islam dalam menghadapi bahaya Portugis.

    Perjuangan Demak menghadapi orang Portugis.


          Sebagai negara Islam dan Negara maritim yang menguasai sebagian besar perdagangan pelayaran Indonesia, dengan segera Demak bersaingan bermusuhan dengan orang Portugis. Demak tampil kedepan untuk membendung arus expansi Portugis. Sikap itu merupakan jawaban terhadap tantangan yang nyata-nyata membahayakan umat Islam. Demak berhasrat untuk menghancurkan Portugis di sarangnya sendiri, yaitu Malaka. Maka dari itu Demak menyusun Angkatan Laut besar-besaran. Angkatan Laut itu terdiri dan kapal-kapal besar yang mampu berlayar jauh dan dipersenjatai dengan meriam-meriam buatan sendiri. Kecuali berfungsi sebagai bandar niaga yang utama, Jepara dijadikan pangkalan Angkatan Laut.

         Di bawah pimpinan Pati Unus, pada tahun 1512 bersama-sama dengan Aceh, armada Demak menyerbu Malaka. Demak hendak merebut Malaka dan sekaligus menghancurkan sarang kekuatan Portugis di Asia Tenggara. Sayang armada itu dapat dipukul mundur oleh armada Portugis. Kegagalan tersebut tidak melemahkan semangat Demak. Berkali-kali Aceh dan Johor dibantu untuk merebut Malaka. Namun terbukti setiap usaha selalu mengalami kegagalan. Akhirnya VOC Iah nanti yang berhasil merebut Malaka, yaitu pada tahun 1641.
        
           Usaha Demak untuk membinasakan kekuatan Portugis tidak terbatas pada penyerbuan Malaka. Kapal-kapal Portugis lalu dicegat dan diserang bila berani melewati Laut Jawa. Karena itu kapal-kapal Portugis selalu mengambil jarak melingkar. Yaitu melalui Brunei, menyusuri pantai utara Kalimantan, Sulawesi Utara terus Ternate. Mereka selalu menghindani kapal-kapal Demak.


    Kesimpulan: Penjuangan Demak untuk mengusir melenyapkan kekuasaan orang Portugis dan Asia Tenggara tidak berhasil. Namun tidak berarti perjuangan itu sia-sia belaka. Berkat perjuangan Demak, gerak expansi Portugis khususnya ke Jawa dapat digagalkan. Dan berkat perjuangan Demak pula, kekuasaan Portugis di Asia Tenggara tidak bisa tumbuh berkembang menjadi kekuasaan yang besar.


    B. Masa Kebesaran 

           Sewafat Patah, takhta Demak jatuh ketangan putranya. Pati Unus: 1518 -1521. Pati Unus tidak lama memerintah. Karena tidak berputera, Pati Unus digantikan saudaranya, yaitu Trenggono yang memenintah: 1521 -1546. Dibawah pemerintahan Trenggono, Demak mengalami masa kebesarannya. Daerah kekuasaan dan pengaruh Demak membentang dari Banten hingga Surabaya. Berkat perkawinan politik antara putrinya dengan Pangeran Laggar, Madurapun termasuk daerah pengaruh Demak.

    Perkawinan politik yang serupa dijalankan juga untuk menguasai Pajang dan Mataram yang kaya beras. Adiwijoyo putra bupati Pengging dijadikan menantu. Pada jaman Trenggono, Demak giat melakukan expansi guna memperbesar daerah kekuasaannya dan guna membendung masuknya kekuasaan Portugis di Jateng dan Jatim.

    Dibawah pimpinan Fatahillah pada tahun 1525 pasukan Demak berhasil menduduki Banten hingga selat Sunda sepenuhnya dapat diawasi dan dikuasai oleh Demak. Sebagai pintu gerbang Indonesia Selat Sunda tidak kalah pentingnya dengan Selat Malaka. Seperti telah kita ketahui, sejak Malaka dikuasai Portugis tahun 1 511, jalan niaga Islam beralih melalui Selat Sunda. Penguasaan Portugis atas Pasai pada tahun 1521, Iebih meramaikan lalu lintas di Selat Sunda, karena Selat Malaka tertutup
    rapat bagi pedagang-pedagang Islam. Dengan menguasai Banten, Demak hendak mendirikan pusat niaga baru di Asia Tenggara yang menggantikan kedudukan Malaka.

    Dalam pada itu antara Portugis dengan kerajaan Hindu Pajajaran telah diadakan suatu perjanjian (1522), yang mengijinkan orang Portugis untuk mendirikan benteng di Sunda Kelapa. Orang Portugis hendak menanamkan pengaruhnya di Jabar serta hendak membinasakan jalan niaga Islam yang melewati Selat Sunda. Sebelum Portugis dapat mendirikan bentengnya di Sunda Kelapa, Fatahillah telah Iebih dulu dapat menguasai Sunda Kelapa (tahun 1527). Armada Portugis yang tiba disana pada tahun itu pula dapat dikalahkan. Karena kemenangannya yang gilang-gemilang tadi nama Sunda Kelapa lalu diganti menjadi Jayakarta, yang artinya : Kemenangan sepenuhnya atau kemenangan sempurna.

       Kemenangan Fatahillah atas orang Portugis mempunyai arti yang penting sekali. Indonesia khususnya Jawa dapat diselamatkan dan penjajahan Portugis. Sesudah berhasil menduduki Jakarta, Fatahilla lalu merebut Cirebon pada tahuni 1528. Dengan demikian maka:
    1. Jalan niaga yang membentang dan Maluku - Demak � Banten � Aceh, sepenuhnya berada dalam penguasaan Islam. 
    2. Kerajaan Pajajaran sama sekali terisolasikan dan Laut Jawa hingga tidak mungkin berhubungan dengan orang Portugis di Malaka.
    3. Demak berkuasa dan berpengaruh atas bandar-bandar penting dari Banten hingga Surabaya.
         Cita-cita Demak untuk menguasai seluruh bandar perdagangan di seluruh Jawa belum sepenuhnya terlaksana. Karena diujung Jatim masih terdapat bandar-bandar dagang yang dikuasai raja-raja Hindu. Bandar-bandar itu yang terpenting ialah: Pasuruan dan Panarukan.

    Pada masa itu pelabuhan Pasuruan memegang kedudukan penting, berkat hubungan perdagangan dengan Bali dan pulau-pulau di Nusa Tenggara lain nya. Disamping itu Pasuruan juga mengadakan hubungan perdagangan dan persahabatan dengan orang Portugis. Hal itu berarti Pasuruan menyaingi menandingi perdagangan bandar-bandar Demak. Sedang hubungannya dengan Portugis sangat mengancam kedudukan Demak. Oleh sebab itu Pasuruan diserbu oleh pasukan Demak dibawah pimpinan Fatahillah dan Sultan Trenggono sendiri (1546).

    Serbuan tersebut dapat ditangkis oleh Pasuruan. Bahkan Sultan Trenggono tewas dalam suatu pertempuran. Dengan wafatnya Sultan, pasukan Demak patah semangatnya dan akhirnya ditarik
    pulang. Usaha Demak untuk menguasai Pasuruan dan daerah-daerah lain di sebelah timurnya mengalami kegagalan.

    Kesimpulan: Pada abad 16 Demak merupakan negara terbesar di Indonesia. Meskipun usaha untuk menguasai daerah ujung Jatim gagal, pada masa itu wilayah kekuasaan Demak adalah yang terluas diantara kerajaan-kerajaan di tanah air kita.

    Sejarah Kerajaan Demak dan Kesultanan Demak , Masa Pertumbuhan, Melawan Portugis, Masa Kebesaran, Masa Keruntuhan
    C. Masa Keruntuhan 

         Sewafat Trenggono, di Demak timbul kekacauan. Aria Penangsang bupati Jipang mengadakan perebutan kekuasaan di Demak dan berhasil menyingkirkan lawan-lawan politiknya. Ia menganggap dirinya sebagai pewaris-syah takhta Demak Karena andai kata ayahnya kakak Sultan Trenggono tidak dibunuh oleh Prawoto, ia pasti menjadi raja Demak menggantikan ayahnya. Selanjutnya kendali pemerntahan Demak berada ditangan Aria Penangsang untuk masa yang agak lama (kira-kira 22 tahun). Peranan dan kedudukan Demak digantikan oleh Jipang.

    Dalam masa itu para ningrat Demak yang dipimpin oleh Ratu Kali Nyamat terus menerus menentang Aria Penangsang. Mereka menyusun kekuatan guna menggulingkan. Karena terbukti tidak cukup kuat menghadapi Penangsang, mereka minta bantuan kepada Adiwijoyo, bupati Pengging. Hal tersebut berarti kekuatan daerah pesisir dihadapkan pada kekuatan daerah pedalaman.

    Berkat supplay beras yang melimpah dan berkat pasukan tani yang dijiwai oleh dharma bhakti kepada raja. pasukan Pengging berhasil menjatuhkan benteng Jipang. Aria Penangsang sendiri dapat ditewaskan dalam suatu pertempuran. Dengan demikian Adiwijoyo keluar sebagai tokoh terkuat
    dan sebagai pewaris takhta mertuanya. Olehnya Pusat Pemerintahan Demak dipindahkan ke Pajang (tahun 1 568). Sedangkan Demak diberikan kepada Aria Pangiri dengan jabatan bupati yang. mengakui di bawah kekuasaan Pajang.


    Bagian-Bagian Telinga dan Fungsinya

    Bagian-Bagian Telinga dan Fungsinya|Telinga merupakan alat pendengaran, Telinga merupakan indra manusia digunakan mendengar sesuatu. Telinga terdiri atas 3 bagian di setiap bagian-bagian telah memiliki tugas dan fungsi masing-masing, bagian-bagian telinga itu yakni Telinga luar, Telinga Tengah, Telinga Dalam, di ketiga bagian-bagian telinga ini memiliki peranan penting dalam proses pendengaran, karna ke tiga bagian-bagian telinga ini saling membantu dalam proses pendengaran, jika salah satu tidak berfungsi dengan maka terjadi Gangguan-gangguan telinga yang mempengaruhi proses pendengaran, biasanya pendengaran kita tidak jelas atau bahkan tuli. Untuk mengetahui Bagian-bagian telinga dan fungsinya masing-masing, mari kita lihat pembahasannya seperti dibawah ini...

     Bagian-Bagian Telinga dan Fungsinya

    Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi. Telinga juga dapat berfungsi sebagai indra keseimbangan. Telinga dibagi menjadi tiga bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.

    1) Telinga Luar
    Telinga luar yang berfungsi sebagai penangkap getaran bunyi terdiri atas daun telinga, liang telinga. kelenjar minyak, dan selaput gendang telinga. Daun telinga dan tulang rawan berfungsi untuk menangkap getaran. Getaran yang diteruskan melalui liang telinga akan menggetarkan selaput gendang telinga. L.iang telinga dilapisi oleh kulit berambut halus dan dilengkapi kelenjar keringat untuk menjaga agar benda asing tidak masuk lebih dalam.

    2) Telinga Tengah
    Telinga tengah berupa suatu rongga berisi udara untuk menjaga tekanan udara tetap seimbang. Di dalam tehinga bagian tengah terdapat saluran Eustasius yang menghubungkan telinga tengah dengan rongga mulut bagian belakang. Saluran ini membuka pada waktu kita mengunyah, menguap, bersin, menelan, atau membuka mulut.  

    Saluran itu berfungsi untuk memasukkan udara ke telinga bagian tengah dan menyeimbangkan tekanan udara di gendang tehinga dengan tekanan udara luar. Oleh karena itu, ketika mendengar suara yang sangat keras sebaiknya kita membuka mulut agar selaput gendang telinga tidak robek akibat tekanan udara yang kuat dan luar. Di dalam telinga bagian tengah juga terdapat tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai, menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Ketiga tulang pendengaran tersebut adalah tulang martil (maleus), tulang landasan (inkus), dan sanggurdi (stapes).

      Bagian-Bagian Telinga dan Fungsinya serta contohnya
    (Struktur Telinga Dalam)
    3) Telinga Dalam
    Telinga dalam merupakan saluran berlekuk-lekuk yang tersusun oleh beberapa saluran, yaitu tingkap jorong/lonjong (jendela oval), tingkap bundar (jendela melingkar), tiga saluran setengah lingkaran, dan koklea. Koklea merupakan bagian telinga yang paling dalam. Bentuk tabung koklea mirip dengan bentuk rumah siput.


    Kesimpulan :  Bagian-Bagian Telinga
    1. Telinga Bagian Luar 

    • Daun Telinga 
    • Saluran Telinga 
    • Selaput Gendang 

    2. Telinga Bagian Tengah 

    • Tulang Martil 
    • Tulang Landasan 
    • Tulang Sanggurdi 
    • Saluran Eustasius 

    3. Telinga Bagian Dalam 

    • Telinga Jorong 
    • Saluran Setengah Lingkaran 
    • Rumah Siput 
    • Tingkap Bundar 
      Bagian-Bagian Telinga dan Fungsinya serta contohnya
    (Struktur Telinga Pada Manusia)
    Sekian Artikel tentang,  Bagian-Bagian Telinga dan Fungsinya Semoga bermanfaat . ( Sumber : Konsep Penerapan Sains Biologi, Hal : 131-132, Penerbit : Tiga Serangkai, Penulis : Drs. Sunarto.dkk.2004.Jilid 6. Solo)



    Proses Pembentukan Urine

    Proses pembentukan urine|Pembentukan urine terjadi tiga proses, yaitu penyaringan (filtrasi), penyerapan kembali (reabsorpsi), dan pengeluaran zat (augmentasi).  Zat-zat yang ada di dalam darah mengandung zat yang bermanfaat dan zat sisa yang beracun. Zat-zat yang masih dapat dipakai atau dimanfaatkan kembali akan diserap oleh tubuh melalui pembuluh darah di ginjal. Adapun zat-zat sisa yang beracun harus segera dikeluarkan dari tubuh. Zat-zat yang berguna dan zat-zat beracun dipisahkan melalui proses penyaringan. Proses penyaringan darah terjadi di dalam badan Malpighi, khususnya glomerulus, yang terdapat di bagian kulit ginjal. Darah masuk ke ginjal melalui arteri ginjal, k�mudian menuju ke glomerulus untuk disaring. Hasil penyaringan darah oleh glomerulus ini berupa filtrat glomerulus. Selanjutnya, filtrat masuk ke dalam kapsula Bowman dan disebut urine primer


    Proses pembentukan urine dan Tahap -Tahap Pembentukan Urine
    (Proses Pembentukan Urine)
    Molekul-molekul yang besar seperti protein dan sel-sel darah tidak dapat melewati glomerulus. Jadi, filtrat glomerulus hanya mengandung zat gula, air, garam-garam mineral, dan asam amino yang masih dibutuhkan oleh tubuh. Filtrat glomerulus kemudian dialirkan melalui tubulus-tubulus di dalam sumsum ginjal. Di sepanjang tubulus (saluran), terjadi penyerapan kembali (reabsorpsi) zat-zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh. Pembuluh-pembuluh kapiler di dinding tubulus menyerap zat gula, asam amino, dan garam-garam mineral dalam bentuk ion-ion anorganik untuk dibawa masuk ke aliran darah. Zat-zat yang tidak terserap ke dalam darah disebut filtrat tubulus atau urine sekunder

    Filtrat tubulus kemudian terus mengalir di sepanjang tubulus dan bergabung dengan zat-zat sisa yang lain menuju ke tubulus distal. Di dalam tubulus distal terjadilah proses augmentasi. Setelah menjalani proses tersebut, terbentuklah urine Sesungguhnya yang dikumpulkan melalui tubula kolekta untuk dialirkan menuju rongga ginjal. Dan rongga ginjal, urine dialirkan melalui ureter menuju ke kantong kemih (vesica urinaria). Pada pangkal kantong kemih terdapat otot melingkar (sfingter). Jika kantong kemih penuh, otot melingkar tersebut tertekan dan merenggang. Merenggangnya otot lingkar pada pangkal kantong kemih menimbulkan rangsangan berupa keinginan buang air kecil. Selanjutnya, urine dibuang ke luar tubuh melalui uretra.


         Setelah mengalami proses filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi terbentuklah urine yang mengandung zat-zat sisa dan zat-zat berlebih yang sudah tidak digunakan tubuh. Urine yang dikeluarkan dan ginjal sebagian besar (lebih kurang 95%) terdiri atas air, sedangkan sisanya (lebih kurang 5%) terdiri atas zat-zat berikut ini.

    Zat-zat sisa  :
    1. Urea, asam urine, dan amonia yang merupakan sisa-sisa pembongkaran protein.
    2. Garam-garam mineral, terutama garam dapur.
    3. Zat warna empedu, yang menyebabkan urine berwarna kekuning-kuningan.
    4. Zat-zat yang berlebihan dalam darah, seperti vitamin. obat-obatan, dan hormon.

    Dokter daat mendiagnosis suatu penyakit dengan mengetahui kandungan zat di dalam air kencing pasien melalui tes urine. Urine seseorang yang masih mengandung zat gula menunjukkan bahwa orang tersebut menderita penyakit kencing manis (diabetes melitus), sedangkan urine yang masih mengandung protein menunjukkan adanya kerusakan pada ginjal.

    Ginjal sehat (normal) yang cukup mendapatkan air minum, dapat mengeluarkan hampir semua zat yang tidak diperlukan oleh tubuh. Apabila terlalu sedikit memperoleh air minum, urine menjadi pekat. Hal itu dapat mengakibatkan peradangan pada ginjal dan kantong kemih. Ketika tubuh berkeringat lebih banyak dan biasanya karena sakit, ginjal akan kekurangan air. Akibatnya, urine berwarna kuning tua. Jika kita banyak minum air, darah akan mengandung lebih banyak air. Akibatnya ginjal akan menghasilkan banyak urine yang encer (tidak pekat) berwama kuning muda (pucat).

    Mekanisme Singkatnya : Darah -> Badan Malpighi -> Sumsum Ginjal -> Urine Sekunder -> Pelvis  -> Kantong Kemih -> Uretra

    Sekian Artikel tentang Proses pembentukan urine, Semoga bermanfaat 


    Mata : Proses Melihat atau Mekanisme Penglihatan

    Proses melihat| Dalam melihat mata tidak begitu saja langsung melihat benda tersebut tetapi mata memiliki mekanisme dalam proses melihatnya. Proses melihat suatu benda dapat dilihat oleh mata apabila benda tersebut memantulkan cahaya. pantulan cahaya itu diterima mata melalui lensa masuk ke dalam retina, ransangan cahaya diterima oleh sel-sel reseptor kemudian diteruskan ke sarah mata (optik ) dalam bentuk impuls saraf ( sinyal ). Selanjutnya, ransang dikirim ke pusat sarah penglihatan di otak untuk diterjemahkan. Setelah itu, barulah kita melihat benda tersebut.  Apabila kita melihat sebuah benda, misalnya sebuah lilin yang menyala, pada retina akan terbentuk bayangan terbalik dengan ukuran lebih kecil dari pada benda yang sebenarnya. Impuls saraf dan retina dikirim melalui saraf optik ke pusat saraf penglihatan di otak. Kemudian, otak mengubahnya menjadi gambar lilin yang menyala dalam ukuran yang sebenarnya dan tidak terbalik (Ediciones, 1994).

    Mata : Proses Melihat atau Mekanisme Penglihatan
    (Proses Melihat)
    Kamera yang sering kita pakai untuk memotret suatu objek memiliki cara kerja yang menyerupai mata kita. Mata maupun kamera mempunyai lensa yang dapat diatur untuk membentuk bayangan pada suatu permukaan atau layar.  Bagian yang berfungsi untuk menangkap bayangan pada kamera adalah film, sedangkan tempat menangkap bayangan pada mata ialah retina. Terdapat perbedaan antara cara kerja lensa mata dan lensa pada kamera. Untuk membentuk bayangan benda agar jatuh tepat pada film, lensa kamera digerakkan ke depan atau ke belakang.
                                                                                                                                                                     
    Mata : Proses Melihat atau Mekanisme Penglihatan Adapun untuk memusatkan bayangan agar jatuh tepat pada bintik kuning lensa mata mencembung atau memipih. Perubahan bentuk lensa mata terjadi karena pengaruh otot-otot yang memegang lensa. Untuk memusatkan bayangan dan suatu benda yang letaknya dekat, otot pemegang lensa berkontraksi sehingga lensa menjadi cembung. Untuk memusatkan bayangan benda yang letaknya jauh, lebih dari 10 meter, otot memegang lensa relaksasi sehingga memipih mata yang normal selalu dapat memfokuskan cahaya sehingga bayangan benda selalu jatuh pada bintik kuning. Mata normal dapat melihat benda yang letaknya jauh atau dekat. Jarak benda terdekat yang dapat dilihat dengan jelas oleh mata disebut titik dekat, sedangkan jarak terjauh benda yang masih dapat dilihat dengan jelas oleh mata disebut titik jauh. Pada umumnya titik dekat mata ketika masa anak-anak berada pada jarak yang sangat dekat dari mata. Namun, makin dewasa seseorang titik dekat matanya makin menjauh.

    Sekian Artikel tentang Proses Melihat, Semoga Bermanfaat 

    Sunday, September 28, 2014

    Unsur-Unsur Drama.

    unsur-unsur drama |secara umum, sebuah teks drama meliputi unsur-unsur seperti alur, penokohan, latar, bahasa, perlengkapan. drama adalah sebuah cerita yang kita pentaskan atau yang kita tampilkan dengan karakter yang sama di cerita tersebut, unsur-unsur drama digunakan untuk membantu kita mengetahui secara jelas tentang hal-hal apa saja yang ada pada cerita itu dengan menentukan unsur-unsur drama itu. kita mampu mengetahui secara mudah, dan dapat memudahkan kita mengetahui alur, penokohan, latar, bahasa, dan perlengkapan, dan ini juga membantu kita dalam membuat sebuah drama sehingga kita tidak perlu mengusai secara penuh cerita tersebut, tetapi dengan menggunakan unsur-unsur drama kita dapat memisah dialog kita dalam cerita tersebut dengan menguasai sendiri dialog kita sehingga lebih memudahkan kita menyusahkan kita dalam mementaskan drama tersebut. Untuk mengetahui penjelasan alur, penokohan,latar, bahasa, dan perlengkapan mari kita lihat penjelasannya dibawah ini yang kami rangkum dalam sebuah teman yaitu Unsur-Unsur drama. 

    Unsur-Unsur drama.
    Unsur-Unsur Drama
    a. Alur atau plot 
    seperti juga bentuk-bentuk sastra lainnya sebuah berita drama harus bergerak dari suatu permulaan, melaluisuatu bagian tengah, menuju baguan akhir. Dalam drama, bagian-bagian alur ini dikenal sebagai eksposisi, komplikasi dan resolusi (denoiement) 

    1) Eksposisi suatu cerita menentukan aksi dalam waktu dan tempat; memp erkenalkan para tokoh, menyatakan situasi sesuatu cerita, mengajukan konflik yang akan dikembangkan dalam bagian utama cerita tersebut, dan adakalanya membayangkan resolusi yang akan dibuat dalam cerita itu 
    .
    2) Komplikasi atau bagian tengah cerita, mengembangkan konflik. Sang pahlawan atau pelaku utama menemukan rintangan-rintangan antara dia dan tujuannya, dia mengalami aneka kesalahpahaman dalam perjuangan untuk menanggulangi rintangan-rintangan ini. 
    3) Resolusi atau denouement hendaklah muncul secara logis dan apa-apa yang telah mendahuluinya di dalam komplikasi. Titik batas yang memisahkan komplikasi dan resolusi, biasanya disebut klimaks (turning point). Pada klimaks itulah terjadi perubahan penting mengenai nasib sang tokoh. Kepuasan para penonton terhadap suatu cerita tergantung pada sesuai-tidaknya perubahan itu dengan yang mereka harapkan
    .
    b. Penokohan
    Tokoh-tokoh dalam drama diklasifikasikan sebagai berikut.
    1) Tokoh gagal atau tokoh badut (the foil). Tokoh mi mempunyai pendirian yang bertentangan dengan tokoh lain. Kehadiran tokoh ini berfungsi untuk mene gaskan tokoh lain itu. 
    2) Tokoh idaman (the type character). Tokoh ini berperan sebagai pahlawan dengan karakternyayang gagah, berkeadilan, atau terpuji. 
    3) Tokoh statis (the static character). Tokoh ini memiliki peran yang tetap sama, tanpa perubahan, mulai dan awal hingga akhir cerita. 
    4) Tokoh yang berkembang. Tokoh ini mengalami perkembangan selama cerita itu berlangsung. Misalnya, tokoh A yang pada awal cerita sangat setia, secara cepat berkembang dan berubah menjadi tidak setia, menjadi orang yang berkhianat pada akhir cerita.

    c. Latar
    Latar adalah keterangan mengenai ruang dan waktu. Penjelasan latar dalam drama dapat disisipkan pengarang pada pertunjukan. Petunjuk tersebut lazim disebut dengan kramagung. Latar juga dapat dinyatakan melalui percakapan para tokohnya. Dalam pementasannya, latar dapat dinyatakan
    dalam tata panggung ataupun tata cahaya.

    d. Bahasa
    Bahasa tidak hanya media komunikasi antartokoh. Dalam drama, bahasa juga bisa menggambarkan karakter tokoh, latar, ataupun peristiwa yang sedang terjadi.

    e. Perlengkapan 
    apabila drama itu akan dipentaskan, sejumlah fasilitas diperlukan sebagai pelengkap cerita. Beberapa di antaranya panggung, kostum, prncahayaan, dan sistem akustik.

    Sekian Artikel tentang Unsur-Unsur drama. Semoga bermanfaat 

    Teknik Membacakan Berita

    Teknik Membacakan Berita atau Cara membaca berita |membaca berita yang termasuk ke dalam jenis membaca nyaring. dalam hal ini, seseorang menyuarakan  isi berita untuk bisa didengar orang lain. Agar bertanya itu dapat diapahami secara benar dan jelas, pembaca berita haruslah memerhatikan lafal, intonasi, kejelasan ucapan, tatapan mata, dan sikap tubuh yang benar. 

    a. lafal 
        lafal adalah cara seseorang dalam mengucapkan bunyi bahasa. Ketika membacakan berita (berbahasa Indonesia ), kita diharapkan dapat mengucapkan bunyi-bunyi bahasa yang tidak lagi dipengaruhi oleh bahasa daerah. Kehati-hatian dalam melafalkan kata/bunyi bahasa juga harus diperhatikan saat mengucapkan kata-kata asing. Oleh karena itu, sebelum mengucapkannya, pembicara harus membuka-buka kamus untuk mengetahui cara pengucapannya disamping maknanya

    b. Intonasi 
           Intonasi adalah naik turunnya lagu kalimat. Perbedaan intonasi menyebabkan perbedaan
    makna pada kalimat itu. Jadi, bisa membentuk kalimat berita, kalimat tanya, atau kalimat perintah.
    1). Kalimat berita adalah intonasinya menurun pada akhir kalimat.
    Contoh : Kita harus belajar sekarang juga 
    2). Kalimat tanya, intonasinya menanjak pada akhir kalimat.
    Contoh : Kita harus belajar sekarang juga ?. 
    3). Kalimat perintah/seru, intonasinya menanjak pada seluruh bagian kalimatnya.
    Contoh : Kita harus belajar sekarang juga. 
    Intonasi berfungsi untuk mengekspresikan perasaan pembicara. Misalnya intonasi menanjak berguna untuk menunjukkan rasa gembira, sedangkan intonasi menurun mengekspresikan ketenangan.

    c. Kejelasan Ucapan 
         Kejelasan ucapan berkaitan degan volume suara dan kecepatan membacakan berita harus menggunakan suara yang nyaring sehingga dapat didengar dengan jelas para pendengarnya. Demikian pula dengan kecepatannya. Jika berita yangdisampaikan terlalu cepat, sulit pula untuk dimaknai. Oleh karena itu, sesuaikanlah kedua aspek tersebut dengan kemampuan para pendengar. Caranya, kita hanya langsung kepada mereka apakah kenyaringan dan kecepatan membaca kita sudah sesuai dengan yang mereka inginkan 

    d. Tatapan Mata 
          Tatapan mata merupakan cara lain dalam menjalin komunikasi dengan para pendengar. Cara tersebut juga berguna untuk mengetahui sikap mereka atas informasi yang kita sampaikan : tertarik atau tidak. Pendengar yang tak acuh dapat dikembalikan dengan jalinan tatapan mata. Dengan demikian ia akan terasa diperhatikan sehingga balik memberikan perhatiannya pada uraian kita.
    Tatapan mata juga bisa memberikan kesan tertentu bagi para pendengar. 
    a. Pembicara yang berani bertatapan mata dengan mereka menandakan bahwa ia memiliki sikap terbuka, sedang berkata jujur, mengusai materi pembicaraan, atau memiliki kepercayaan diri yang tinggi.  
    b. Pembicara yang sering menghindar dari tatapan mata dengan para pendengarnya berarti ia sedang menyembunyikan sesuatu (tidak jujur), kurang menguasai materi, ataupun tidak memiliki kepercayaan diri.

    e. Sikap Tubuh. 
          Sikap tubuh seeorang pembaca berita berpengaruh terhadap tanggapan para pendengarnya. Sikap tubuh yang kaku dapat menyebabkan pendengar menjadi bosan. Sementara itu, sikap tubuh yang terlalu santai, dapat menimbulkan kesan negatif. 

         Ambillah posisi duduk yang nyaman, yaitu yang cukup tegap, tidak membungkuk, dan tidak pula terlalu tengadah. Lakukanlah dengan serius, tetapi santai. Dengan sikap seperti itu diharapkan para pendengar akan tertarik untuk memerhatikan anda. Dengan posisi seperti itu, kita pun tidak merasa pegal ataupun terbebani. 

    Sekian Artikel tentang Teknik Membacakan Berita, Semoga bermanfaat