Latest News

Showing posts with label Pendidikan kewarganegaraan ( PKN ). Show all posts
Showing posts with label Pendidikan kewarganegaraan ( PKN ). Show all posts

Sunday, September 10, 2017

Chauvinisme: Pengertian Chauvinisme, Contoh Sikap, Dampak & Menurut Para Ahli

Pengertian Chauvinisime adalah paham yang menganggap suku bangsa sendiri atau bentuk perasaan cinta, bangsa, royalitas yang tinggi, fanatisme ataupun kesetiaan terhadap negara tanpa mempertimbangkan pandangan dari orang lain. 

Arti Chauvinisme merupakan ajaran dan pahaman tentang fanatisme seseorang terhadap negaranya secara berlebihan dan sebaliknya merendahkan kualitas negara lain atau menganggap bangsa lain sebagai bangsa yang tidak baik. 

Bentuk Chauvinisme adalah sikap percaya dengan ciri-ciri chauvinisme dengan satu pandangan saja tanpa memikirkan baik buruknya pandangan lainnya. Sejarah chauvinisme dalam bentuk chauvinisme demikian merupakan istilah yang sudah banyak digunakan sejak tahun 1960. 

Chauvinisme merupakan tumbuh dari nasionalisme barat yang akhirnya melahirkan semangat dan pahaman agresif yang dimiliki oleh kaum pria terhadap wanita. Istilah demikian sampai sekarang tetap digunakan namun hanya segelintir saja yang mengetahui arti chauvinisime sebenarnya. 

Sejarah Chauvinisme dimana kata chauvinisme ini berasal, tidaklain dari seorang figur fiktif bernama Nicolas Chauvin yang merupakan tentara setia dari Napoleon Bonaparte. Walaupun Napoleon kalah dan dibuang, akan tetap Chauvin tetap setia. Hingga arti dan istilah chauvinisme dikonsepkan sama seperti chauvin. 

Dengan demikian, definisi atau pengertian chauvinisme berdasarkan konsep chauvinisme diatas dapat dikatakan bahwa pengertian chauvinisme adalah sebuah paham yang cenderung bersikap loyal atau pandangan kesetiaan seseorang terhadap sesuatu hal. Hal ini, memunculkan berbagai jenis-jenis chauvinisme seperti pandangan atau paham chauvinisme nasionalisme. 

Chauvinisme nasionalisme adalah suatu paham yang percaya kepada negaranya bahkan rela berkorban demi pandangan demikian. Seseorang yang memilih partai chauvin maka sangat yakin bahwa partai politiknya sangat fanatik. Chauvinisme dalam konteks politik ataupun negara dapat mempengaruhi seseorang untuk menyerang siapa saja yang mendukung partai yang berbeda atau mempunyai pandangan yang berbeda. 

Chauvinisme sering diartikan sebagai paham nasionalisme yang berarti paham yang merendahkan bangsa lain dan menjunjung tinggi bangsa sendiri dengna cara yang berlebihan. Hal ini membuat beberapa pihak bahwa sikap chauvinisme harus dihilangkan, ditolak, dan dihindari dalam diri rakyat Indonesia karena chauvinisme dapat mendorong pelanggaran ham chauvinisme ketika diterapkan. 

Alasan Chauvinisme Tidak Diterapkan di Indonesia

Tidak hanya itu, Chauvinisme sangat bertentang dengan Pancasila dan isi pasal yang terkandung didalamnya. Contoh demikian, penerapan chavunisme dalam pelajaran PKN, Sosiologi, dan berbagai informasi di media sosial termasuk wikipedia, dan juga dalam artikelsiana.com, hanya membahas arti chauvinisme dalam bentuk atau konsep memberikan informasi atau pemahaman terkait ideologi chauvinisme. 

Bukan sebagai bentuk untuk mempengaruhi dimana chauvinisme dalam ideologi Indonesia dapat dikatakan bertentangan karena melanggar Pancasila dan mendorong terjadinya pelanggaran HAM.

Paham Chauvinisme bertentangan dengan Sila Ketiga Pancasila yaitu "Persatuan Inonesia" sehingga paham ini tidak dibenakan tumbuh di Negara Indonesia yang dapat berakibat perpecahana dan pemberontakan. 

Dimana diketahui mengapa Chauvinisme bertentangan dengan Pancasila dalam Sila Ketiga karena Pancasila dalam Sial Ketiga merupakan pperwujudan persatuan sama rata diseluruh Indonesia, semua daerah mempunyai kesempatan yang sama untuk bersatu padu dan membangun pembangunan. 

Paham patriotisme dinilai lebih elok dan cocok untuk diterapkan karena berdasarkan pancasila dan cita cita proklamasi 17 agustus 1945. paham patriotisme adalah rasa cinta, bangga dan rela berkorban demi bangsa dan negara tanpa harus menghina bangsa lain atau meredndahkan bangsa lain yang hanya akan memicu perang besar yang berkepanjangan.

Contoh Chauvinisme yang pernah terjadi saat dikemukakan oleh A Hitler dengan suatu kalimat Deutschland Uber Alles in der Welt yang berarti bahwa "jerman di atas segala-galanya dalam Dunia". Contoh ini sering atau kerap kali di gunakan jerman untuk memberi semangat seperti pada kejuaraan sepakboleh Eropa Tahun 2000. 

Pengertian Chauvinisme Menurut Para Ahli 

Urgensi chauvinisme, membuat para ahli ikut memberikan gagasan atau pandangannya tentang definisi chauvinisme. Beberapa pengertian chauvinisme menurut para ahli, ada yang menganggap sebagai suatu paham yang berarti baik dan ada juga yang menganggap sebagai sesuatu paham yang berarti buruk. 

Namun, dalam penyampaian gagasan para ahli, terlihat bahwa chauvinisme merupakan hal yang berkonotasi untuk tidak digunakan sebagai suatu pahaman atau idelogi, terlebih lagi di negara Indonesia yang memiliki Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup. Berikut pengertian chauvinisme menurut para ahli.. 

1. Inoviana (2014)
Menurutnya, pengertian chauvinisme yakni istilah yang dipergunakan untuk merujuk pada suatu kesetiaan ekstrim terhadap suatu pihak tanpa mau mempertimbangan pandangan alternative dari pihak lain.

2. Mirandalaurensi (2014)
Arti chauvinisme adalah suatu bentuk tindakan yang mengagung-agungkan negaranya akan tetapi menganggap negara lain remeh. Ciri khas chauvinisme ialah suka menghina terhadap negara lainnya.

3. St-Times (2013)
Mengatakan bahwa definisi chauvinisme  adalah rasa cinta terhdap tanah air secara berlebihan dengan mengagung-angungkan bangsa sendiri, dan meremehkan ataumerendahkan bangsa lain.

4. Wikidpedia
Pengertian chauvinisme menurut wikipedia adalah  suatu bentuk ajaran mengenai cinta terhdap tanah air  secara berlebihan-lebihan.

Negara yang Pernah Menerapkan Paham Chauvinisme 

Berbagai negara-negara didunia, pernah menggunakan atau menerapkan suatu paham yang banyak tidak disukai ini, ternyata pernah digunakan oleh negara maju saat ini. Contoh-contoh negara yang pernah menerapkan paham chauvinisme adalah sebagai berikut..

1. Jerman
Jerman yang pernah menjadi negara yang menganut ideologi atau paham chauvinisme ini yang notabene memiliki pemimpin kejam, kaku, memusuhi kaum yahudi, anak cacat kaum kembar. Keadaan ini memicu terjadinya perang dunia I yang dipimpin oleh Adolf Hitler. 

2. Jepang 
Jepang merupakan negara yang memiliki percepatan dalam membangkitkan negara setelah dihancurkan oleh bom atom dan juga tsunami, dan populer dengan kecerdasan akan teknologi, pernah dipimpin seseorang yang chauvinisme yakni Tenno Haika yang menganggap negara lain tidak lebih baik dari negaranya. 

3. Italia
Italia adalah negara yang mempunyai sejarah unik, pelopor beberapa nama parfum dan menjadi fashion dunia ini, pernah dipimpin yang juga menganut paham B. Mussolini yang menganggap negara lain adalah negara peniru dan tidak kreatif sehingga pahamannya dikenal sombong dan juga kaku. 

Dampak Negatif Chauvinisme

Berikut, beberapa dampak negatif chauvinisme
  • Akan memunculkan peperangan dan pertikaian antar bangsa dan Negara
  • Memperkeruh atau menyebabkan rusaknya perdamain dunia.
  • Menimbulkan ketergangguan dalam pembagunan, karena perasaan tertutup terhadap Negara lain (tidak menerima saran).
  • Menjadikan jiwa seseorang menjadi lebih tertutup dan sulit bersosialisasi dengan orang lain
  • Cenderung melupakan tuhan yang maha esa sebagai pencipta alam semesta
  • Membuat seorang pemimpin tidak takut untuk menyerang negara lain demi kerkuasaan
  • Membuat seseorang tidak mampu berfikir positif tentang kebaikan bangsa lain

Dampak Postif Chauvinisme

Meskipun cenderung bersifat negatif ternyata paham chauvinisme dapat menimbulkan sikap posif, contohnya dampak postif chauvinisme ialah mempersatukan warga negaranya menjadi satu kesatuan yang tunduk pada pemerintahan. Hal ini sebaginya pendiri paham chauvinisme, yang pertama kalinya terhjadi karena sejarah Nicolas Chauvin, seorang prajurit Napoleon Bonaparte, yang memiliki sifat fanatik terhadap pimpinan negaranya, meski diketahuai bahwa chauvin miskin menerima perlakuan buruk, dan cacat.

Demikianlah informasi mengenai Chauvinisme. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua dalam memahami dan menanggapi secara bijak setiap paham, ajaran atau pandangan yang berada di dunia atau disekitar kita, agar tidak mudah terpengaruh dan tentunya tidak bertentangan dengan ideologi negara. Sekian dan terima kasih. 

Chauvinisme: Pengertian Chauvinisme, Contoh Sikap, Dampak & Menurut Para Ahli - Artikelsiana.com
Ilustrasi Chauvinisme
Referensi: 
Irhandayaningsih, A. Peranan Pancasila Dalam Menumbuhkan Kesadaran Nasionalisme Generasi Muda di Era Global. Jurnal. Pengajar Jurusan Ilmu Perpustakaan. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. hlm: 4. 

Friday, August 4, 2017

Revolusi Mental: Pengertian, Tujuan, Prinsip, Nilai & Menurut Para Ahli

Revolusi Mental, mungkin tidaklah terdengar berbeda di telinga kita. Kata ini sering disebutkan oleh Presiden Joko Widodo atau Presiden ke-7 Indonesia. Tapi, tahukah anda dengan Revolusi Mental?.

Definisi revolusi mental pada saat presiden Joko Widodo menyampaikannya, tidaklah cukup di sosialisasikan oleh masyarakat. Sehingga beberapa di antara kita, hanya sebatas ketahui berdasarkan apa nilai-nilai revolusi mental, dan nilai-nila revolusi mental. 

Terkadang, Presiden ke-7 kita hanya memberikan sebuah perumpamaan atau analogi atau contoh revolusi mental baik di saat terjadi kegaduhan dalam pemerintahan atau negara atau contoh revolusi mental yang disampaikan pada saat hadir di sebuah acara. 

Sebenarnya, kata revolusi mental atau istilah ini beberapa literatur sejarah yang penulis baca, Presiden Soekarnolah yang menyebutkannya pertama kali kata revolusi mental, hingga kemudian Presiden ke-7 Joko Widodo, kembali menghadirkan gagasan tersebut. Sontak seluruh masyarakat Indonesia, kita berdecak kagum mengenai gagasan kuno namun modern ini dari Presiden Soekarno, kembali jalankan kembali. 

Wajar, jika kita semua kaget dan bangga, ketika kata revolusi Mental kembali dihadirkan dalam tenggalamnya zaman. Menurut penulis, 1. kita mengagumi soekarno, 2. kita ingin sosok soekarno kembali dan 3. masih ada tokoh negara yang masih menggunakan gagasan pendahulunya. Terlebih lagi sekelas Presiden Soekarno dengan rentetan sejarah dalam memerdekakan dan menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara di Indonesia pada saat itu. 

Disatu sisi, pengertian revolusi mental juga mengundang kontra dari beberapa pihak. Berbagai uraian yang disampaikan terhadap yang mengkritik revolusi mental juga rasional atau masuk akal. Pasalnya dalam pandangan kita, teori atau konsep harus sesuai dengan dilapangan atau dilingkungan kita. Itu adalah bagi penerima revolusi mental.

Sedangkan bagi penggerak revolusi mental, maksud penulis adalah penyalur dari kebijakan tersebut yakni pemerintah. Apakah kebijakannya telah sesuai dengan revolusi mental?. Di satu sisi, penulis berpandangan sebagaimana yang diutarakan di atas, membuat penulis dan tentu beberapa di antara teman-teman bangga. Namun, apakah kebanggaan tersebut sudah cukup? Tentu tidak,

Revolusi mental membutuhkan suatu pembuktian baik oleh masyarakat atau rakyat atau kita, dan tentunya kepada Presiden. Terlihat dalam merealisasikan konsep atau teori, terbendung oleh berbagai masalah. Masalah tersebut, bukan soal mengenai apa yang akan di dapatkan atau bagaimana caranya revolusi mental. Namun, masalah tersebut kemudian timbul ketika disebutkan Revolusi Mental. 

Banyak para ahli yang mengatakan bahwa revolusi mental yang dimaksud oleh Presiden itu apa? apakah definisi revolusi mental menurut presiden jokowi?.. Berlebih lagi, kepada masyarakat yang notabene terdiri berbagai lapisan masyarakat juga semakin kebingunan mengenai apa itu revolusi mental, atau apa itu definisi revolusi mental?. 

Wajar jika kita mengatakan dan memikirkan dengan menyelitbkan kata "bijaksana". Mengapa, penulis serasa memahami bahwa masyarakat tentu kaget, dan juga para ahli untuk merumuskan dan menganalisis maksud revolusi mental menurut presiden Joko Widodo, sebagai bahan dalam bekerja sama dengan pemerintah. 

Lepas dari permasalahan menyangkut definisi revolusi menyal, tujuan revolusi mental, nilai-nilai revolusi mental sebagaimana yang mengagetkan beberapa masyrakat, beberapa di antara kita. Olehnya itu, penulis bergerak dan mengambil sebuah kesimpulan untuk menginformasi kepada teman-teman berbagai pemahaman mengenai revolusi mental, baik dari segi pengertian revolusi mental menurut para ahli, pengertian revolusi mental menurut presiden jokowi, tujuan revolusi mental, nilai-nilai revolusi mental dan juga contoh revolusi mental. 

Mengapa? agar kita semua termasuk penulis dapat dengan memahami dan mengetahui revolusi mental khususnya menurut Presiden ke-7 yakni Presiden Joko widodo. Selain dari pada itu, penulis juga akan menginformasikan berbagai informasi tentang revolusi mental. 

Akan tetapi, jika terdapat kekurangan informasi atau kelemahan dalam menginformasikan revolusi mental khususnya revolusi mental menurut Presiden Joko Widodo, kami menghaturkan mohon maaf sebesar-besarnya, kepada teman-teman. Pertama, penulis juga mengakui bahwa dalam membuat konsep revolusi mental atau merangkum revolusi mental, tidaklah mudah. 

Ada banyak pertimbangan dalam penulisan informasi ini. 1, penulis kekurangan informasi yang akurat dalam menginformasikan kepada teman-teman, 2. Tidak dipungkiri bahwa pertarungan berbagai para ahli, para tokoh, dan berbagai buku-buku atau literatur dan juga di media massa ada yang pro dan kontrak dalam revolusi mental terutama gagasan revolusi mental menurut Presiden ke-7, Joko Widodo. 

Tapi, jika informasi ini sesuai dengan ekspektasi teman-teman tentang pengertian revolusi mental atau seusai teman-teman inginkan. Penulis juga berharap untuk menghargai dan mengapresiasi kinerja penulis dengan menyukai informasi ini dan juga membagikan informasi ini. Agar penulis tahu bahwa, informasi ini telah sesuai dengan yang dinginkan teman-teman. Informasi lengkapnya mengenai revolusi mental dapat teman-teman lihat dibawah ini.. 

Pengertian Revolusi Mental: Apa itu Revolusi Mental? 

Beberapa dekade terakhir ini, khususnya di daerah perkotaan dan tak luput di daerah pedesaan, kita lebih mendahulukan kepentingan diri kita sendiri atau pribadi, dibandingkan dengan kepentingan orang lain (Individualistis). 

Sikap tersebut, lambat laun semakin menepiskan budaya gotong royong, baik dari sudut pandang lingkup aktivitas maupun juga dari jumlah orang yang terlibat. Kedisiplinan juga semakin tergerus. Orang hanya ingin mengerjakan peraturan jika terdapat ancaman hukuman atau juga iming-iming saja. Olehnya itu, diperlukan sesuatu yang dikenal dengan Revolusi Mental. 

Pengertian Revolusi Mental secara umum adalah Gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia dalam mentalitas yang berkarakter orisinal bangsa yang meliputi cara berpikir, cara merasa, cara mempercayai yang semuanya ini menjelma dalam perilaku dan tindakan sehari-hari.

Revolusi Mental yang berkelanjutkan harus diberlakukan pada Manajemen dan kebijaksanaan ASN yang didasarkan pada: Asas, Prinsip, Nilai Dasar, serta Kode Etik dan Kode Perilaku.

Pengertian Revolusi Mental Menurut Para Ahli

Tidak sedikit para tokoh negarawan yang mendefinisikan mengenai revolusi mental. Beberapa tokoh nasional dan internasional juga ikut mendefinisikan revolusi mental. Berikut pengertian revolusi mental menurut para ahli..

1. Presiden Joko Widodo. Menurut Presiden Jokowi, pengertian revolusi mental adalah warga Indonesia harus mengenal karakter orisinal bangsa yang berkarakter santun, berbudi pekerti, ramah, dan bergotong royong. karakter tersebut merupakan modal yang seharusnya dapat membuat rakyat sejahtera.Perubahan karakter bangsa yang menjadi akar dari munculnya korupsi, kolusi, nepotisme, etos kerja tidak baik, bobroknya birokrasi, hingga ketidaksiplinan. Kondisi itu dibiarkan selama bertahun-tahun dan pada akhirnya hadir di setiap sendi bangsa (Kompas.com: Jokowi dan Ari Revolusi Mental). 

2. Karlina Supelli. Menurut Karina Supelli, bahwa pengertian Revolusi mental adalah strategi kebudayaan.yang dibidik dengan transformasi etos, yaitu perubahan mendasar dalam mentalitas yang meliputi cara berpikir, cara merasa, cara mempercayai yang semuanya ini menjelma dalam perilaku dan tindakan sehari-hari.

3. Presiden Soekarno . Menurut Presiden Soekarno bahwa pengertian "Revolusi Mental adalah suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala." Dalam kehidupan sehari-hari, praktek revolusi mental adalah menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras, dan punya semangat gotong royong." Gagasan pertama kali pada Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1956. Soekarno melihat revolusi nasional Indonesia saat itu sedang mandek, padahal tujuan revolusi untuk meraih kemerdekaan Indonesia yang seutuhnya belum tercapai.

4. Ermaya
Menurut Ermaya bahwa pengertian Revolusi Mental adalah Gerakan pembangunan moral dan etika kerja yang dilakukan secara komprhensif, integral dan holistik seluruh openen bangsa Indonesia dengan cara penerapan dan pengamalan nilai etika agama, budaya, dan sosial kemasyarakatan sebagai nilai-nilai dasar kehidupan individu dan nilai nilai dasar Pancasila sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku sebagai warga negara, untuk menciptakan kreativitas dan enovasi kerja, dalam persaingan globalisasi, kehidupan demokrasi sehingga menjadi bangsa yang sejahtera dan aman.

5. Nursyahbani Katjasungkana
Menurut Nursyahbani Katjasungkana bahwa pengertian revolusi mental menjadi kata kunci untuk perubahan dlm segala tingkatan. Kata itu, dalam terminilogi atau istilah yg berbeda, dan konteks yg beda, digunakan siapa saja yg menghendaki perubahan. 

6. Mahatma Gandhi
Menurut Mahatma Gandhi yang disampaikan oleh Bachtiar bahwa Revolusi Mental berdasarkan buku Gandhi's Experiments with Truth: Essential Writings by and about Mahatma Gandhi (Richard L. Johnson ed., 2007), Gandhi mengedepankan argumen bahwa kemerdekaan politik (self-rule) harus berdasarkan pada revolusi mental, yaitu perubahan total mental rakyat negara jajahan yang kemudian bahwa pemerintahan negara yang merdeka harus berlandaskan atas kekuatan moral. (detik.com: Antropolog UI: Revolusi Mental Konsep Mahatma Gandhi, Bukan Komunis). 

7. Imam Suprayogo
Menurut Imam Suprayogo, bahwa pengertian revolusi mental dapat diarahkan pada tiga ranah sekaligus: gerakan mendekatkan bangsa pada kitab suci, pada tempat ibadah, dan pada pemuka agamanya masing-masing. Hal ini diharapkan akan melahirkan karya atau kerja yang terpuji dalam berbagai bidang kehidupan. Dalam konteks Islam, misalnya, seorang yang dekat dengan al-Qur�an, dekat dengan masjid, dan dekat dengan ulama atau cendekiawan, maka akan membuahkan apa yang disebut dengan amal salih. Beramal salih artinya adalah bekerja secara profesional. (Old. uin-malang.ac.id/: Merevolusi Mental Melalui Kekuatan Nilai Sosial Keagamaan)

8. Puan Maharani
Menurut Puan, tiga nilai Revolusi Mental, yakni integritas, etos kerja, dan gotong royong sedang diupayakan menjadi budaya baru keseharian masyarakat.

Berdasarkan pengertian revolusi mental menurut para ahli, dapat disimpulkan bahwa pengertian revolusi mental adalah  Gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia dalam mentalitas yang berkarakter orisinal bangsa yang berkarakteryang meliputi cara berpikir, cara merasa, cara mempercayai yang semuanya ini menjelma dalam perilaku dan tindakan sehari-hari.

Tujuan Revolusi Mental

Adapun maksud dan tujuan pembentukan Badan Koordinasi Pelaksana Revolusi Mental (BKPRM) antara lain:
  • Untuk menggali nilai-nilai Pancasila untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara.
  • Untuk mengkoordinasikan pembuatan kebijakan dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila di semua kementerian, lembaga negara di eksekutif, legislatif dan yudikatif.
  • Untuk melaksanakan transformasi nilai-nilai dasar Pancasila kepada setiap bangsa Indonesia sehingga menjadi budaya.
  • Untuk merubah budaya yang tidak sesuai Pancasila dan mencegah pengamalan budaya yang bertentangan dengan budaya bangsa Indonesia.
  • Untuk memberi masukan dan saran kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam pelaksanaan Revolusi Mental.
  • Untuk mengkampanyekan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan negara.
  • Untuk memandu masyarakat, birokrasi, parlemen, dan seluruh bangsa Indonesia supaya mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Prinsip-Prinsip Revolusi Mental

  1. Revolusi Mental adalah gerakan sosial untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih baik.
  2. Harus didukung oleh tekad politik (political will) Pemerintah
  3. Harus bersifat lintas sektoral.
  4. Kolaborasi masyarakat, sektor privat, akademisi dan pemerintah.
  5. Dilakukan dengan program �gempuran nilai� (value attack) untuk senantiasa mengingatkan masyarakat terhadap nilai-nilai strategis dalam setiap ruang publik.
  6. Desain program harus mudah dilaksanakan (user friendly), menyenangkan (popular) bagi seluruh segmen masyarakat.
  7. Nilai-nilai yang dikembangkan terutama ditujukan untuk mengatur moralitas publik (sosial) bukan moralitas privat (individual).
  8. Dapat diukur dampaknya dan dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat.

Nilai-Nilai Revolusi Mental

Adapun nilai-nilai revolusi mental atau contoh revolusi mental dalam kehidupan sehar-hari, penulis menggunakan sumber dari situs official revolusi mental itu sendiri yang dapat anda lihat dibawah ini... 
Revolusimental.co.id

Baca Juga:


Pengertian Pancasila, Butir, Lambang, Fungsi & Filsafat
Pengertian Pemerintah, Pemerintahan & Ilmu Pemerintahan Menurut Para Ahli
Pengertian Demokrasi Pancasila, Ciri, Prinsip, Fungsi & Menurut Para Ahli


Demikianlah informasi mengenai Revolusi Mental. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kita. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

Monday, September 1, 2014

Pengertian Pancasila dan Pancasila Menurut Para Ahli

Pengertian Pancasila dan Pancasila Menurut Para Ahli|Pancasila pasti sering kita dengar pada saat kita sekolah upacara pada hari senin , tahukah kalian mengapa dikatakan pancasila dan tahukah kalian apakah itu pancasila, yang sebenarnya sudah sering anda dengar tapi belum mengetahui pengertian pancasila. oleh karna itu mari kital lihat penjelasan diawah ini mengenai. Pengertian atau arti Pancasila dan Pengertian Pancasila Menurut Para Ahli Sebagai berikut......
A. Pengertian Pancasila Secara Umum
Ditinjau dan asal usulnya, kata �Pancasila� berasal dan bahasa Sanskerta yang mengandung dua suku kata, yaitu panca dan syila. Panca berarti lima dan syila dengan huruf yang dibaca pendek mempunyai arti satu sendi, dasar, alat, atau asas. Sedangkan syila dengan pengucapan i panjang (syi:la) berarti peraturan tingkah laku yang baik, utama atau yang penting. Dengan demikian Pancasila dapat diartikan berlaku sendi, lima. Atau lima tingkah laku utama, atau pelaksanaan lima kesusilaan (Panca syila krama).

B. Pengertian Pancasila Menurut Para Ahli
Berikut ini pendapat para ahli tentang pengertian Pancasila, adalah sebagai berikut.
1. Notonegoro
Pancasila adalah dasar falsafah negara Indonesia, sehingga dapat diartikan kesimpulan bahwa Pancasila merupakan dasar fasafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia, sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan, serta bagian pertahanan bangsa dan negara.
2. Muhammad Yamin
Pancasila berasal dan kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti sendi, asas, dasar, atau peratu ran tingkah laku yang penting dan baik. Dengan d�mikian, Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik.
3. Ir. Soekarno
Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia secara turun-temurun yang sekian abad Iamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi Iebih tuas lagi, yakni falsafah bangsa Indonesia.

Baca Juga:

Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan
Pancasila Sebagai Sistem Filsafat
Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia 
Pengertian Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia 
Sejarah Indonesia: Sejarah Perumusan Pancasila 
Pengertian Dasar Negara dan Fungsi Dasar Negara 
Contoh Sikap Positif Terhadap Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari
artikelsiana.blogspot.com
Demikianlah informasi mengenai Pengertian Pancasila dan Pancasila Menurut Para Ahli. Semoga teman-teman dapat menerima dan bermanfaat bagi kita semua baik itu pengertian pancasila, dan pengertian pancasila menurut para ahli. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.
(Sumber : PKn, Hal : 2, Penerbit : Citra Pustaka, Penulis : Fifi Purnama Dewi, S.Pd. Diponegoro No. 76A)

Thursday, August 21, 2014

Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)|Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) memiliki sejarah yang panjang dan tugas dan wewenang yang telah berubah sehingga majelis permusyawaratan rakyat merupakan sejarah bagi indonesia dan MPR merupakan wakil rakyat yang paling tertinggi yang memiliki fungsi yang sangat penting dalam pemerintahan dilihat dari tugas dan wewenangnnya sangat strategis dalam pemerintahan, Sehingga dalam perekrutan anggota-anggota MPR sangat berhati-hati dengan orang-orang yang profesional yang dapat mengembang tugas dan wewenang dalam memangku jabatan sebagai Pejabat MPR, Untuk lebih mengetahui tugas dan wewenang MPR mari kita lihat pembahasan dan penjelasannya seperti dibawah ini....

Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Pasal 2 ayat (1) UUD 1945 menyatakan MPR terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih meIaui pemilu dan diatur Iebih lanjut dengan undang-undang. Pemilu anggota DPR dan DPD diatur dengan UU No. 10 Tahun 2008. Jumlah anggota DPR didasarkan penjumlahan anggota DPR dan DPD. Jumlah anggota DPR sebanyak 550 orang sedangkan jumlah anggota DPD ditentukan, bahwa anggota DPD dan setiap provinsi ditetapkan sebanyak 4 orang dan jumlah seluruh anggota DPD tidak Iebih dan 1/3jumlah anggota DPR. MPRberkedudukan sebagai lembaga negara, MPR bukan lagi sebagai lembaga tertinggi negara sebagaimana ditentukan dalam UUD 1945 sebelum diamandemen.

Tugas dan wewenang MPR (berdasarkan UUD 1945 amandemen pasal 3)  sebagai berikut�
a. Mengubah dan menetapkan UUD.
b. Melantik presiden atau wakil presiden.
c. Memberhentikan presiden dan/atau wakil presiden dalam masa jabatannya menurut UUD
Tugas dan wewenang MPR Iebih lanjut diatur dalam UU No. 27 tahun 2009 tentang susunan
dan kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD bahwa tugas dan wewenang MPR adalah sebagai
berikut 
a. Mengubah dan menetapkan UUD.
b. Melantik presiden dan wakil presiden hasil pemilu.
c. Memutuskan usul MPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi untuk memberhentikan
presiden dan/wakil presiden dalam masa jabatannya setelah diberi kesempatan menyampaikan
penjelasan di sidang paripurna MPR.
d. Melantik wakil presiden menjadi presiden, bila presiden diberhentikan atau tidak bisa melaksanakan kewajibannya.
e. Memilih wakil presiden dan 2 orang calon wakil presiden yang diajukan presiden bila terjadi kekosongan jabatan wakil presiden selambat-Iambatnya waktu 60 hari
f. Memilih presiden dan wakil presiden bila keduanya berhenti secara bersamaan dan 2 paket calon presiden dan wakil presiden yang meraih suara terbanyak dalam pemilihan sebelumnya sampal habis masa jabatannya selambat-Iambatnya dalam waktu 30 hari.
g. Menetapkan peraturan tata tertib dan kode etik MPR.
Sekian Artikel Tentang Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) Semoga Bermanfaat  (Sumber : Pendidikan Kewarganegaraan, Hal 49 , Penerbit : Citra Pustaka )

Wednesday, August 20, 2014

Macam-Macam norma Dan Contohnya

Macam-Macam norma Dan Contohnya|Norma terbagi 4 Norma yakni Norma agama, Norma kesusilaan, Norma Hukum, Norma Kesopanan, disetia norma tersebut memiliki contoh-contoh nya dan penjelasannya, disetiap contoh tersebut sangat kental dengan dari ke 4 norma-norma tersebut, Norma  harus dipatuhi oleh setiap masyarakat agar mereka tidak dicaci maki oleh orang disekitar kita, karna norma-orma disetiap daerah berbeda-beda, karna disetiap daerah memiliki norma-norma tersendiri sehingga kita harus mematuhi apa yang berlaku disana, sehingga ada baiknya kita mengetahui norma-norma apa saja yang ada dimasyarakat yang harus kita tahu, berikut Macam-Macam Norma dan Contohnya dibawah ini...


Macam-Macam norma Dan Contohnya
Macam-macam norma dan contohnya sebagai berikut..
Macam-Macam norma Dan Contohnya lengkap dengan penjelasannya
(Norma Agama)

Ada empat norma yang berlaku dalam masyarakat yaitu. norma agama, kesusilaan, kesopanan/adat, dan hukum. penjelasan norma-norma tersebut sebagai berikut...

1. Norma agama 
             Norma agama merupakan sekumpula kaidah atau peraturan hidup yang sumbernya dari wahyu ilahi. nirma agama ialah aturan hidup yang harus diterima manusia sebagai perintah-perintah, larangan-larangan dan ajaran-ajaran yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. 

Contoh Norma agama ialah..
a. Melaksanakan ketentuan agama, seperti : membantu sesama manusia, menghormati orang lain, tidak semena-mena terhadap orang yang lemah.
b. Menjauhi larangan agama, seperti melakukan perjudian, minuman-minuman keras, mencuri, berbuat fitnah, membunuh, berbut  zina, berbuat riba;
c. Melaksanakan Sholat/ sembahyang, ibadah  tepat pada waktunya 
2.Norma Kesusilaan 
           Setiap manusia memiliki hati nurani yang membedakan dengan makhluk lainnya. C.S.T . Kansil menyatakan bahwa norma kesusilaan adalah peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati sanubari manusia (insan kamil ).

Contoh Norma kesusilaan ialah :
a. dilarang membunuh
b. berkata jujur, benar
c. menghormati, menghargai orang lain
d. berbuat baik terhadap sesama manusai
e. berlaku adil terhadap sesama 

3. Norma Kesopanan/adat 
              Norma keposanan juga sering disebut sebagai norma adat masyarakat tertentu. Landasana kaidah ini adalah kepatuhan, kepantasan dan kebiasaan yang berlaku pada masyarakat itu. jadi Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang bersumber dari tata pergaulan masyarakat tentang etika sopan santun, dan tata krama dalam masyarakat..

Contoh Norma Kesopanan/adat ialah...
a. Tidak meludahi di sembarang tempat
b. Bertutur kata yang sopan, tidak menyakitkan  kepada siapa pun
c. masuk rumah orang lain dengan permisi
d. menghormati orang yang lebih tua atau dituakan
e. Mempersilahkan/ memberikan tempat duduk pada wanita dalam Bus, atau kereta api.
4.Norma Hukum  

            Norma Hukum adalah norma/aturan-aturan yang bersumber dari pemerintah atau negara. Norma hukum dibuat oleh pejabat pemerintah yang berwenang dengan tertulis dan sistematika tertentu.

Contoh Norma Hukum ialah...
a. Barang siapa menghilangkan nyawa orang lain dikenakan pidana penjara dengan ancaman pidana sekurang-kurangnya 15 tahun.
b. Pengemudi kendaraan bermotor harus membawa Surat Ijin mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
c. Barang siapa mengambil hak milik orang lain untuk dikuasai kepadanya akan dikenakan saksi pidana.
d. Tidak boleh ingakar janji, penipuan dalam jual beli.  
Sekian Artikel tentang Macam-Macam norma Dan Contohnya Semoga bermanfaat
(Sumber : Belajar memahami Kewarganegaraan , Penerbit : platinium, Penulis : Samidi, W. Vidyaningtyas, hal 4-9 )

Tuesday, August 19, 2014

Pengertian Demokrasi dan Nilai-Nilai Demokrasi

Pengertian Demokrasi dan Nilai-nilai Demokrasi|Demokrasi yang kali ini akan dibahas di sejarahaktual.blogspot.com. Demokrasi menurut abrahan lincoln adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Demokrasi sangat berperan penting dalam keikutsertaan rakyat dikarenakan rakyat memiliki hak ikut serta dalam jalannya pemerintahan karena pada nilai-nilai demokrasi sangat terlihat jelas bahwa demokrasi merupakan bagian dari rakyat yang sangat dominan, Sehingga menurut sejarahaktual.blogspot.com, Pengertian Demokrasi adalah Bentuk pemerintahan yang seluruh warga negara atau rakyat memiliki hak-hak dalam jalannya pemerintahan serta memiliki hak dalam mengambil keputusan dalam mengubah hidupnya sendiril. Sehingga Paham Demokrasi sangat disukai oleh masyarakat karna rakyat diberikan hak-hak yang dijaga yang biasa disebut kedaulatan rakyat. Demokrasi juga mempunyai nilai-nilai demokrasi sehingga dapat melihat lebih jelas tentang demokrasi sehingga tidak adanya perbedaan dalam mengartikan demokrasi, Mari kita lihat nilai-nilai demokrasi seperti dibawah ini.. 

Nilai-nilai Demokrasi 
Demokrasi mempunyai nila-nilai sebagai berikut....
1. Menjamin tegaknya keadilan 
2. Menekan penggunaan kebebasan seminimal mungkin 
3. Menyelenggarakan pergantian kepemimpinan secara teratur 
4. Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga 
5. menjamin terselenggaranya perubahan dalam masyarakat secara damai/ tampa gejolak 
6. Mengakui dan menganggap wajar adanya keanekaragaman.

Pengertian Demokrasi dan Nilai-Nilai Demokrasi Serta penjelasannya
Sekian Artikel tentang, Pengertian Demokrasi dan Nilai-Nilai Demokrasi Semoga bermanfaat

Wednesday, August 13, 2014

Unsur-Unsur Budaya Demokrasi

Unsur-Unsur Budaya Demokrasi| Unsur-Unsur Budaya Demokrasi, Demokrasi adalah dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, Dalam Demokrasi terdapat unsur-unsur dalam Hakikat demokrasi tersebut, Unsur-unsur demokrasi merupakan penjelas dari hakikat Demokrasi dari pengertian Demokrasi diatas, Karna demokrasi adalah sebuah paham yang sangat baik karna masyarakat atau rakyat dapat juga berperan dalam pemerintahaan, Kebebasan kepada rakyat, kebebasan mengemukakan pendapat, tetapi ada batas-batasnya, sehingga paham demokrasi sangat disukai oleh masyarakat atau rakyat, Unsur-unsur demokrasi memiliki 5 unsur dimana 5 unsur tersebut sangat kelihatan peran rakyat dalam pemerintahan, Untuk mengetahui 5 unsur tersebut, mari kita lihat dibawah ini...

 Unsur-Unsur Budaya Demokrasi
Unsur-Unsur Budaya Demokrasi ialah sebagai berikut....

1.  Keterlibatan Rakyat dalam mengambil keputusan politik

2. Tingkat persamaan hak di antara warga negara.

3. Tingkat kebebasan dan kemerdekaan yang diberikan pada atau pertahankan dan dimiliki oleh warga negara.

4. Sistem Perwakilan, Sistem ini dilakukan karenademokrasi langsung hanya berfungsi efektif dalamsuatu negara yang wilayah negaranya kecil dan jumlah penduduknya sedikit.

5. Sistem pemilihan dan ketentuan mayoritas ,sistem pemilu ini dilaksanakan untuk mengisi jabatan-jabatan kenegaraan. Dan hendaknya dilaksanakan secara jujur dan adil, sehingga terpilih pejabat kelembagaan negara yang memiliki integritas dan berkualitas,  
Unsur-Unsur Budaya Demokrasi
Sekian Artikel Tentang, Unsur-unsur Budaya Demokrasi Semoga Bermanfaat 

Sebab Lahirnya Negara Hukum di Indonesia

Sebab Lahirnya Negara Hukum dindonesia|Latar belakang yang membuat Bangsa Indonesia menjadi negara hukum diakibatkan oleh berbagai sebab yang pada umumnya karna adanya suatu pemikiran-pemikiran dalam membuat Negara Republik Indonesia menjadi tentram dan damai, pasti itu yang sangat diinginkan oleh  seluruh rakyat indonesia, Lahirnya negara hukum di indonesia juga dilandasi oleh pancasila maka dengan itu indonesia lahir dengan negara hukum tetapi Lahirnya Negara Hukum di Indonesia memiliki berbagai sebab, sebab-sebab itu yang membuat indonesia menjadi negara hukum, Apakah Sebab Lahirnya Negara Hukum di Indonesia ??..Untuk mengetahui sebab lahirnya negara hukum di indonesia, lihatlah artikel dibawah ini...


Sebab Lahirnya Negara Hukum dindonesia

Pada umumnya, lahirnya negara hukum disebabkan beberapa hal berikut..
        Sebab atau faktor Lahirnya Negara Hukum di Indonesia  dan Latar belakang lahirnya negara hukum di indonesia
      • Suatu pemikiran yang dalam ketatanegaraan membawa diantaranya pada pandangan bahwa negara itu adalah suatu organisasi kekuasaan.
      • Baik negara kekuasan maupun negara hukum, lahir dan hidup dalam alam pikiran barat yang sejak renaissance hingga sekarang ini merupakan pikiran individualis ( perseorangan)
      • Reaksi terhadap pikiran tentang negara kekuasaan yang bertujuan untuk melindungi kepribadian individu dan hak-hak asasi manusia.
      • Bahwa negara kekuasaan ini menitikberatkan pada kekuasaan negara kesatuan.
      Sekian Artikel tentang  Sebab Lahirnya Negara Hukum dindonesia, Semoga bermanfaat

      Monday, August 11, 2014

      Prinsip-Prinsip Demokrasi

      Prinsip-Prinsip Demokrasi | Demokrasi merupakan paham yang memiliki hak-hak rakyat karna dalam demokrasi memiliki unsur-unsur demokrasi serta nilai-nilai demokrasi yang menguatkan kedaulatan rakyat serta lebih menguatkan lagi karena adanya Prinsip-Prinsip Demokrasi melihat dari sejarah demokrasi yang sangat panjang , kali ini sejarahaktual.blogspot.com akan membahas tentang Prinsip-Prinsip Demokrasi sebagai berikutPrinsip-prinsip Demokrasi ialah Semua negara dapat disebut sebagai negara demokrasi apabila di dalam kehidupan ketatanegaraannya sesuai dengan prinsip-prinsip, Untuk mengetahui prinsip-prinsip demokrasi dapati dilihat dibawah ini..

      Prinsip-Prinsip Demokrasi
      a. Kekuasaan mayoritas.
      b. Kedaulatan rakyat
      c. Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari pemerintah dan rakyat.
      d. Menghargai hak-hak minoritas
      e. Jaminan hak asasi manusia.
      f. Pemilihan umum yang bebas dan jujur
      g. Persamaan di depan hukum dan pemerintah
      h. Proses hukum yang wajar.
      i. Pembentukan pemerintahan secara konstitusional.
      k. Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat.

      Saturday, August 9, 2014

      Pengertian Bela Negara dan Penjelasannya

      Pengertian Bela Negara dan Penjelasan| Negara indonesia sangat penting bagi kita semua sehingga perlunya kita menamakan sikap bela negara tapi tahukah anda apa itu pengertian bela negara ?. dimana kali ini kita akan membahas pengertian bela negara dan penjelasannya. membela negara sangat perlu kita lakukan karna negara dalam proses terbentuknya negara memiliki sejarah yang sangat panjang untuk menjadi setiap warga negara memiliki hak dan kewajibannya yang dijamin dalam peraturan perundang-undangan, salah satunya yang diatur dalam pasal 27 ayat 3 UUD 1945 tentang pembelaan negara. Apa hak dan kewajibanmu sebagai siswa dalam upaya pembelaan negara 

               Kronologi dan Arti Bela Negara Bagi, bangsa indonesia, kemerdekaan bukanlah tujuan akhir dari perjuangan bangsa. Kemerdekaan yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 menunjukkan bahwa rakyat Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan perjuangan bangsa. 
              Berbagai ancaman terhadap kedaulatan negara indonesia Indonesia yang baru mereka datang dari Belanda yang masih memiliki keinginan menguasai negara indonesia Ikut sertanya rakyat indonesia dalam perjuangan bersenjata didorong oleh rasa cinta terhadapa bangsa dan tanah air sehingga pengorbanan yang mereka berikan sebagai perwujudan tanggung jawabnya bukan karena paksaaan. Tekad, sikap, dan tindakan warga negara yang didasari kecintaannya terhadap tanah air. 
               Itulah yang disebut bela negara sebagaimana tercantum dalam UU No. 20 Tahun 1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertahanan Keamanan Negara.Bela negara adalah tekad, sikap, dan tindakan warga negara yang teratur, menyeluruh, terpadu, dan berkelanjutan yang dilandasi oleh kecintaan tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia, serta keyakinan akan kesaktian Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan untuk berkorban guna meniadakan ancaman baik dari dalam negeri kedaulatan negara, kesatuan dan persatuan bangsa, keutuhan wilayah, dan hukum nasional, serta nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
      Pengertian Bela Negara dan Penjelasannya  serta Kronologinya

      Sekian Artikel Tentang Pengertian Bela Negara dan Penjelasannya , Semoga Bermanfaat
      (Sumber : Kewarganegaraan SMP/MTs kelas IX Pembelaan Negara )

      Hakikat Norma-Norma yang berlaku dalam masyarakat

      Hakikat Norma-Norma yang Berlaku dalam masyarakat| Hakikat Norma-Norma yang Berlaku dalam masyarakat, Norma merupaka tatanan yang harus dipatuhi oleh setiap masyarakat, Norma memiliki hati hakikat yang berlaku dalam masyarakat yang menjadikannya norma harus dilaksanakan oleh setiap masyrakat, norma memiliki ciri-ciri hakikat norma-norma yang berlaku dalam masyarakat, untuk lebih mengetahui hakikat norma yang berlaku pada masyarakat mari kita lihat artikel dibawah ini... 

       Hakikat Norma-Norma yang Berlaku dalam masyarakat

      Manusia adalah makhluk individu dan makhluk yang dapat berbaur dengan lingkungan, yang dikatakan sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk individu, setiap manusia mempunyai hak pribadi ,kepentingan-kepentingan pribadi , dan kebutuhan-kebutuhan pribadi. Bahkan, antara orang yang satu dengan orang yang lainnya yang memiliki ciri khas tersendiri artinya setiap manusia memiliki ciri-ciri yang berbeda berikut ciri-cirinya.
      Ciri-cirinya ialah :
      1. Bakat, minat, sifat, serta kehendak yang berbeda antara seseorang dengan yang lain, misalnya ada seseorang yang gemar belajar MIPA (Matematika, IPA); sedangkan orang lain gemar belajar IPS (bahasa Indonesia, Ekonomi, PKn, dan Sejarah).
      2. Ciri fisik, misalnya golongan-golongan darah, bentuk muka yang berbeda, perbedaan rambut, dan perbedaan warna kulit 
      Sebagai makhluk sosial, manusia hidup dalam tatanan bermasyarakat. Dalam mencukupi kebutuhan hidup manusia, manusia harus berkerja sama dan selalu menghormati hak-hak atau kepemelikan orang lain. karna seseorang tak dapat hidup tampa bantuan orang lain. Ibnu Kaldun menyatakan bahwa manusia itu harus hidup bermasyarakat. P.J. Bouman menyatakan bahwa manusia itu baru menjadi manusia jika hidup bersama dengan manusia lainnya. Hal itu disebabkan satu sama lain setiap manusia harus saling membutuhkan. Oleh karena itu, orang-orang membentuk suatu masyarakat. Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki ciri-ciri,


      Sejak dilahirkan manusia telah mempunyai dua hasrat, yaitu
      1. keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain di sekelilingnya,
      yaitu masyarakat;
      2. keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya

      Setiap manusia pada dasarnya ingin hidup damai, tenteram dan  sejahtera. Bagi masyarakat dan bangsa Indonesia, cita-cita tersebut secara jelas tercantum didalam UUD 1945, khususnya pada Pembukaan UUD 1945 Alinea IV. Untuk mewujudkan cita-cita dan harapannya, maka diciptakanlah sebuah norma yang menjadi landasan bermasyarakat . ( sumber : Belajar memahami Kewarganegaraan Penerbit : patinium, Penulis : Samidi, dan W. Vidyaningtyas )

      Wednesday, August 6, 2014

      Pengertian Norma dan Penjelasan Norma

      Pengertian dan Penjelasan Norma|Dalam bersosialisasi dilingkungan masyarakat harus selalu berpegang kepada norma-norma, norma memiliki pengertian dan penjelasan yang sangat luas karna banyak para ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang apa itu Norma ??.. karna norma merupakan sebuah  Ketentuan yang harus dipatuhi oleh karna itu dalam mengartikan sebuah norma itu pun terbagi-bagi, karna norma, untuk lebih mengetahui tentang Pengertian Norma dan Penjelasan Norma mari kita lihat artikel dibawah ini....  

      Pengertian dan Penjelasan Norma 

      (Pengertian Norma dan Penjelasan Norma) Norma adalah kaidah, ketentuan, atauran, kriteria, atau syarat yang mengandung nila tertentu yang harus dipatuhi masyarakat dalam berbuat, dan bertingkah laku sehingga terbentuk masyarakat dalam berbuat, dan bertingkah laku sehingga terbentuk masyarakat yang terti, teratur dan aman.

      A. Pengertian Norma
      Pengertian Norma menurut para ahli antara lain 
      1. Achmad C. Zubair
      Pengertian dan Penjelasan Norma, Pengertian Norma, arti Norma, Apa itu Norma
      (Achmad C. Zubair)

      pengertian Norma adalah ukuran, garis pengarah, aturan atau kaidah bagi pertimbangan dan penilaian.

      2. Thomas Hobbes,
      Pengertian dan Penjelasan Norma, Pengertian Norma, arti Norma, Apa itu Norma
      (Thomas Hobbes)
      Menyatakan bahwa tampa norma manusia akan menjadi serigala bagi sesamanya (homo homini lupus ), Apabila suatu masyarakat tidak ada norma, maka akan menimbulkan kekerasan, dan tidak adanya keadilan, ketertiban dan kedamaian dalam kehidupan. Dengan demikian, pihak yang kaut akan menindas pihak yang lemah

      B. Norma mempunyai sifat perintah dan larangan sebagai berikut. 
             Norma mempunyai sifat-sifat perintah dan larangan yang harus dipatuhi oleh semua golongan masyarakat, sifat-sifat perintah dan larangan norma adalah sebagai berikut.

      a. Perintah, yang merupakan keharusan bagi seorangu ntuk melakukan sesuatu, oleh karena akibat-akibatnya yang dipandang baik. Misalnya setiap orang diharuskan melapor kepada pihak yang berwajib bila mengetahui suatu kejahatan

      b. Larangan, yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk tidak berbuat suatu oleh karena akibat-akibatnnya dipandang tidak baik, dan tdapat menimbulkan sanksi bagi yang menyelenggarakan misalnya dilarang membunuh dan mencuri.

      C. Kegunaan Norma ialah  
      Norma memiliki kegunaan disitiap kita berada, kegunaan norma adalah sebagai berikut. 
      1. Sebagai pedoman atau panduan berbuat dan beringkah laku,
      2.  sebagai tolah ukur dalam mengevaluasi perbuatan seseorang dalam bertingkah laku,
      Norma dan sanksi selalu berpasangan, yaitu suatu keadaan yang dikenakan kepada si pelanggar norma. Apabila orang melanggar norma maka harus menjalani sanksi, yaitu sebagai akibat atau tanggung jawab atas perbuatannya.

      D. Macam-Macam Norma
      • Norma agama/religi,yaitu peraturan hidup yang berasal dari Tuhan (allah ) yang diberlakukan bagi manusia ciptaan-nya melalui perantara utusan-nya.
      • Norma adat/ kesopanan yaitu  norma yang timbul dari kebiasaan pergaulan sehari-hari untuk suatu daerah tertentu. Misalnya, orang yang lebih muda harusmenghormati yang tua, memberikan tempat duduk, cara bersalaman dan lain-lain
      • Norma hukum yaitu norma peraturan yang timbul dari hukum yang berlaku. Norma hukum bertujuan untuk mengatur kepentingan manusia dalam masyarakat agar memperoleh kehidupan yang tertib.
      Sekian Artikel tentang Perngertian dan Penjelasan Norma, Semoga bermanfaat