Latest News

Showing posts with label sejarah. Show all posts
Showing posts with label sejarah. Show all posts

Wednesday, October 1, 2014

Sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Dan Badan-Badan Pembantu Tugas PBB

Sejarah: Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atau united Nation Organization (UNO) dapat dipandang sebagai kelanjutan Liga Bangsa-Bangsa (LBB atau Leuge of Nations). Liga Bangsa-Bangsa gagal dalam melakasnakan tugasnya, sehingga banyak anggotanya yang keluar dan dengan pecahnya Perang Dunia II bulan September 1939, maka secara tidak langsung LBB telah bubar. Pada awal terjadinya Perang Dunia II, para pemimpin dunia atau negarawan dari berbagai negara kembali memikirkan usaha-usaha yang dapat ditempuh dalam menciptakan dan memelihata perdamaian dunia yang kekal abadi. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa berdiri setelah melalui proses permufakatan dan perjanjian-perjanjian perdamaian, selama berlangsungnya Perang Dunia II dan sesudah perang Dunia II. Perdana Menteri Inggris Winston Churchill dan Presiden Amerika Serikat Franklin Delano Roosevelt mengadakan pertemuan di atas Kapal Augusta diTeluk New Foundland. Pertemuan ini menghasilkan suatu piagam yang disebut Atlantic Charter. Atlantic Charter ini disepakati sebagai dasar berdirinya organisasi internasional yang baru, untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang gagal melaksanakan tugasnya. Isi pokok Atlantic Charter yaitu 

Perlu adanya kesepakatan dan kerja sama antarbangsa/negara dalam menyelesaikan sengketa-sengketa internasional.
Sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Dan Badan-Badan Pembantu Tugas PBBSebagai kelanjutan dan disepakatinya Atlantic Charter, maka pada permulaan tahun 1945 wakil-wakil dari 50 negara yang disponsori oleh 4 negara besar yaitu Amerika Serikat, Inggris, Rusia, dan Cina berkumpul di San Fransisco (Amerika Serikat) untuk membicarakan dan membentuk organisasi sebagai pengganti Liga Bangsa-Bangsa. Konferensi San Fransisco berhasil menyusun suatu piagam yang dikenal dengan Charter For Peace (Piagam Perdamaian). Isi pokok Charter For Peace adalah..
bahwa setiap bangsa mempunyai hak untuk menentukan nasib sendiri (Right of Self determination). 

Piagam inilah yang melandasi kegiatan dan organisasi internasional yang disebut dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations Organization (UNO). Istilah United Nations pertama kali dipergunakan oleh Franklin Delano Roosevelt pada tanggal 1 Januari 1942. Piagam Perdamaian yang ditandatangani oleh 50 negara peserta Konferensi San Fransisco, belum dapat melaksanakan tugasnya, karena belum mendapat pengesahan dan persetujuan dan parlemen masing-masing negara
peserta. Baru pada tanggal 24 Oktober 1945, badan tersebut disahkan oleh sebagian besar dari negara peserta. Sehingga tanggal 24 Oktober 1945 secara resmi diakui sebagai hari berdirinya PBB.

Markas besar PBB didirikan di atas tanah yang disumbangkan oleh John Davison Rockefeller Junior yang terletak ditepi East River, Lake Succes, New York. PBB sebagai badan dunia yang berdiri setelah Perang Duna II memiliki suatu tujuan yaitu :
a).Menjamin perdamaian dunia hak-hak manusia kemajuan sosial-ekonomi
b).Perselisihan harus diselesaikan dengan jalan damai dan tidak boleh ada perang.
c).Tidak boleh melanggar kedaulatan negara lain.
d).Tidak boleh ikut campur tangan mengenai urusan dalam negeri suatu negara.
e).Mengadakan tindakan kerja sama terhadap negara-negara yang membahayakan perdamaian dunia.
Untuk dapat menjadi negara anggota PBB terdapat beberapa syarat di antaranya:
a).Cinta damai,
b).Menerima dan menyetujui/tunduk kepada piagam PBB,
c).Sanggup serta dan bersedia untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang tercantum dalam piagam PBB,
d).Disetujui Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB.
Pada Mulanya yang menjadi anggota PBB adalahke 50 peserta Konfrensi San Fransisco. Negara-negara tersebut dapat disebut sebagai anggota asli.Namun negara-negara anggota PBB terus bertambah dan hingga September 2006 tercatat sebanyak 192 negara menjadi anggota PBB !. 

 PBB sebagai lembaga dunia memiliki badan-badan yang berkecimpung dalam berbagai urusan yang menyangkut masalah-masalah internasional. Badan-Badan yang Membantu Tugas PBB di antaranya:

1. Majelis Umum (General Assembly)
     Badan ini sebagai badan legeslatif PBB dengan keanggotaannya terdiri atas semua wakil dan negara anggota. Tiap negara anggota tidak boleh memiliki lebih dan lima orang wakil yang duduk dalam mejelis ini. Sidang Umum dan mejelis ini berlangsung sekali dalam setahun. Akan tetapi apabila Dewan Keamanan atau sebagian besar dan anggota Mejelis Umum meminta diadakan Sidang Luar Biasa, maka Mejelis Umum dapat mengadakan Sidang Istimewa.

    Ketua Majelis Umum dipilih oleh anggota untuk satu kali masa persidangan. Semua negara anggota mempunyai hak yang sama seperti hak suara yaitu satu suara untuk setiap negara anggota. Keputusan diambil melalui voting (pemungutan suara). Pada masa persidangan Majelis Umum yang ke-26 yaitu bulan September 1971 yang terpilih sebagai ketua Sidang Umum ialah Menteri Luar Negeri Indonesia Adam Malik. Hal ini menunjukkan penghormatan dan kepercayaan negara-negara lain kepada bangsa dan negara kita. Sidang Umum yang dipimpin oleh Adam Malik termasuk sidang yang berat, karena menghadapi dan berusaha memecahkan beberapa masalah yang penting seperti keanggotaan RRC, masalah Timur Tengah, Perang Pakistan-India dan sebagainya.

    Pada umumnya keputusan yang diambil dalam sidang umum oleh Majelis Umum ditetapkan melalui suara terbanyak dengan ketentuan dua pertiga anggotanya hadir. Masalah-masalah yang dapat diangkat ke sidang termasuk di antaranya:
a).Tindakan-tindakan mengenai usaha perdamaian dan keamanan.
b).Pemilihan anggota-anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
c).Pemilihan anggota-anggota Dewan Ekonomi Sosial.
d).Pengesahan anggota PBB.
e).Anggaran belanja dan pendapatan PBB.
f).Pengangkatan Sekretariat Jenderal.
Tugas-tugas dan Majelis Umum itu antara lain:
a).Memajukan kerja sama internasional dalam lapangan politik dan memajukan perkembangan hukum internasional. 
b).Memajukan kerja sama internasional dalam lapangan ekonomi, sosial, pendidikan, kebudayaan dan kesehatan. 
c).Membantu pelaksanaan hak-hak asasi dan kemerdekaan manusia bagi semua bangsa di seluruh dunia. 
d).Pembentukan badan-badan PBB di luar badan-badan yang telah ditetapkan. 
e).Menetapkan anggaran belanja dan pendapatan PBB.
2. Dewan Keamanan PBB (Security Council)
Dewan Keamanan PBB terdiri dan 15 anggota, yaitu terdiri dan 5 anggota tetap (Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Perancis, Cina) dan 10 anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum dengan masa jabatan selama dua tahun. Kelima anggota tetap itu mempunyai hak veto (artinya keputusan
Dewan Keamanan PBB dapat dibatalkan oleh satu dan anggota tetap). Fungsi Dewan Keamanan PBB adalah sebagai pelaksana kekuasaan ekskutif dengan tugasnya sebagai berikutnya:
a).Memelihara perdamaian dan keamanan intemasional,
b).Menyelesaikari sengketa dengan cara damai,
c).Mengambil tindakan-tindakan terhadap negara yang mengancam perdamaian dunia.
Jika dalam penyelesaian persengketaan intemasional secara damai tidak berhasil, maka Dewan Keamanan PBB dapat menindak anggota yang bersangkutan misalnya dengan pemutusan hubungan ekonomi, lalu lintas dan diplomatik. Tetapi, apabila juga tidak berhasil, maka Dewan Keamanan PBB
dapat memaksakannya dengan menggunakan kekuatan militer gabungan PBB yang terdiri atas pasukan-pasukan bersenjata dan beberapa negara anggota.

3. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council)
Dewan Ekonomi dan Sosial mi terdiri atas 27 anggota yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa tiga tahun. Tugasnya adalah sebagai berikut:
a).Mengadakan penyelidikan dan menyusun laporan tentang soal-soal ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan di seluruh dunia, 
b).Membuat rencana-rencana petjanjian tentang soal-soal tersebut dengan negara-negara anggota untuk diajukan kepada Majelis Umum, 
c).Membuat pertemuan-pertemuan internasional tentang hal-hal yang termasuk tugas dan wewenangnya.

4. Dewan Perwalian (Trusteeship Council)
Dewan Perwalian ini merupakan suatu badan yang mengawasi dan memajukan daerah perwaliannya. Sistem pemerintahan pada daerah perwalian diserahkan kepada PBB. Daerah-daerah perwalian itu adalah daerah-daerah yang dilepaskan oleh musuh-musuh sekutu setelah Perang Dunia II, seperti daerah-daerah yang dilepaskan dan jajahan Jerman, Italia, Jepang. Dewan Perwalian ini terdiri atas:
a).Negara-negara yang ditugaskan oleh PBB memerintah daerah perwalian itu.
b).Anggota-anggOta Dewan Keamanan PBB.
c).Anggota-anggOta lain yang dipilih oleh Majelis Umum untuk waktu tiga tahun.
Wewenang dan Dewan Perwalian ini adalah sebagai berikut:
a).Mempertimbangkan laporan-laporan yang disusun oleh pemerintah daerah perwalian.
b).Mempertimbangkan permohonan-permohonan rakyat perwalian.
c).Mengadakan kunjungan berkala ke daerah-daerah perwalian.

5. Mahkamah Internasional (International Court of Justice)
Mahkamah Internasional berkedudukan di Den Haag (negeri Belanda). Keanggotaan badan ini terdiri dan 15 orang hakim internasional dan 15 negara anggota PBB. Hakim-hakim internasional itu dipilih oleh Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB. Masa jabatan hakim internasional adalah 9 tahun. Tugas Mahkamah Internasional adalah mengadili dan memutuskan perselisihan-perselisihan internasional dengan berpedoman kepada:
a).Perjanjian-perjanjian internasional.
b).Adat kebiasaan internasional.
c).Azas hukum yang berlaku bagi bangsa-bangsa yang beradab.
d).Yurisprudensi (keputusan-keputusan hakim yang sudah-sudah dan pendapat ahli-ahli hukum.

6. Sekretariat (Secretary)
Badan ini diketuai oleh seorang Sekretaris Jenderal yang diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB dengan masa jabatan lima tahun. Sekretaris Jenderal ini bertugas menyelenggarakan pekerjaan adminitrasi PBB. 

Sekian Artikel Tentang Sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Dan Badan-Badan Pembantu Tugas PBB, Semoga Bermanfaat  (Sumber :Sejarah XII, Hal : 76-82, Penerbit : Erlangga, Penulis : I Wayan Badrika.2006, Jakarta)

Tuesday, September 30, 2014

Sejarah : Sejarah Kerajaan Ternate

Sejarah Kerajaan Ternate atau Sejarah Kesultanan Ternate|Mengulas Sejarah Indonesia zaman Kerajaan dimana kesultanan atau kerajaan ternate, dibahas dalam  6 point yakni Agama islam tersiar masuk abad 15, Persaingan Ternate-Tidore, Hubungan Ternate dengan orang Portugis, Persaingan Portugis-Spanyol di maluku, Rakyat Ternate Mengusir orang portugis,  Masa Kebesaran Kerajaan atau Kesultanan Ternate dan Keruntuhan Kerajaan Ternate, Kerajaan Ternate merupakan kerajaan yang terletak di maluku, kerajaan ternate merupakan penghasil rempah-rempah seperti cengkeh, paladan fuli, Kerajaan ternate merupakan kerajan islam dan raja pertama yang menganu agama islam dalam sultan marhum, Kerajaan ternate terkenal juga dalam sejarahnya mengusir Portugis dari maluku membuat kerajaan-kerajaan di maluku menjadi besar dan diganggu oleh portugis, Untuk mengetahui lebih jelas tentang Sejarah Kerajaan Ternate atau Sejarah Kesultanan Ternate dan Ke 6 point tersebut yang dirangkum dalam sebuah tema yakni : Sejarah Kerajaan Ternate, mari kita lihat pembahasan dan penjelasannya seperti dibawah ini... 

Sejarah Kerajaan Ternate atau Sejarah Kesultanan Ternate
(Masjid Sultan Ternate)
Sejarah Kerajaan Ternate

        Semula di Maluku terdapat 4 buah kerajaan. yaitu Ternate. Tidore. Bacan dan Jailolo. Antara ke 4 kerajaan itu selalu terjadi perselisian untuk memperebutkan daerah penghasil rempah-rempah (= cengkeh, paladan fuli). Akhirnya kerajaan Ternatelah yang memegang kedudukan penting. Bandar Ternate menjadi pusat perdagangan rempah- rempah di Maluku Utara.

Agama Islam tersiar masuk abad 15. Sejak dulu pedagang-pedagang dari Indonesia Barat khususnya dan Jawa banyak yang datang berdagang di Maluku. Mereka membawa barang-barang kebutuhan rakyat, seperti: beras.gula merah, garam, dan textil. Sebaliknya pedagang-pedagang itu membeli rempah-rempah untuk diperdagangkan ke bandar- bandar di sekitar Selat Malaka. Sambil berdagang mereka juga menyebar atau mengsiarkan agama Islam di Maluku. Setelah disana banyak penganut agama Islam, banyak pemuda yang dikirimkan ke Jawa Timur untuk memperdalam menyempurnakan ilmu agamanya.

Adapun raja Ternate yang pertama-tama menganut agama Islam ialah Sultan Marhum (1465 - 1486). Sejak itu Ternate menjadi pusat Islam di Maluku. Pada akhir abad-16 agama Islam tersiar hingga Mindanao (Philipina Selatan), karena Mindanao menjadi daerah kekuasaan Ternate.

Persaingan Ternate � Tidore. Telah berabad-abad lamanya antara Ternate dan Tidore terjadi persaingan�pertentangan. Baik Ternate maupun Tidore selalu berusaha untuk menguasai sendiri seluruh hasil rempah- rempah. Hal itu menyebabkan timbulnya 2 persekutuan yang memecah persatuan rakyat Maluku.
Kedua persekutuan tadi ialah: 
1. Persekutuan 5 (=uli� lima) dipimpin oleh Ternate.
2. Persekutuan 9 (= uli� siwa) dipimpin oleh Tidore.

Hubungan Ternate dengan orang Portugis.  Orang Portugis pertama kali datang di Maluku pada tanun 1512. Mereka disambut dengan baik oleh Ternate maupun Tidore. Selanjutnya baik Ternate maupun Tidore, saling berusaha untuk menarik orang Portugis ke pihaknya. Keduanya menawarkan kepada Portugis untuk mendirikan pangkalan tetap di sana serta menjadi pembeli tunggal cengkeh ;
Tawaran Ternate dan Tidore itu mernpunyai 2 tujuan:
1. Agar Portugis menjadi langganan tetap hingga m�ndatangkan keuntungan yang besar.
2. Agar Portugis menjadi sekutu yang setia guna menghadapi lawan atau saingannya.

Portugis akhirnya memilih bersekutu atau bersahabat dengan Ternate. Sebagai realisasi dan persekutuan itu, pada tahun 1 521 Portugis mendirikan benteng Santo Paolo di Ternate. Dengan benteng Santo Paolo sebagai basis kekuatannya, setapak demi setapak Portugis hendak  menguasai seluruh Maluku. Sultan Ternate, yaitu Hairun dengan putranya Baabullah dipaksa untuk mengakui kekuasaan raja Portugal (1564).

Persaingan Portugis � Spanyol di Maluku. Sultan Tidore yang meras� diabaikan oleh Portugis kemudian bersahabat dengan Spanyol (tahun 1526). Persaingan dan pertentangan antara Ternate- Portugis di satu pihak dengan Tidore Spanyol di lain pihak mengeruhkan suasana Maluku. Masing-masing pihak selalu mencari keuntungan sendiri-sendiri. Berhubung dengan kehadiran Spanyol di Maluku, raja Portugal mengajukan protes keras. karena dianggap melanggar perjanjian Tordesillas tahun 1494. Untuk melerai persengketaan antara Portugal � Spanyol mengenai soal Maluku lalu diadakan perjanjian di Saragosa pada tahun 1 529. Perjanjian tersebut antara lain :
menentukan: Maluku diserahkan kepada Portugal. sedang Spanyol memperoleh Pilipina.

S�ngguh suatu perbuatan yang sombong, mereka menganggap dunia ini seluruhnya sebagal milik mereka sendiri.

Rakyat Ternate mengusir orang Portugis. Sultan Hairun yang dengari paksa disuruh mengakui kekuasaan raja Portugal tidak pernah menghiraukan soal itu. Beliau tetap menjalankan politik pemerintahan atas kemauannya sendiri. Oleh sebab itulah kerjasama Ternate � Portugis makin lama makin memburuk. Hubungan yang tidak serasi lebih dirusakkan oleh sikap atau perbuatan gubernur dan orang-orang Portugis yang loba-tamak karena ingin lekas kaya. Ketika gubernur De Mesquita hendak merampas hak Sultan atas keuntungan dalam perdagangan cengkeh, Sultan mempertahankannya mati-matian. Pertempuran yang hampir pecah dapat dielakkan. Persahabatan akan diadakan kembali. Kemudian upacara perdamaian diadakan. Hairun bersumpah atas Al Qur�an Sedang De Mesquita bersumpah atas kitab Injil. Akan tetapi ketika Hairun berkunjung ka benteng Portugis, dengan tiba-tiba �a dibunuh (1570).

Peristiwa pembunuhan Hairun menggemparkan seluruh Ternate. Dibawah pimpinan Sultannya yang baru, yaitu Baabullah (1 570�1 583) rakyat Ternate bangkit melawan orang Portugis. Bahkan Sultan Tidore juga membantu Baabullah. Akhirnya orang-orang Portugis dapat ditundukk�n. Orang Portugis yang menyerah diperlakukan dengan baik oleh rakyat Ternate. Setelah tahun 1575 kekuasaan Portugis di Ternate dan Maluku Utara berakhir. Selanjutnya Portugis memindahkan pusat kegiatannya ke Ambon hingga tahun 1605. Pada tahun 1 605 itu Portugis diusir dari Ambon oleh VOC.

Masa kebesaran dan keruntuhan Ternate. Di bawah pemerintah Sultan Baabullah, Ternate mengalami kebesarannya. Selain Baabullah berhasil mengenyahkan kekuasaan orang Portugis dan Maluku Utara, Baabullah berhasil pula meluaskan kekuasaannya hingga Mindanao di sebelah Utara dan Hitu (Ambon) di sebelah selatan. Kekuasaan Ternate meliputi 72 pulau besar dan kecil. Sedangkan usaha Ternate untuk menguasai Tidore mengalami kegagalan. Demikian pula usahanya untuk mengusir Portugis dari Ambon.

Sepeninggal Baabullah pada tahun 1583, takhta jatuh ketangan putranya: Sahid Barkat. Lambat laun kebesaran Ternate mulai suram, karena menghadapi tekanan yang berat dari Spanyol di sebelah utara dan VOC di sebelah selatan. Kemudian setelah Spanyol memusatkan seluruh perhatiannya ke Pilipina, VOC dengan leluasa menanamkan pengaruhnya di Maluku. Sultan Ternate dan Tidore mengakui kekuasaan VOC hingga bukan lagi sebagai suatu negara yang bebas dan merdeka (pertengahan abad 17). 

Pengertian Energi dan Bentuk-bentuk Energi serta Contohnya

Pengertian Energi dan Bentuk-bentuk Energi|Tanpa energi kamu tidak dapat melakukan usaha.Dan mana ia memperoleh energi?..Energi bisa dipero1eh dan makanan. Nah, coba kamu pikirkan, dari mana energi dalam makanan itu? Dalam kehidupan sehari-hani kamu tidak dapat lepas dan kebutuhan energi untuk melakukan usaha. Kegiatan seperti berangkat ke sekolah, berolahraga, belajar, dan bermain membutuhkan energi. Pengertian Energi dan Bentuk-Bentuk Energi. Energi berasal dan bahasa Yunani�energia� yang berarti kegiatan atau aktivitas. Kata itu terdiri dan en (dalam) dan ergon (kerja). Jadi, PENGERTIAN ENERGI adalah kemampuan untuk melakukan usaha/kerja. Dalam satuan SI energi dinyatakan dalam joule (J). Satuan energi lainnya adalah kalori (kal). James Presecott Joule menunjukkan hubungan antara kalori dan joule, yaitu: 1 kalori 4,18 joule atau 1 joule 0,24 kalori


 Bentuk-Bentuk Energi
Bentuk-bentuk energi sangat beragam, di antaranya:

a. Energi Kimia
      Perhatikan sebuah senter yang ada di rumahmu atau yang ada di laboratorium sekolah, kemudian nyalakan. Mengapa lampu senter bisa menyala? Lampu senter bisa menyala karena ada sumber energi yaitu batu baterai. Batu baterai memiliki energi kimia. Dalam kehidupan sehari-hari sumber energi kimia antara lain: makanan, bahan bakar minyak, kayu bakar, dan aki. Jadi, energi kimia adalah energi yang tersimpan dalam senyawa-senyawa kimia.

b. Energi Kinetik
Perhatikan ketika sebuah bola yang ditendang mengenai kaca, maka kaca akan pecah. Mengapa demikian? Bola yang bergerak memiliki energi kinetik sehingga mampu memecahkan kaca. Jadi, energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak. Contohnya mobil yang bergerak, angin yang berhembus, dan baling-baling kipas angin yang bergerak.

c. Energi Listrik
Energi listrik timbul dan perpindahan muatan-muatan listrik. Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang paling banyak digunakan. Misalnya, listrik untuk peralatan rumah tangga (magic jar, setrika, kompor listrik), peralatan elektronik, dan lampu penerangan.

d. Energi Kalor
Energi listrik dapat diubah menjadi energi kalor/panas. Misalnya pada setrika listrik, kompor listrik, solder listrik, dan alat pengering rambut (hair dryer).

Pengertian Energi dan Bentuk-bentuk Energi serta Contohnya e. Energi Cahaya
Perhatikan ruangan kamu malam han. Tanpa cahaya lampu, ruangan akan gelap. Tanpa cahaya kita tidak bisa melihat apapun. Kita bisa melihat karena ada sumber cahaya atau benda memantulkan cahaya ke mata kita. Selain itu, cahaya juga dibutuhkan oleh tumbuhan. Sumber energi cahaya antara lain: cahaya Matahari dan cahaya lampu.

f Energi Otot
Energi otot adalah energi yang dihasilkan oleh otot tubuh.  Manusia dan hewan bisa menggerakkan organ tubuhnya untuk melakukan aktivitas karena memiliki energi otot.

g. Energi Bunyi
Energi bunyi adalah energi yang dihasilkan oleh getaran benda. Contohnya, bunyi bel listrik, bunyi orang berbicara, dan bunyi alat-alat musik.

Adanya bunyi memungkinkan kita dapat menikmati suara musik yang merdu, karena energi bunyi mampu menggetarkan gendang telinga sehingga bunyi bisa terdengar. Bunyi memiliki energi, buktinya bunyi halilintar bisa memecahkan kaca jendela.

h. Energi Nuklir
Energi nuklir terjadi karena adanya reaksi fisi atau reaksi fusi dalam atom dan unsur radioaktif seperti uranium. Energi nuklir bisa dimanfaatkan untuk sumber energi pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.

i. Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena letak atau kedudukannya. Semua benda yang berada di atas permukaan Bumi memiliki energi potensial karena adanyagravitasi Bumi. Contohnya, buah mangga di pohonnya.

Sekian Artikel Tentang Pengertian Energi dan Bentuk-bentuk Energi, Semoga bermanfaat 

Sejarah Sumpah Pemuda, Makna, Isi Teks Sumpah Pemuda

Sejarah Sumpah Pemuda, Makna, Isi Teks Sumpah Pemuda|Haii kali ini mengenai sejarah sumpah pemuda, makna sumpah pemuda, isi teks sumpah pemuda baik isi teks asli sumpah pemuda maupun pembaharuan isi teks sumpah pemuda. Sumpah Pemuda adalah sebuah ikrar kedaulatan para pemuda yang isinya terdapat 3 point, masing-masing point tersebut merupakan sumpah bagi seluruh pemuda indonesia dalam Pergerakan Pemuda dan Gerakan Wanita di Indonesia. Pemuda lebih berperan aktif dalam mengusir penjajah belanda dan memerdekaan indonesia, Dalam pergerakan pemuda terlihat berbagai cara dilakukan mulai dari munculnya satu persatu organisasi-organisasi pemuda dan menyatukan organisasi-organisasi pemuda dengan kongres I sampai dengan Kongres II yang bertujuan untuk menyatukan para pemuda di kongres tersebut dan di kongres II lahirnya isi Sumpah pemuda yang diikrarkan bagi pemuda-pemuda indonesia. Dalam mengetahui Sejarah Sumpah Pemuda dan 3 point Isi Sumpah Pemuda, mari kita lihat pembahasannya dibawah ini dalam sebuah tema yakni Pergerakan Pemuda. 
Sejarah Sumpah Pemuda, Makna, Isi Teks Sumpah Pemuda

Organisasi Pemuda Indonesia yang pertama didirikan di Jakarta oleh Satiman Wiryosanjoyo pada tahun 1915.Organisasi itu bernama Tri Koro Dharmo yang artinya Tiga tujuan utama. Anggotanya kebanyakan terdiri dan murid-murid sekolah menengah asal Jawa Tengah dan Jawa Timur (suku Jawa). Nama Tri Koro Dharmo kemudian diganti menjadi Jong Java. Perubahan nama tersebut untuk menghilangkan kesan seakan-akan hanya mementingkan suku Jawa saja, tanp� mengikutsertakan pemuda Sunda dan Madura.

Lahirnya/berdirinya Tri Koro Dharmo menjadi canang bagi pemuda daerah-daerah lain untuk membentuk organisasi mengikuti jejak rekan-rekannya di Jawa. Kemudian diikuti berdirinya organisasi-organisasi pemuda, misalnya di Sumatra berdiri Jong Sumatranen Bond, di Minahasa Jong Minahasa, dan kemudian Ambon Jong Ambon. Meskipun masih bersifat kedaerahan, tetapi muncul/berdirinya organisasi-Organisasi pemuda itu menunjukkan kesadaran yang tinggi. Kaum-muda tidak mau ketinggalan dan kaum tua dalam mencapai kemajuan dan kemerdekaan.

Pada tahun 1927 di Bandung muncul/b�rdiri organisasi-pemuda yang bersifat nasional, yaitu Pemuda indonesia, dengan tujuan Menyebarkan dan memperkuat. cita-cita kebangsaan Indonesia. Sebagai organisasi yang bersifat nasional Pemuda Indonesia Cepat berkembang. Dalam waktu yang singkat anggotanya bertambah banyak. Beberapa cabangnya mempunyai bagian pemudi yang bernama Putri Indonesia. Dalam pada itu para pemuda-mahasiswa Indonesia tidak tinggal diam. Bila para mahasiswa yang sedang belajar di negeri Belanda telah berhasil membentuk Perhimpunan Indonesia pada tahun 1908� maka para mahasiswa di tanah air baru pada tahun 1926 berhasil membentuk Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (= PPPI).

Anggotanya kebanyakan mahasiswa-mahasiswa sekolah tinggi yang berada di Jakarta dan Bandung. Sepak-terjang organisasi mahasiswa ini banyak dipengaruhi oleh Perhimpunan Indonesia. Sejak berdiri, PPPI telah bergerak dalam bidang politik. Garis tujuan-perjuangannya tegas, yaitu : mencapai Indonesia Merdeka. PPPI juga selalu mengumandangkan semangat persatuan. Kepada organisasi-organisasi pemuda yang jumlahnya banyak sekali, dianjurkan agar bersatu dalam satu organisasi saja. 

Akan tetapi suatu keanehan, ketika pada tahun 1930 terbentuk Indonesia Muda justru PPPI tidak masuk-terlebur ke dalamnya. Langkah-usaha mewujudkan persatuan-pemuda seluruh I ndonesia dimulai tahun 1926. Wakil-wakil segenap organisasi pemuda mengadakan Konggres yang pertama di Jakarta. Meskipun pada waktu itu belum berhasil membentuk/mewujudkan satu organisasi pemuda, namun telah menunjukkan betapa kuatnya hasrat semangat persatuan di kalangan kaum-muda.

Konggres pemuda yang ke-II diadakan tanggal 26-28 Oktober 1928. Dibicarakan kembali Iangkah usaha mempersatukan pemuda seluruh Indonesia. Akan tetapi belum juga berhasil. Dalam Konggres tersebut wakil-wakil pemuda seluruh Indonesia menyatakan ikrar kebulatan tekad, yang mengakui:

Isi Teks Asli Sumpah Pemuda

Isi teks asli sumpah pemuda berdasarkan hasil kongres pemuda kedua antara lain sebagai berikut...
  • Isi Teks Asli Sumpah Pemuda Pertama: Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia. 
  • Isi Teks Asli Sumpah Pemuda Kedua: Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbang Jang Satoe, Bangsa Indonesia 
  • Isi Teks Asli Sumpah Pemuda Ketiga: Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoengjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.

Isi Sumpah Pemuda

Isi teks sumpah pemuda antara lain sebagai berikut..
  • Isi Teks Sumpah Pemuda Pertama: Kami Putra Putri Indonesia Mengaku Bertumpah Darah Yang Satu, Tanah Indonesia
  • Isi Teks Sumpah Pemuda Kedua Kami Putra Putri Indonesi Mengaku Berbangsa Satu, Bangsa Indonesia 
  • Isi Teks Sumpah Pemuda Ketiga: Kami Putra Putri Indonesia Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia 

Panitia-Panita Dalam Kongres Pemuda

Inilah panitia Kongres Pemuda terdiri dari :
Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)

Peserta :
  • Abdul Muthalib Sangadji
  • Purnama Wulan
  • Abdul Rachman
  • Raden Soeharto
  • Abu Hanifah
  • Raden Soekamso
  • Adnan Kapau Gani
  • Ramelan
  • Amir (Dienaren van Indie)
  • Saerun (Keng Po)
  • Anta Permana
  • Sahardjo
  • Anwari
  • Sarbini
  • Arnold Manonutu
  • Sarmidi Mangunsarkoro
  • Assaat
  • Sartono
  • Bahder Djohan
  • S.M. Kartosoewirjo
  • Dali
  • Setiawan
  • Darsa
  • Sigit (Indonesische Studieclub)
  • Dien Pantouw
  • Siti Sundari
  • Djuanda
  • Sjahpuddin Latif
  • Dr.Pijper
  • Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
  • Emma Puradiredja
  • Soejono Djoenoed Poeponegoro
  • Halim
  • R.M. Djoko Marsaid
  • Hamami
  • Soekamto
  • Jo Tumbuhan
  • Soekmono
  • Joesoepadi
  • Soekowati (Volksraad)
  • Jos Masdani
  • Soemanang
  • Kadir
  • Soemarto
  • Karto Menggolo
  • Soenario (PAPI & INPO)
  • Kasman Singodimedjo
  • Soerjadi
  • Koentjoro Poerbopranoto
  • Soewadji Prawirohardjo
  • Martakusuma
  • Soewirjo
  • Masmoen Rasid
  • Soeworo
  • Mohammad Ali Hanafiah
  • Suhara
  • Mohammad Nazif
  • Sujono (Volksraad)
  • Mohammad Roem
  • Sulaeman
  • Mohammad Tabrani
  • Suwarni
  • Mohammad Tamzil
  • Tjahija
  • Muhidin (Pasundan)
  • Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
  • Mukarno
  • Wilopo
  • Muwardi
  • Wage Rudolf Soepratman
  • Nona Tumbel
    Peristiwa tahun 1928 itulah yang hingga sekarang kita peringat sebagai Hari Sumpah PemudaMeskipun usaha mempersatukan pemuda seluruh Indonesia telah dua kali mengalami kegagalan, usaha ke arah itu terus dilakukan Pada tahun 1930 terbentuk Indonesia muda sebagai hasil peleburan (fusi) beberapa organisasi pemuda seperti:
    • Jong Java, 
    • Jong Sumatranen Bond,
    •  Jong Celebes, 
    • Pemuda Indonesia 
    • Sikar Rukun (Sunda).
    Organisasi-pemuda yang telah meleburkan diri ke dalam Indonesia Muda kemudian membubarkan diri. Pembentukan Indonesia Muda dimaksudkan akan menjadi satu-satunya wadah pergerakan kaum-muda seluruh Indonesia. Tujuan mulia itu ternyata tidak sepenuhnya tercapai. Masih terlalu bnyak organisasi-pemuda yang tidak mau meleburkan diri dalam Indonesia Muda. Mereka itu tetap berdirii sendirii sebagai satu organisasi. Ada pun yang tidak mau meleburkan diri tadi, kecuali PPPI, terutama organisasi pemuda dari golongan agama dan partai-politik. Jadi hingga tahun 1942 saat Belanda meninggalkan Indonesia terdapat bermacam-macam orgarnisasi-pemuda. Usaha untuk menghimpun mereka dalam satu organisasi saja tidak berhasil.

    Baca Juga:

    Dampak Terjadinya Perang Dunia II
    Faktor-Faktor Munculnya Demokrasi Terpimpin dan Ciri-Cirinya
    Sejarah Pergerakan Kaum Wanita (R.A. Kartini)
    Sejarah Perang Paderi (Paderi 1821-1837)
    Sejarah: Isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Tujuan & Dampak 
     
    Demikianlah informasi mengenai Sejarah Sumpah Pemuda, Makna, Isi Teks Sumpah Pemuda. Semoga teman-teman dapat menerima dan bermanfaat bagi kita semua baik itu sejarah sumpah pemuda, makna sumpah pemuda, isi teks sumpah pemuda pembaharuan, isi teks asli sumpah pemuda, panitia-panitia kongres sumpah pemuda, organisasi-organisasi dalam kongres sumpah pemuda. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.  

    Referensi: Sejarah Sumpah Pemuda, Makna, Isi Teks Sumpah Pemuda
    • Ibnoe Soewarso. 1975. Pelajaran Sejarah. Surakarta: Widya Duta. Hal: 80-82.

    Sejarah : Gerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita Indonesia

    Sejarah : Gerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita Indonesia|Sejarah Sumpah Pemuda|Sejarah: isi Sumpah Pemuda|Sejarah Lahirnya Sumpah Pemuda|Latar Belakang Sumpah Pemuda|Isi Sumpah Pemuda semua itu akan kami bahas dalam satu tema yakni Sejarah Pergerakan Pemuda dan PergerakanWanita. Sejarah pergerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita murapakan Tonggak Lahirnya Sumpah Pemuda dan pergerakan-pergerakan pemuda dalam organisasi yang melahirkan Sumpah Pemuda dimana pada waktu ada tiga point yang maknanya mempertahankan indonesia dan menyakinkan para putra-putri indonesia bahwa indonesia adalah negara kita. dan tak lepas juga peranan Wanita atau pergerakan Kaum Perempuan dalam mempertahankan indonesia dan memajukan indonesia dilihat dari pergerakan-pergerakannya yang aktif serta peranannya dalam menegakkan hak-hak wanita. Sejarah pergerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita yang membuat para kaum hawa mendapatkan tempat dalam sebuah negara yang sama dengan kaum adam atau laki-laki. Sejarah Pergerakan Pemuda dan PergerakanWanita merupakan Sejarah tentang Para Pemuda dan Pemudi dalam mempertahankan indonesia, memajukan indonesia, dan Memerdekaan indonesia, sehingga lahirlah sumpah pemuda, dan merupakan juga latar belakang lahirnya sumpah pemuda, Untuk mengetahui semua, mari kita melihat penjelasannya dibawah ini....

    Sejarah : Gerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita Indonesia, Isi Sumpah Pemuda
    Sejarah Pergerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita

    Sejarah : Gerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita Indonesia, Isi Sumpah Pemuda dan proses lahirnya sumpah pemuda      Sebelum tumbuhnya dengan cepat organisasi-organisasi pemuda daerah pada dasawarsa kedua abad ini, Budi Utomo yang didirikan pada tanggal 20 Mei 1908 pada mulanya dapat dipandang sebagai organisasi pemuda. Hanya sesudah kongres I, peranan pemuda dalam organisasi ii menjadi lemah bahkan kemudian hilang karena sama keluar karena merasa kecewa atas kebijaksaan oleh pemimpinnya 

    Beberapa tahun sesudah Budi Utomo didirikan, pada tahun 1915 berdiri Tri Koro Darmo di jakarta, Pendirinya, yakni antara lain Satiman Wiryosandjoyo, Kadarman dan Sunardi menetapkan bahwa
    perkumpulan itu dibentuk khusus untuk anak-anak sekolah menengah yang berasal dari daerah Jawa dan Madura. Tri Koro Dharmo yang berarti tiga tujuan mulia (Sakti, Budi, Bakti) bertujuan menimbulkan pertalian antara murid-murid bumi putara sekolah menengah dan perguruan kejujuran ;
    menambah pengetahuan umum bagi anggota-anggota dan membangkitkan dan mempertajam peranan buat segala bahasa dan budaya. Dengan ini hendak dicapai tujuan untuk mencapai Jawa Raya dengan jalan memperkokoh rasa persatuan antara pernuda-pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali dan Lombok.

    Untuk menghindari perasaan tidak puas dari pihak sementara anggota yang dapat melemahkan organisasi, pada tahun 1918 dalam kongresnya di Solo namanya diubah menjadi Jong Java. Dalam kongres tahun 1919 diputuskan untuk menunjuk seorang anggota wanita duduk dalam pengurus besar dan dalam anggota redaksi majalah organisasi. Kegiatannya berkisar pada bidang sosial-budaya, seperti pemberantasan buta huruf, kepramukaan, seni dan lain-lain. Pada kongres bulan Mei 1922 diputuskan bahwa Jong Java tidak mencampuri urusan politik. Anggota-anggota dilarang menjalankan politik atau menjadi anggota perkumpulan politik.

    Meningkatnya radikalisme Pergerakan Nasional mempengaruhi Jong Java untuk toh bergerak di bidang politik kongres ke VII bulan Desember 1924, akibat pengaruh Sarekat Islam, usul Ketua Jong Java yaitu Sjamsuridjal agar anggota yang sudah berumur 18 tahun diberi kebebasan untuk berpolitik dan memasukkan program memajukan agama islam, mendapat tantangan dan anggota. Adanya program memajukan agama Islam didorong oleh H. Agus Salim seorang tokoh Sarekat Islam dengan
    alasan peranan agama sangat besar dalam mencapai cita-cita Indonesia Merdeka. Usul ini ditolak, dan yang setuju bepolitik mendirikan Jong islamieten Bond (JIB) dengan agama sebagai dasar perjuangan. Untuk menggalang persatuan dengan organisasi pemuda islam lainnya dibentuklah Pemuda Muslimin Indonesia. JIB yang terpengaruh SI, dan Jong Java yang terpengaruh oleh Budi secara perorangan tidak melarang anggotanya bergerak dalam politik. Banyak dijumpai kasus di mana anggota JIB adalah juga anggota Jong Java dan sebaliknya.

    Dalam kongres-kongres selanjutnya diambil keputusan untuk memupuk persatuan di kalangan rakyat Indonesia seluruhnya, meningkatkan nasionalismenya dan juga telah diputuskan untuk lebih banyak menggunakan bahasa Melayu daripada bahasa Belanda, di samping itu juga kata Inlands (bumiputra) diganti dengan Indonesisch. Sejalan dengan munculnya Jong Java, pemuda-pemuda daerah lain juga membentuk organisasi-organis�si pemuda seperti :
    • Jong Sumatranen Bond, 
    • Pasundan, 
    • Joig Minahasa, 
    • Jong Ambon,
    • Jong Celebes, 
    • Jong Batak, 
    • Pemuda Kaum Betawi,
    • Sekar Rukun
    • Timorees Verbond dan lain-lain. 
    Pada dasarnya oganisasi itu semua masih berrsifat kedaerahan tetapi semuanya mempunyai cita-cita ke arah kemajuan indonesia, khususnya memajukan budaya dan daerah masing-masing.

    Jong Sumatranen Bond didirikan pada bulan Desember 1917 di jakarta dengan cabang-cabang di Padang dan Bukit tinggi. Tujuannya adalah mempererat hubungan di antara pemuda-pemuda yang berasal dari Sumatra, mendidik mereka untuk menjadi pemimpin bangsa, mempelajari dan mengembangkan budaya yang ada di Sumatra. Tokoh utama dariorganisasi itu adalah Moh. Hatta dan Muh. Yamin 

    Diluar negeri dimana pemuda-pemuda indonesia banyak menuntuk ilmu, organisasi pemuda juga muncul. Tetapi paling terkenal dan kemudian juga sangat berpengaruh dalam Pergerakan Nasional Ialah Perhimpunan Indonesia. Melalui majalah Indonesia Merdeka gagasan-gagasan PI disebar ke indonesia. Organisasi ini didirikan pada tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging hanya untuk kegiatan sosia, tetapi sesudah tahun 1920 terutama bergerak di bidang politik. Nasionalisme dan percaya pada diri sendiri dalam mencapai cita-cita Indonesia Merdeka merupakan dasar utama perjuangan PI. Tokoh-tokohnya yang utama adalah Moh. Hatta, Ahmad Subardjo, Sukiman, Sunaryo, Ali Sastroamidjoyo, Iskak, Samsi, Bdhyarto Martoatmodjo, Iwa Kusumasumantri, Sutan Sjahrir, Nasir Datuk Pamontjak dan lain-;ain yang ternyata kemudian memegang peranan penting dalam Perjuangan Nasional sejak 1945, dalam pemerintah Republik Indonesia, dan dalam partai-partai politik. 

    Meningkatnya nasionalisme yang mendorong keinginan untuk bersatu dalam perjuangan, mendorong organisasi-organisasi pemuda yang masih bersifat kedaerahan itu untuk bersatu dalam satu wadah. Pada tanggal 30 April- 2 Mei 1926 diadakanKomite itu adalah hasil dari pertemuan antara Jong Java, Jong Sumatranenbond, Jong Ambon, Jong Minahasa, Sekar Rukun dan lain-lain pada tanggal 15 Nopember 1925. Tujuan kongres ialah untuk menanamkan semangat kerjasama antara perkumpulan pemuda di Indonesia untuk menjadi dasar persatuan Indonesia dalam arti yang lebih luas. Usul untuk


    Kongres Pemuda Indonesia I di Jakarta. Kongres ini dilaksanakan oleh suatu komite yang diketuai oleh Tabrani dengan anggota Bahder Djohan, Sumarto, Jan Toule, Soulehuwij, Paul Pinontuan.
    membentuk suatu organisasi bagi pemuda Indonesia tidak berhasil karena rasa kedaerahan masih kuat. Karena itu pada tanggal 15 Agustus 1926 beberapa organisasi pemuda mengadakan pertemuan di Jakarta untuk membicarakan suatu badan tetap bagi kepentingan pemuda Indonesia. Hasilnya adalah bahwa pada tanggal 31 Agustus 1926 disyahkan anggaran dasar suatu organisasi baru yang bernama Jong Indonesia dengan tujuan menanamkan dan mewujudkan cita-cita persatuan Indonesia.
    Organisasi ini berbentuk permanen dan berdiri di luar organisasi-organisasi pemuda yang sudah ada.

    Akan tetapi harapan pada Jong Indonesia itu tidak begitu terpenuhi. Karenanya pada permulaan tahun 1926 oleh Algemene Studieclub di Bandung dibentuk pula organisasi baru juga dengan nama Jong Indonesia. Tujuan tidak begitu banyak berbeda dengan yang lama, tidak berpolitik tetapi membolehkan anggotanya berpolitik secara perorangan. Sementara itu para pelajar di Jakarta dan Bandung melihat adanya dua kepentingan yang bertentangan dalam penjajahan, yang disebut mereka
    sebagai antithese kolonial yang sangat merugikan pihak Indonesia. Antithese ini akan hapus apabila penjajahan sudah lenyap. Untuk itulah para pelajar tersebut, yang berasal dan berbagai daerah, pada bulan September 1926 mendirikan organisasi Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia (PPPI) di Jakarta. Berdasarkan panda�gan tersebut, PPPI bertujuan memperjuangkan Indonesia Merdeka dan untuk itir para anggota dididik untuk menjadi pemimpin rakyat sejati. Dengan demikian para anggota harus rajin belajar. Cita-cita itu hanya akan tercapai apabila sifat kedaerahan lenyap, begitupun perselisihan pendapat antara sesama nasionalis harus lenyap. Dalam aksi-aksinya kelihatan militansi PPPI dibidang pergerakan pemuda, sosial dan politik. Tokoh-tokohnya antara lain adalah: 

    • Abdullah Sigit
    • Sugondo
    • Suwiryo
    • Sumitro Reksodiputro
    • Muh.Yamin, 
    • A.K. Gani, Moh. Tamzil
    •  Sunarko
    •  Sumanang
    • Amir Sjarifuddin.

    Pada tahun 1928 alam politik di Indonesia sudah dipenuhi oleh jiwa persatuan. Rasa bangga, rasa telah menemukan diri-sendiri, rasa memiiki cita-cita tinggi yaitu Indonesia Merdeka, telah mencekam jiwa rakyat Indonesia yang terjajah. Dalam Kongres Pemuda Indonesia II pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di Jakarta, yang dihadiri oleh utusan organisasi-organisasi pemuda, diikrarkanlah sumpah yang terkenal dengan nama Sumpah Pemuda. Isinya adalah:

    ISI SUMPAH PEMUDA : 
    Pertama: Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia 
    Kedua : Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia 
    Ketiga : Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

    Kepada Kongres juga diperkenalkan lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman, dan bendera Merah Putih yang dipandang sebagai bendera pusaka bangsa Indonesia. Peristiwa Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, merupakan salah satu puncak Pergerakan Nasional. Karena itu peristiwa yang bersejarah ini setiap tahun diperingati sampai sekarang sebagai han besar nasional. Sebagai kelanjutan kongres ini pada tanggal 24-28 Desember 1929 di Yogyakarta disetujui gagasan fusi daripada organisasi-organisasi pemuda yang telah ada. Persiapan ke arah itu dilakukan oleh suatu komisi dan pada tanggal 31 Desember 1930 dalam konferensi di Solo berdirilah Indonesia Muda, yang pada saat berdirinya telah mempunyai 25 cabang, 4 di Sumatra dan satu di Su1awesi. Jong Islamieten Bond dan Pemuda Muslimin karena alasan tertentu tidak ikut dalam Indonesia Muda. Organisasi ini memutuskan tidak akan bergerak dalam aksi politik walau hanya sebagai taktik belaka. Tetapi justru keputusan ini kemudian menyebabkan organisasi ini agak mundur. Meskipun telah ada pernyataan demikian, namun kecurigaan pemerintah kolonial tetap besar, bahkan sampai melarang murid-murid beberapa sekolah untuk menjadi anggotanya. Tekanan dan pengawasan yang dilakukan pemerintah kolonial terhadap organisasi ini menyeabkan banyak anggotanya ke luar. Akibatnya perasaan tidak puas terhadap pemerintah kolonial bertambah dalam.

    Politik reaksioner Gubernur Jenderal de Jonge yang mengadakan bermacam-macam peraturan larangan bagi kegiatan organisasi-organisasi nasional menyebabkan aksi-aksi menjadi lesu. Untuk memperkuat barisan, kembali diusahakan suatu kongres pemuda pada tahun 1936. Usaha itu gagal karena tidak ada ijin dari pemerintah. Barulah pada tahun 1938 dapat diadakan Kongres Pemuda Indonesia III di Yogyakarta, dihadiri utusan 22 organisasi, yang melahirkan fusi baru organisasi pemuda yaitu Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan Pemuda Indonesia (Perpindo) dengan pusat di Jakarta. Dalam organisasi ini organisasi-organisasi pemuda yang bernaung di bawah sesuatu partai politik tidak turut serta.

    Di samping organisasi yang bersifat �sekuler� juga ada organisasi yang bersifat keagamaan seperti :
    • Anshor Nahdatul Ulama,
    • Pemuda Muhammadiyah,
    • JIB
    • Persatuan Pemuda Kristen,
    • Persatuan Pemuda Katholik, danlain-lain. 
    Begitup�n organisasi yang terbatas lingkungannya masih banyak juga seperti Pemuda Taman Siswa, Unitas Studiosorum Indonesiensis (USI) dan lain-lain. Bahkan organisasi pemuda yang tumbuh pada masa-masa terakhir penjajahan Belanda yang ada sifat kedaerahannya juga masih ada seperti: Pemuda-Pemudi Cirebon, Pemuda Sriwijaya, Minangkabau Muda dan sebagainya.

    Sejalan dengan gerakan pemuda, dalam Pergerakan Nasional juga ada gerakan wanita. Terutama yang khusus berjuang untuk rneninggikan derajat wanita, emansipasi wanita dan hal-hal yang bertalian dengan kesejahteraan rumah tangga yang menjadi tiang suksesnya pembangunan sesuatu bangsa. Semenjak dirintis oleh R.A. Kartini pada permulaan abad ini gerakan wanita berkembang seirama dengan gerakan pemuda. Pada umumnya bergerak di bidang sosial- budaya, dan di samping mendirikan organisasi, mereka juga menerbitkan majalah-majalah dan brosur-brosur yang kesemuanya mempercepat proses kemajuan wanita Indonesia. Perkumpulan wanita berdiri di mana-mana seperti : 

    • Perkumpulan Kartinifonds di Semarang, 
    • Putri Mardika di Jakarta, 
    • Maju Kemuliaan di Bandung,
    • Wanita Rukun Santoso di Malang, 
    • Budi Wanito di Solo, 
    • Kerajinan Amai Setia di Kota Gadang, 
    • Serikat Kaum Ibu Sumatra di Bukittinggi, 
    • Inaa Tuni di Ambon,
    • Gorontalosche Mohammedaansche Vrouwenvereeniging, 
    • dan Sebagainya.


    Banyaknya perkumpulan ini juga menunjukkan bahwa golongan wanita tidak mau ketinggalan dalam proses kemajuan nasional. Surat kabar gerakan wanita yang terkenal antara lain adalah: 

    • Poetri Hindia di Bandung (1909), 
    • Wanito Sworo (1913) di Pacitan-Brebes, 
    • Soenting Melayoe di Bukittinggi, 
    • Estri Oetomo di Semarang,
    • Soeara Perempuan di Padang,
    • Perempoean Bergerak di Medan 
    • Poetri Mardika di Jakarta.

    Sejarah : Gerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita Indonesia, Isi Sumpah PemudaKalau pada awalnya gerakan wanita lebih terdapat pada golongan elite yang sadar, maka sesudah tahun 1920 gerakan itu sudah sampai ke lapisan bawah. Perkembangan itu juga terjadi karena perluasan pengajaran bagi wanita dan kesediaan organisasi-organisasi untuk membentuk bagian wanita. Contoh: Aisyah yang merupakan bagian organisasi Muhammadiyah, pada tahun 1929 telah mempunyai 5.000 orang anggota dan 32 sekolah dengan 75 guru-guru wanita. Terpengaruh oleh gerakan pemuda, maka organisasi-organisasi wanita mengadakan pula suatu kongres nasional yang dinamai Kongres Perempuan indonesia, pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Hasilnya adalah dibentuknya Perserikatan Perempuan Indonesia (PPI) yang pada tahun 1929 diubah namanya menjadi Perikatan Perhimpunan Istri Indonesia (PPII). Tanggal lahir PPII tanggal 22 Desember 1928 kemudian dikenal sebagai "Hari Ibu� dan tiap tahun diperingati dan dapat dipandang sebagai hari ahirnya kesadaran yang mendalam pada pihak wanita Indonesia mengenai martabatnya.berbeda dengan PPII, istri Sadar yang didirikan di Bandungpada tahun 1930 lebih bercorak sesuatu organisasi politik, begitupun Istri Indonesia yang ikut serta dalam pemilihan anggota dewan-dewan kotapraja pada tahun 1983. Namun bila dibandingkan dengan sejumlah wanita dari golongan bawah, hasil-hasil gerakan wanita selama penjajahan berjumlah banyak. 

    Sekian Artikel Sejarah Tentang Sejarah Pergerakan Pemuda dan Pergerakan Wanita, Semoga bermanfaat, 

    Monday, September 29, 2014

    Sejarah : Sejarah Kerajaan Demak

    Sejarah Kerajaan Demak atau Sejarah Kesultanan Demak|Mengulas Sejarah Kerajaan Demak berdasarkan Masa Pertumbuhan, melawan portugis, masa kebesaran, masa keruntuhan, yang dirangkai dalam sebuah tema yakni Sejarah Kerajaan Demak. Kita ketahui bahwa kerajaan demak merupakan kerajaan islam pertama kali yang besar di indonesia, Kerajaan demak dalam sejarahnya merupakan kerjaan yang terkenal dengan pelabuhan-pelabuhannya atau bandar-bandar perdagangan di dipesisir pantai, dan kerajaan demak dalam kepahlawannanya melawan orang-orang portugis serta kerajaan demak terkenal dengan kerajaan islam yang dan sebagai negara maritin,Sejarah kerajaan demak sangat terlihat jelas peranannya dalam perdagangan laut yang membuat kerajaan demak menjadi besar. Untuk lebih mengetahui masa pertumbuhan, Perjuangan Kerajaan Demak menghadapi orang portugis, masa Kebesaran kerajaan demak, serta Proses atau masa Keruntuhan Kerajaan Demak. Mari kita lihat pembahasannya yang dirangkum dalam sebuah tema Sejarah Kerajaan Demak, Seperti dibawah ini... 

    Sejarah Kerajaan Demak dan Kesultanan Demak , Masa Pertumbuhan, Melawan Portugis, Masa Kebesaran, Masa Keruntuhan
    (Mesjid Agung Demak)
    Sejarah Kerajaan Demak
    A. Masa Pertumbuhan 

            Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama kali yang besar di Indonesia Mula-mula Demak hanyalah suatu bandar perdagangan yang kedudukan peranannya tidak Iebih dari pada bandar-b�ndar lain yang terdapat di pesisir utara Pulau Jawa, seperti Tuban, Gresik dan Surabaya. Sebagai bandar perdagangan, Demak dengan segera memegang kedudukan yang penting. Karena terletak ditengah-tengah jaringan perdagangan nasional yang membentang dari Maluku hingga Selat Malaka. Lain dan pada itu Demak dapat mengexport beras dan bahan makanan Iainnya kedaerah-daerah Selat Malaka dan daerah-daerah Indonesia Timur. Berkat export beras itu pedagang-pedagang pesisir Jawa dapat menguasai perdagangan rempah-rempah yang sangat dibutuhkan oleh dunia.

    Tatkala Patah memerintah Demak (akhir abad-15), kedudukan peranan Demak menjadi lebih besar dan lebih penting diantara bandar-bandar dagang dipesisirJawa. OIeh sebab itu Demak dapat dan mampu menyatukan kota-kota pesisir seperti: 

    • Lasem, 
    • Tuban, 
    • Gresik 
    • Sedayu 

          Dalam wadah Kesultanan Demak. Patah lalu diakui sebagai pemimpin kota-kota pesisir den
    gan gelar Sultan. Kedudukan peranan Demak makin Iebih penting lagi, setelah tahun 1511 Malaka dikuasai orang Portugis. Banyak pedagang-pedagang Islam yang memindahkan kegiatannya ke daer ah-daerah Demak. Sultan Demak juga diakui sebagai pemimpin umat Islam dalam menghadapi bahaya Portugis.

    Perjuangan Demak menghadapi orang Portugis.


          Sebagai negara Islam dan Negara maritim yang menguasai sebagian besar perdagangan pelayaran Indonesia, dengan segera Demak bersaingan bermusuhan dengan orang Portugis. Demak tampil kedepan untuk membendung arus expansi Portugis. Sikap itu merupakan jawaban terhadap tantangan yang nyata-nyata membahayakan umat Islam. Demak berhasrat untuk menghancurkan Portugis di sarangnya sendiri, yaitu Malaka. Maka dari itu Demak menyusun Angkatan Laut besar-besaran. Angkatan Laut itu terdiri dan kapal-kapal besar yang mampu berlayar jauh dan dipersenjatai dengan meriam-meriam buatan sendiri. Kecuali berfungsi sebagai bandar niaga yang utama, Jepara dijadikan pangkalan Angkatan Laut.

         Di bawah pimpinan Pati Unus, pada tahun 1512 bersama-sama dengan Aceh, armada Demak menyerbu Malaka. Demak hendak merebut Malaka dan sekaligus menghancurkan sarang kekuatan Portugis di Asia Tenggara. Sayang armada itu dapat dipukul mundur oleh armada Portugis. Kegagalan tersebut tidak melemahkan semangat Demak. Berkali-kali Aceh dan Johor dibantu untuk merebut Malaka. Namun terbukti setiap usaha selalu mengalami kegagalan. Akhirnya VOC Iah nanti yang berhasil merebut Malaka, yaitu pada tahun 1641.
        
           Usaha Demak untuk membinasakan kekuatan Portugis tidak terbatas pada penyerbuan Malaka. Kapal-kapal Portugis lalu dicegat dan diserang bila berani melewati Laut Jawa. Karena itu kapal-kapal Portugis selalu mengambil jarak melingkar. Yaitu melalui Brunei, menyusuri pantai utara Kalimantan, Sulawesi Utara terus Ternate. Mereka selalu menghindani kapal-kapal Demak.


    Kesimpulan: Penjuangan Demak untuk mengusir melenyapkan kekuasaan orang Portugis dan Asia Tenggara tidak berhasil. Namun tidak berarti perjuangan itu sia-sia belaka. Berkat perjuangan Demak, gerak expansi Portugis khususnya ke Jawa dapat digagalkan. Dan berkat perjuangan Demak pula, kekuasaan Portugis di Asia Tenggara tidak bisa tumbuh berkembang menjadi kekuasaan yang besar.


    B. Masa Kebesaran 

           Sewafat Patah, takhta Demak jatuh ketangan putranya. Pati Unus: 1518 -1521. Pati Unus tidak lama memerintah. Karena tidak berputera, Pati Unus digantikan saudaranya, yaitu Trenggono yang memenintah: 1521 -1546. Dibawah pemerintahan Trenggono, Demak mengalami masa kebesarannya. Daerah kekuasaan dan pengaruh Demak membentang dari Banten hingga Surabaya. Berkat perkawinan politik antara putrinya dengan Pangeran Laggar, Madurapun termasuk daerah pengaruh Demak.

    Perkawinan politik yang serupa dijalankan juga untuk menguasai Pajang dan Mataram yang kaya beras. Adiwijoyo putra bupati Pengging dijadikan menantu. Pada jaman Trenggono, Demak giat melakukan expansi guna memperbesar daerah kekuasaannya dan guna membendung masuknya kekuasaan Portugis di Jateng dan Jatim.

    Dibawah pimpinan Fatahillah pada tahun 1525 pasukan Demak berhasil menduduki Banten hingga selat Sunda sepenuhnya dapat diawasi dan dikuasai oleh Demak. Sebagai pintu gerbang Indonesia Selat Sunda tidak kalah pentingnya dengan Selat Malaka. Seperti telah kita ketahui, sejak Malaka dikuasai Portugis tahun 1 511, jalan niaga Islam beralih melalui Selat Sunda. Penguasaan Portugis atas Pasai pada tahun 1521, Iebih meramaikan lalu lintas di Selat Sunda, karena Selat Malaka tertutup
    rapat bagi pedagang-pedagang Islam. Dengan menguasai Banten, Demak hendak mendirikan pusat niaga baru di Asia Tenggara yang menggantikan kedudukan Malaka.

    Dalam pada itu antara Portugis dengan kerajaan Hindu Pajajaran telah diadakan suatu perjanjian (1522), yang mengijinkan orang Portugis untuk mendirikan benteng di Sunda Kelapa. Orang Portugis hendak menanamkan pengaruhnya di Jabar serta hendak membinasakan jalan niaga Islam yang melewati Selat Sunda. Sebelum Portugis dapat mendirikan bentengnya di Sunda Kelapa, Fatahillah telah Iebih dulu dapat menguasai Sunda Kelapa (tahun 1527). Armada Portugis yang tiba disana pada tahun itu pula dapat dikalahkan. Karena kemenangannya yang gilang-gemilang tadi nama Sunda Kelapa lalu diganti menjadi Jayakarta, yang artinya : Kemenangan sepenuhnya atau kemenangan sempurna.

       Kemenangan Fatahillah atas orang Portugis mempunyai arti yang penting sekali. Indonesia khususnya Jawa dapat diselamatkan dan penjajahan Portugis. Sesudah berhasil menduduki Jakarta, Fatahilla lalu merebut Cirebon pada tahuni 1528. Dengan demikian maka:
    1. Jalan niaga yang membentang dan Maluku - Demak � Banten � Aceh, sepenuhnya berada dalam penguasaan Islam. 
    2. Kerajaan Pajajaran sama sekali terisolasikan dan Laut Jawa hingga tidak mungkin berhubungan dengan orang Portugis di Malaka.
    3. Demak berkuasa dan berpengaruh atas bandar-bandar penting dari Banten hingga Surabaya.
         Cita-cita Demak untuk menguasai seluruh bandar perdagangan di seluruh Jawa belum sepenuhnya terlaksana. Karena diujung Jatim masih terdapat bandar-bandar dagang yang dikuasai raja-raja Hindu. Bandar-bandar itu yang terpenting ialah: Pasuruan dan Panarukan.

    Pada masa itu pelabuhan Pasuruan memegang kedudukan penting, berkat hubungan perdagangan dengan Bali dan pulau-pulau di Nusa Tenggara lain nya. Disamping itu Pasuruan juga mengadakan hubungan perdagangan dan persahabatan dengan orang Portugis. Hal itu berarti Pasuruan menyaingi menandingi perdagangan bandar-bandar Demak. Sedang hubungannya dengan Portugis sangat mengancam kedudukan Demak. Oleh sebab itu Pasuruan diserbu oleh pasukan Demak dibawah pimpinan Fatahillah dan Sultan Trenggono sendiri (1546).

    Serbuan tersebut dapat ditangkis oleh Pasuruan. Bahkan Sultan Trenggono tewas dalam suatu pertempuran. Dengan wafatnya Sultan, pasukan Demak patah semangatnya dan akhirnya ditarik
    pulang. Usaha Demak untuk menguasai Pasuruan dan daerah-daerah lain di sebelah timurnya mengalami kegagalan.

    Kesimpulan: Pada abad 16 Demak merupakan negara terbesar di Indonesia. Meskipun usaha untuk menguasai daerah ujung Jatim gagal, pada masa itu wilayah kekuasaan Demak adalah yang terluas diantara kerajaan-kerajaan di tanah air kita.

    Sejarah Kerajaan Demak dan Kesultanan Demak , Masa Pertumbuhan, Melawan Portugis, Masa Kebesaran, Masa Keruntuhan
    C. Masa Keruntuhan 

         Sewafat Trenggono, di Demak timbul kekacauan. Aria Penangsang bupati Jipang mengadakan perebutan kekuasaan di Demak dan berhasil menyingkirkan lawan-lawan politiknya. Ia menganggap dirinya sebagai pewaris-syah takhta Demak Karena andai kata ayahnya kakak Sultan Trenggono tidak dibunuh oleh Prawoto, ia pasti menjadi raja Demak menggantikan ayahnya. Selanjutnya kendali pemerntahan Demak berada ditangan Aria Penangsang untuk masa yang agak lama (kira-kira 22 tahun). Peranan dan kedudukan Demak digantikan oleh Jipang.

    Dalam masa itu para ningrat Demak yang dipimpin oleh Ratu Kali Nyamat terus menerus menentang Aria Penangsang. Mereka menyusun kekuatan guna menggulingkan. Karena terbukti tidak cukup kuat menghadapi Penangsang, mereka minta bantuan kepada Adiwijoyo, bupati Pengging. Hal tersebut berarti kekuatan daerah pesisir dihadapkan pada kekuatan daerah pedalaman.

    Berkat supplay beras yang melimpah dan berkat pasukan tani yang dijiwai oleh dharma bhakti kepada raja. pasukan Pengging berhasil menjatuhkan benteng Jipang. Aria Penangsang sendiri dapat ditewaskan dalam suatu pertempuran. Dengan demikian Adiwijoyo keluar sebagai tokoh terkuat
    dan sebagai pewaris takhta mertuanya. Olehnya Pusat Pemerintahan Demak dipindahkan ke Pajang (tahun 1 568). Sedangkan Demak diberikan kepada Aria Pangiri dengan jabatan bupati yang. mengakui di bawah kekuasaan Pajang.


    Thursday, September 25, 2014

    Faktor-Faktor Munculnya Demokrasi Terpimpin dan Ciri-Cirinya

    Ciri-Ciri dan Faktor-Faktor Munculnya Masa Demokrasi Terpimpin|Latar belakang Munculnya Demokrasi terpimpin. Munculnya demokrasi terpimpin dengan faktor-faktor yang melatar belakangi munculnya demokrasi terpimpin serta Ciri-ciri Demokrasi terpimpin, Latar belakang munculnya demokrasi terpimpin dimulai dari kabinet-kabinet yang jatuh atau runtuh pada masa demokrasi parlementer Serta sikap berani Presiden Soekarno mengelurkan Dekrit Presiden 5 juli 1959 yang isinya membuat munculnya Inskonsitusional. Dalam Demokrasi terpimpin memiliki ciri-ciri yang sangat jelas tentang bagaimana itu demokrasi terpimpin dimana pada ciri-ciri itu sangat jelas bahwa presiden memegang kekuasaan penuh dalam pengambil keputusan, Demokrasi terpimpin juga terjadi karena faktor-faktor yang melatar belakangi sehingga munculnya demokrasi terpimpin salah satunya kekisruhan politik membuat presiden mengambil alih seluruh proses pemerintahan dengan mendominasi jalannya pemerintahan, Untuk mengetahu Ciri-Ciri Demokrasi terpimpin dan Faktor-Faktor munculnya Demokrasi Terpimpin, Mari kita lihat pembahasannya dibawah ini.. 

    Faktor-Faktor Munculnya Masa Demokrasi Terpimpin dan Ciri-Cirinya 

    Jatuhnya kabinet-kabinet yang terbentuk pada Masa Demokrasi Parlementer membawa dampak yang buruk bagi perkembangan politik di Indonesia. Perbedaan kepentingan yang dipengaruhi oleh partai politik dalam parlemen merupakan penyebab jatuhnya kabinet-kabinet. Dengan demikian, situasi Indonesia semakin lama semakin tidak kondusif. Melihat keadaan yang demikian, Presiden Soekarno mengambil sikap tegas untuk mengubah sistem pemerintahannya. Sistem pemerintahan yang dianggap sesuai oleh Presiden Soekarno adalah Presidensil.

    Untuk memantapkan dan merealisasikan ide tentang demokrasi terpimpin, Presiden Soekarno terus melakukan Iangkah-Iangkah yang strategis dan cukup berani. Sebagai contoh adalah saat presiden mengeluarkan Dekrit Presiden pada tanggal 5 Juli 1959. Kebijakan ini membawa dampak yang besar bagi kehidupan politik di Indonesia. Perubahan yang terjadi adalah sistem pernerintahan yang mengakui presiden seumur hidup yaitu Presiden Soekamo. Dari kejadian inilah, inkonsitusional mulai terjadi dalam perkembangan politik di Indonesia. Demokrasi terpimpin memiliki ciri-ciri,
    Ciri-Ciri Demokrasi Terpimpin :
    1. Dominasi presiden
    2. Tidak berfungsinya lembaga tertinggi dan lembaga tinggi negara.
    3. Makin berkembangnya paham komunisme.
    4. Makin besarnya peranan ABRI sebagai unsur sosial politik.

    Faktor-Faktor Demokrasi Terpimpin
    Latar Belakang Munculnya Demokrasi Terpimpin, Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi munculnya Demokrasi Terpimpin di Indonesia yaitu,
    a. Kegagalan Badan Konstituante dalam menyusun Undang-Undang Dasar Baru. Kegagalan tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan pendapat dalam anggota dan konstituante sehingga tidak dapat menghasilkan kesepakatan bersama.
    b.Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Dalam mengelurkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang bertujuan untuk menyelamatkan negara yang dalam kondisi genting. Isi Dekrit Presiden yaitu,
    1. Pembubaran Badan Konstituante.
    2. Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950.
    3. Pembentukan MPRS dan DPAS.
    c. Munculnya gerakan-gerakan separatisme. Gerakan separatis adalah suatu gerakan yang ingin mengambil alih kekuasaan secara paksa. Gerakan-gerakan separatisme yang muncul pada masa Demokrasi Liberal menyebabkan ketidakstabilan politik dalam negeri, sehingga selain mengacaukan keamanan juga dapat menyebabkan disintegrasi bangsa atau perpecahan.
    d. Sering berganti-ganti kabinet . Kehidupan politik pada masa Demokrasi Liberal juga ditandai dengan jatuh bangunnya kabinet sehingga menimbulkan munculnya ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah sebab banyak program kerja dan masing-masing kabinet tidak dapat direalisasikan dengan baik.
    e. Munculnya persaingan dan masing-masing parpol. Kehidupan politik pada masa Demokrasi Liberal ditandai dengan munculnya persaingan yang tidak sehat dan saling menjatuhkan oleh masing-masing parpol, sehingga menyebabkan ketidakstabilan politik dan p�rpecahan bangsa.

    Dari peristiwa-peristiwa di atas, penyebab utama kegagalan Demokrasi Liberal adalah dianggap tidak sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia serta dalam pelaksanaannya terjadi penyimpangan terhadap UUD 1945.

    Faktor-Faktor Munculnya Demokrasi Terpimpin dan Ciri-Cirinya Demokrasi terpimpin serta latar belakang munculnya demokrasi terpimpin
    Sekian Artikel Tentang, Faktor-Faktor Munculnya Demokrasi Terpimpin dan Ciri-Cirinya , Semoga Bermanfaat. (Sumber : Modul Sejarah, Hal : 27-28, Penerbit : Hayati Tumbuh Subur, Penulis : Tim Edukatif HTS.Surakarta)

    Sejarah Pergerakan Kaum Wanita (R.A.Kartini)

    Sejarah : Sejarah Pergerakan Kaum Wanita (R.A.Kartini)|RA. Kartini adalah Pelopor Pergerakan kaum wanita. R.A. Kartini telah menjadi sejarah dalam keikutsertaan kaum hawa diberbagai bidang kehidupan,baik non pemerintahan dan pemerintahan, R.A. Kartini sangat diharumkan namanya terlihat dari tanggal lahirnya yang selalu diperangati oleh berbagai kalangan bukan hanya kaum hawa tetapi kaum adam pun ikut serta dalam memperingati hari pergerakan kaum wanita atau hari R.A.Karitini atau Hari ibu, R.A. Kartini merupakan beberapa kaum atau salah satu kaum hawa yang sangat memperjuangkan hak-hak perempuan atau kaum hawa untuk ikut serta dalam berbagai bidang kehidupan dan karna R.A.Kartini berbagai kaum hawa dapat kerja diberbagai bidang kehidupan, dan Setiap 21 April diperangati Hari ibu untuk mengenang dan memperingati Pergerakan Kaum Wanita dan Perjuangan R.A. Karitini sebagai pelopor Para Pergerakan kaum wanita. Untuk mengetahui Sejarah Sejarah Pergerakan Kaum Wanita (R.A.Kartini) Mari kita lihat artikel dibawah ini.. 


    Sejarah Pergerakan Kaum Wanita (R.A.Kartini)
    R.A. Kartini (21 April 1879-1904) dianggap sebagai pelopor Pergerakan kaum wanita Indonesia. Beliau wanita Indonesia pertama yang mempunyal cita-cita untuk memajukan kaumnya dalam bidang pendidikan-pengajaran. Sebagai akibat kurang mendapat pendidikan-pengajaran. kaum wanita diperlakukan tidak adil. Hal itu ditunjukkan. oleh adat-kebiasaan sbb:
    1. Adanya kawin-paksa.
    2. Polygami,
    3. Kaum pria mempunyai kekuasaan tak terbatas dalamperkawinan,
    4. Sesudah menginjak dewasa, gadis-gadis dilarang ke luar rumah (= dipingit). 

               Adat kebiasaan semacam itu lambat laun ditentang oleh kaum wanita yang mempunyai pikiran maju. Diilhami oteh cita-cita Kartini, merek mulai bergerak untuk merombak tradisi yang tidak adil
    tersebut.

    Pergerakan kaum wanita pada umumnya bersifat sosial, dengan tujuan:
    Sejarah Pergerakan Kaum Wanita (R.A.Kartini)1,. Keluar: berusaha memperoleh persamaan hak setaraf dengan kaum pria, agar supaya tidak diperlakukan sewenang-wenang.
    2. ke dalam : berusaha meningkat/sempurnakan kemampuan dan kecerdasan kaum wanita sendiri sebagal ibu dan pemeg ang kendali rumah-tangga.

             Organisasi wanita Indonesia yang pertama didirikan di Jakarta pada tahun 1912 dengan nama Putri Mardika. Berdirinya organisasi itu berkat bantuan Budi Utomo, dengan tujuan: Berusaha memajukan pendidikan-pengajaran anak-anak wanita. Sesudah berdiri Putri Mardika kemudian muncul/berdiri organisasi-organisasi Iainnya. Hampir di tiap-tiap kota penting terdapat organisasi wanita, hingga jumlahnya banyak sekali.

    Organisasi kaum wanita yang banyak sekali itu dapat dibagi sebagai berikut:
    1. Organisasi-wanita yang menjadi bagian dan sesuatu organisasi, contohnya:
    a). Wanudyo Utomo, bagian dan Sarekat Islam.
    b). Aisyiyah, bagian dan Muhammadiyah.
    2. Organisasi-wanita yang berdiri sendiri. Kebanyakan merupakan organisasinya kaum ibu, contohnya:
    1. Wanito Mulyo, 
    2. Wanito Katholik
    3. Wanito Ut omo.
        Antara tanggal 22 � 25 Desember 1928 organisasi-Organisasi wanita Indonesia mengadakan  Konggres di Yogyakarta. Konggres yang pertama kali ini mempunyai tujuan seb�gai berikut:

    1. untuk mempersatukan cita-cita dan usaha memajukan kaum wanita.
    2. untuk membentuk gabungan antara organisasi-organisasi yang beraneka-ragam coraknya.
            Konggres berhasil mendirikan suatu gabungan organisasi wanita dengan nama Perikatan Perempuan Indonesia (PPI). Nama ini kemudian diubah menjadi Perikatan Perhimpunan Istri Indonesia (PPII).

          Tanggal dimulainya Konggres kaum wanita yang pertama kali tersebut dijadikan Hari Ibu, dan dipering�ti setiap tahun (hingga sekarang).

            Meskipun belum tercapai seluruhnya, namun setahap demi setahap perjuangan kaum wanita banyak juga hasilnya. Adat-kebiasaan yang menghinakan derajat kaum-wanita makin lama makin berkurang. Bahkan sekitar tahun 1938 telah ada beberapa orang wanita Indonesia yang diangkat oleh Pemerintah Belanda.menjadi anggota Dewan Kota, misalnya di Bandung, Cirebon dan Surabaya.

    Sekian Artikel tentang, Sejarah : Sejarah Pergerakan Kaum Wanita (R.A.Kartini), Semoga Bermanfaat. (Sumber : Pelajaran Sejarah, Hal : 79-80, Penerbit : Widya Duta.Surakarta.1795, Penulis : Ibnoe Soewarso)

    Sejarah Sosiologi dan Proses Lahirnya Sosiologi

    (Sejarah). Sejarah Sosiologi|Sosiologi lahir sebagai ilmu pada akhir tahun 1900-an. pada masa itu terjadi perubahan besar dalam masyarakat Eropa (Calhoun, 1997 ; Macionis,1997 Ritzer 1992 ). Perubahan besar itu adalah mulai lahirnya era modern. Era ini ditandai oleh beberapa gejala sosial, antar lain : makin ditinggalkannya pola masyarakat tradisional, makin luasnya pilihan individu, munculnya pluralitas keyakinan, orientasi hidup ke masa depan, dan tumbuhnya penghargaan terhadap waktu ( Macionis, 1997). Era modern lahir dalam tiga Faktor : 
    a. Munculnya kota, para pemilik modal, dan masyarakat industri.
    b. penemuan budaya diluar eropa yang berbeda dari kebudayaan Eropa 
    c. Kekacauan politik dan intelektual sebagai akibat terjadinya negara berpola demokratis di Amerika Utara, perubahan struktur masyrakat di Prancis dan terbentuknya masyarakat industri di inggris. 

    Sejarah Sosiologi dan Proses Lahirnya Sosiologi        Lahirnya era modern membuat masyarakat tidak puas lagi dengan berbagai penjelasan mengenai dunia yang didasarkan pada pengalaman masa lalu, doktrin agama, serta filsafat sosial. Doktrin agama dan filsafat sosial, yang mengajarkan tentang bagaiman seharusnya keadaan masyarakat diatur, diangap tidak dapat lagi memberikan penjelasan yang memadai mengenai apa yang sedang terjadi dalam dunia nyata dan dialami masyarakat ketika itu. Masyarakat menginginkan informasi faktual untuk membantu mereka memahami dan berdaptasi dalam era modern. Kebutuhan itulah yang mendorong lahirnya sosiologi. 

           Para pendiri sosiologi pada mulanya tidak bermaksud mendirikan sebuah ilmu baru. Mereka "hanya" berusaha memberikan penjelasan mengenai kondisi masyarakat ketika itu dengan cara baru yang berbeda dari cara sebelumnya. Cara baru tersebut adalah  penjelasan yang bersifat empiris, bukan spekulatif.  Di Prancil, Auguste Comte memperkenalkan istilah "Sosiologi" sebagai ilmu yang didasarkanpada obsevasi sistematis dan klasiikasi mengenai perilaku manusia. Di Inggris, Herbet Spencer mempublikasikan Sociology pada tahun 1876. Di Amerika pada tahun 1883, Lester F. Ward mempublikasikan Dynamic Sociology. 

    Awalnya, sosiologi dihadapkan pada tantangan untuk bisa menjawab persoalan-persoalan yang muncul dalam masyarakat, yaitu (Calhoun,1997): 
    a. Perubahan sosial dan faktor-faktor yang dapat menjaga masyarakat untuk merajut kebersamaan meskipun ditengah-tengah arus perubahan. 
    b. Kenyataan keragaman serta pertanyaan-pertanyaan megenai kesamaan dan perbedaan diantara warga masyarakat. 
    c. Ketegangan antara penjelasan ilmiah mengenai kehidpan sosial di satu sisi berhadapan dengan tradisi, akal sehat dan opini publik di sisi lain. 
    Sejumlah tokoh yang diakui berpengaruh pada perkembangan awal sosiologi adalah :
    a. Claude Henri Saint- Simon, Aguste Comte, dan Emile Durkheim (Prancis) 
    b.Karl Marx, Max Weber, dan Georg Simmel (Jerman) 
    c. Herbert Spencer (Inggris) 
    d. Vilvredo Pareto (India) 
    e. William Graham Summer, Charles Horton Cooley, dan Albion W. Small (Amerika)
            Berkat jasa merek, kini Sosiologi telah memiliki posisi yang semakin mantap sebagai sebuah ilmu. Hingga kini, pemikiran mereka masih sangat memengaruhi perkembangan sosiologi (Macionis, 1997 ; Schaefer & Lam,1998) 

    Sejarah Sosiologi dan Proses Lahirnya Sosiologi          Di Indonesia, sosiologi merupakan ilmu yang relatif baru. Sosiologi mulai berkembang pada tahun 1950-an, oleh beberapa intelektual Indonesia yang mendalami sosiologi ketika kembali dari studi mereka di Amerika, Belanda, dan Inggris. Mereka selanjutnya mempublikasikan karya di bidang sosiologi, yaitu : 
    a. Hassan shadily (Sosiologi untuk Masyarakat Indonesia), 
     b. Mayor Polak ( Sosiologi, suatu Pengantar Ringkas)

    c. Selo Soermrdjan ( Social Changes in Jogjakarta danSetangkai Bunga Sosiologi)
    Melalui jasa merekalah sosiologi kini menjadi ilmu yang semakin dikenal di Indonesia. Karena kegigihannya dalam mengembangkan Sosiologi, Selo Soemardjan sering dijuluki sebagai Bapak Sosiologi Indonesia 



    Wednesday, September 24, 2014

    Dampak Peristiwa G30S/PKI 1965

    Dampak Peristiwa G30S/PKI 1965|Peristiwa G30S/PKI 1965 yang terjadi di indonesia telah memberi dampak negatif dalam kehidupan sosial dan politik masyarakat indonesia , G30S/PKI  yang kita ketahui ingin mengkudeta pemerintahan indonesia dan mengganti ideologi negara yaitu pancasila menjadi komunis, yang sangat ditentang oleh rakyat indonesia, didalam memuluskan tujuannya mereka melakukan apa saja termasuk membunuh para TNI AD dan merenggut banyak nyawa serta melakukan berbagai pemberontakan di berbagai wilayah di indonesia tetapi hal tersebut dapat ditumpas dan PKI di hanguskan, Dalam itu PKI membawa berbagai dampak Negatif dalam kehidupan sosial dan Politik seperti dibawah ini... 



    Dampak Peristiwa G30S/PKI 1965 
    Peristiwa G30S/PKI 1965 yang terjadi di indonesia telah memberi dampak negatif dalam kehidupan sosial dan politik masyarakat indonesia yaitu : 

    1. Dampak Politik
    a. Presiden Soekarno kehilangan kewibawaannya di mata rakyat Indonesia.
    b. Kondisi politik Indonesia semakin tidak stabil sebab muncul pertentangan  dalam lembaga tinggi negara.
    c. Sikap pemerintah yang belum dapat mengambil keputusan untuk membubarkan PKI sehingga menimbulkan kemarahan rakyat.
    d. Munculnya aksi demonstrasi secara besar-besaran yang dilakukan rakyat beserta mahasiswa yang tergabung dalam KAMI, KAPPI, dan KAPI menuntut pembubaran terhadap PKI beserta
    ormas-ormasnya. Tuntutan mereka dikenal dengan istilah Tritura atau Tiga Tuntutan Rakyat yaitu
    1) Pembubaran PKI.
    2) Pembersihan Kabinet Dwikora dan unsur-unsur PKI.
    3) Penurunan harga-harga barang.

    e. Pemerintah mengadakan reshuffle (pembaharuan) terhadap Kabinet Dwikora menjadi Kabinet Dwikora yang disempurnakan dengan ditunjuknya kabinet yang anggotanya seratus menteri sehingga dikenal dengan Kabinet Seratus Menteri. Akan tetapi, pembentukan kabinet tersebut ditentang oleh KAMI dan rakyat banyak sebab dalam kabinet tersebut masih dijumpai menteri-menteri yang pro-PKI atau mendukung PKI sehingga mereka melakukan aksi ke jalan dengan mengempeskan ban-ban mobil para calon menteri yang akan dilantik.  Aksi tersebut menewaskan seorang mahasiswa yang bernama Arif Rahman Hakim. Kematian Arif Rahman Hakim tersebut memengaruhi munculnya aksi demonstrasi yang lebih besar yang dilakukan mahasiswa dan para pemuda Indonesia di Jakarta maupun di daerah-daerah lainnya.

    f. Pada tanggal 25 Februari 1966, Presiden Soekarno membubarkan KAMI sebab dianggap telah menjadi pemicu munculnya aksi demonstrasi dan turun ke jalan yang dilakukan oleh para pemuda Indonesia dan mahasiswa Indonesia.

    g. Pada tanggal 11 Maret 1966 diselenggarakan sidang kabinet yang ingin membahas kemelut politik nasional. Namun sidang mi tidak dapat diselesaikan dengan baik karena adanya pasukan tak dikenal yang ada di luar gedung yang dianggap membahayakan keselamatan Presiden Soekarno.

    h. Padatanggal 11 Maret 1966, Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret atau yang dikenal dengan istilah Supersemar yang isinya Presiden Soekarno memberi perintah kepada Letnan Jenderal Soeharto untuk mengambil tindakan yang dianggap penting dan perlu agar terjamin keamanan dan ketertiban, jalannya pemerintahan dan jalannya revolusi, serta menjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Presiden.

    2. Dampak Ekonomi 
    Di Bidang Ekonomi, Peristiwa G30S/PKI telah menyebabkan akiat yang berupa infalasi yang tinggi yang diikuti oleh kenaikan harga barang, bahkan melebihi 600 persen setaun untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah mengeluarkan dua kebijakan ekonomi yaitu :
    a. Mengadakan devaluasi rupiah lama menjadi rupiah baru yaitu Rp. 1000 menjadi Rp.100
    b. Menaikkan harga bahan bakar menjadi empat kali ipat tetapi kebijakan ini menyebabkan kenaikan harga barang yang sulit untuk dikendalikan 
    Dampak Peristiwa G30S/PKI 1965 , Politik dan Ekonomi
    Sekian Artikel Tentang, Dampak Peristiwa G30S/PKI 1965 , Semoga Bermanfaat. (Sumber :Modul Sejarah, Hal : 41-42, Penerbit : Hayati Tumbuh Sumber, Penulis : Tim Edukatif HTS)