Latest News

Showing posts with label Artikel Seni. Show all posts
Showing posts with label Artikel Seni. Show all posts

Wednesday, January 31, 2018

Pengertian Sketsa, Fungsi, Tujuan, Jenis & Contoh Sketsa

Sketsa? apa itu pengertian sketsa. Kebayang tidak ada yang bertanya demikian di google?. Penulis juga heran, apalagi fungsi tujuan dan jenis-jenis sketsa tersebut. Berpikir secara sederhana saja, kita atau teman-teman tentu sudah terbayang apa itu pengertian sketsa. Terlihat tidaklah begitu sulit untuk mengetahui pengertian sketsa.

Namun, entah kenapa. Penulis harus mengawali tulisan tersebut dari mana. Betapa tidak? Penulis hanya berlama-lama di computer tanpa menulis apapun mengenai pengertian sketsa sesuai dari pikiran penulis atau gagasan dari penulis sendiri. Atau bias juga dikatakan bersumber dari teori teori penulis sendiri.

Tak ingin mencontek dari sumber apapun. Penulis kemudian merangkaikan pengertian atau definisi sketsa itu dengan sangat lambat dan bahkan membutuhkan berjam-jam. Setelah menuliskan secara keseluruhan, penulis mencek atau memverifikasi dengan pengertian sketsa yang telah ada atau menyebar ke berbagai sumber baik itu dari artikel, jurnal, pdf, makalah, buku dllnya. Ternyata sama saja.

Tidak ada bedanya. Tetap salah saja maksud penulis. Artinya, apa yang penulis bayangkan secara mudah, ternyata tidak sesuai dengan pengertian sketsa sebagaimana mestinya atau pada umumnya. Alhasil, penulis harus menghapus keseluruhan tulisan mengenai pengertian sketsa tersebut.

Penulis menyerah hingga harus mengutip kiri dan kanan setiap sumber buku, jurnal, makalah, skripsi, tesis dan berbagai hal yang penulis anggap akurat dan dapat dipercaya. Penulis merangkum segala sumber tersebut untuk menyampaikan pengertian sketsa, fungsi, tujuan, jenis dan contoh-contoh sketsa tersebut.

Penulis juga baru tahu, bahwa perjalanan sketsa tidak lah sesempit pikiran penulis. Sketsa memiliki sejarah yang panjang, tidak singkat. Dapat dikatakan sejarah sketsa, ada sebelum penulis dilahirkan atau orang tua penulis ada. Sejarah sketsa tersebut hingga perkembangannya saat ini sangatlah membantu. Terlebih lagi pengertian menurut para ahli yang juga membantu alur dan membatasi sketsa sebagaimana mestinya. Olehnya itu, penulis paparkan hasil rangkuman dari berbagai sumber yang dapat teman-teman lihat dibawah ini.

Sketsa, Apa itu?

Sketsa merupakan gambaran atau lukisan pendahuluan yang kasar ringan, semata-mata garis besar atau yang belum selesai. Selain itu, sketsa hanya digunakan sebagai pengingat-ingat saja. Dalam penerapannya umumnya digunakan berupa catatan singkat tanpa terdapat bagian-bagian kecil yang mengemukakan gagasan tertentu.

Jika ditarik sebuah kesimpulan secaa umum merupakan rencana kasar misalnya permainan ringan, mirip dengan musik ataupun artikel.

Sketa sendiri akan digunakan sebagai dasar untuk membuat sebuah rancangan dari film animasi, maka dari hal tersebut, seorang animator memang harus mempunyai pengetahuan yang lebih berupa suatu sketsa sehingga memiliki tujuan dan fungsi yang dapat membantu terciptanya berupa karya.

Sketsa atau sket ( sketch) pada umumnya dikenal sebagai bagan atau rencana bagi sebuah lukisan. Dalam pengertian tersebut, lebih merupakan gambar kasar, yang bersifat sementara, baik diatas kertas maupun juga diatas kanvas, yang bertujuan lebih lanjut sebagai lukisan.

Mengingat sederhana penampilannya, sketsa lebih merupakan "persiapan' dari lukisan yang akan datang, demikian tulis 'Putu' Wijaya.

Pengertian Sketsa, Apa itu?

Pengertian sketsa secara etimologi berasal dari bahasa Yunani dari kata 'Shedios extempore', kemudian diadopsi ke bahasa Inggris berarti 'sketch', yang dimana pengertian adalah 'begitu saja tanpa persiapan'. Sedangkan persamaan arti kata sketsa antara lain: 'coretan, gambar, ilustrasi, buram, coret, rencana, draf, konsep, skenario, ikhtisar, rangka, rang-rangan, reka bentuk. Kalau di sederhanakan, pengertian sketsa adalah pra rancangan gambar dengan medium garis.

Kata sketsa jika terkait karya ciptaan maka muncul sebutan 'sketser' artinya (pencipta/seniman). Karena sketsa atau sketser selalu menerapkan secara esensi adanya sebuah emosi, ekspresi dan intuisi kedalaman kesan objek maka muncul lagi kata gambar (drawing).

Hasil dari akhir sikap seorang senima atau disebut sebagai para sketser adalah dapat dikaji melalui kematangan goresannya sebelum ia mewujudkan berupa karya cipta seni rupa jadi. Katakanlan melalui topik tulisan ini memilih gambar 'sketsa';

Sketsa atau sket dalam bahasa Inggris 'Sketchs, berdasarkan arti dari pematung adalah "rancangan awal atau bagan atau rencana ketika ia membuat suatu lukisan. Artinya menurut kelazimannya itu, sketsa mengarah ke gambar kasar, yang bersifat temporer, baik di atas kertas maupun juga berada di atas kanvas, sehingga suatu saat dapat berwujud 'lukisan yang sesungguhnya' (Ekoprawoto, Amran: 1997).

Pengertian Sketsa Menurut Para Ahli


1. Pengertian Sketsa Menurut But Muchtar
Menurut But Muchtar (1987) seorang tokoh pendidik bahwa pengertian sketsa dalam seni sketsa adala ungkapan yang paling esensial, yang memiliki fungsi sebagai media dalam proses kreativitas tapi sekaligus sebagai  sebuah karya.

2. Pengertian Sketsa Menurut Effendi
Menurut Oesman Effendi (1978) bahwa sketsa adalah merupakan perpaduan dari melihat, merasakan, menghayati, berpikir, ekspresi, empati serta bersikap. Sehingga sketsa adalah kepekaan dari suatu intuisi. Selain itu juga berupa kedalaman jiwa seniman sebagai proses penginderaan yang totalitas dari seseorang terhadap suatu objek yang akan direkam. Salah seorang pelukis pernah meulis bahwa seni sketsa adalah suatu bentuk garis uyang terdiri berupa titik, garis luru dan garis lengkung. Warna tak terbilang banyak ragamnya. Walaupun hanya berupa garis. Namun garis tersebut terdapat dua-tiga macam itu dapat melontarkan atau menyusun kembali warna yang tak terhingga itu.

3. Pengertian Sketsa Menurut KBBI
Ada baiknya kita pahami dulu pengertian sketsa ini termasuk segala kaitannya dengan yang lain.
Berdasarkan KBBI sketsa sebagai berikut
a. Lukisan cepat (hanya garis-garis besarnya)
b. Gambar rancangan; rengrengan; denah; bagan
c. Pelukisan dengna kata-kata terkait suatu hal berupa garis besar; tulisan singkat; ikhtisar ringkas;
d. Berupa adegan pendek di tiap pertunjukan drama (Muliono, Anton 1995)."

4. Pengertian Sketsa Menurut Meyers
Menurut Meyers (1969), pengertian sketsa adalah gambar catatan. Ia membedakannya dengan gambar karya lengkap dan gambar karya studi. Dalam karya studi, gambar merupakan eksplorasi teknis atau bentuk untuk penyelesaian lukisan, patung, dan lain-lain. Umumnya penggambarannya bersifat menyoroti suatu rincian dari bagian-bagian tertentu, seperti anatomi kepala, tangan ataupun bahu, draperi, dan sebagainya demi mempelajari bentuk orang.

Jenis-Jenis Sketsa

Menurut Kusnadi,seorang kritikus seni rupa, mengungkapkan bahwa dalam seni rupa, sketsa dibagi menjadi dua  yaitu:
  1. Sketsa sebagai seni murni atau sketsa yang berdiri sendiri, dan juga sekaligus sebagai suatu media ekspresi.
  2. Sketsa 'Voor Studie', sebagai media untuk studi bentuk, proporsi, anatomi, komposisi dan sebagainya yang akan dibuat berdasarkan sketsa.
Berdasarkan pendapat Kusnadi tersebut dapat diartikan bahwa kedua jenis sketsa ini mempunyai perbedaan yang mendasar. Letak perbedaannya adalah pada fungsi. Jenis sketsa pertama memiliki fungsi sebagai ekspresi, sedangkan pada jenis sketsa yang kedua sebagai media studi. Sehingga apabila dibandingkan dengan sketsa jenis 'voor studie', maka sketsa murni tersebut lebih ekspresif, karena sketsa murni dapat dijadikan media untuk berekspresi yang tidak terlalu terikat dengan masalah bentuk, proporsi, anatomi dan sebagianya yang tidak pernah dilanjutkan menjadi sebuah karya seni rupa lainnya, akan tetapi berhenti/selesai sebagai suatu karya sketsa murni atau berdiri sendiri.

Fungsi Sketsa

Dengan demikian dari kedua jenis sketsa tersebut terdapat dua sisi kegunaan. Keseluruhan bidang yang terdapat dalam seni rupa, baik itu berupa seni murni ( finet art) lukis, patung dan seni grafis, atau seni terdapat (applied art) kriya/kerajinan, desian grafis, desian interior-eksterior, arsitek bahkan sampai kepada perancangan busana dan teknologi modern tidak dapat lepas dari suatu kegiatan perancangan visual.

Sketsa merupakan suatu pilihan yang paling tepat. Ketsa di sini merupakan rancangan pendahuluan yang kasar dari sebuah karya lukis, kriya, busana, arsitek dan sebagainya. Berikut adalah beberapa fungsi sketsa.

1. Seni Murni
  • Sebagai Media Studi
  • Sketsa sebagai media ekspresi untuk mengungkapkan ide dan perasaan.
  • Berfungsi sebagai seni patung. Sketsa pada seni patung banyak diterapkan dalam sebuah perancangan pembuatan patung. Penjelasan sketsa pada patung tersebut dapat diuraikan pada bahan ajar sketsa.
2. Seni Terapan
Sketsa berfungsi dalam seni terapan sebagai media perancanngan awal sebelum diwujudkan dalam bentuk gambar bekerja secara lengkap. Gambar sketsa tersebut dijadikan sebagai suatu sarana eksplorasi dan sekliagus sebagai komunikasi awal dalam perancang (yang menggambar) atau orang lain, baik itu pemesan maupun juga orang yang akan dipercaya sebagai suatu pelaksana untuk merealisasikan produknya. Dengan demikian, pengerjaan suatu produk akan dapat lebih mudah dipahami pelaksanaannya, dicermati sketsa yang dilengkapi dengan gambar kerja disertai notasinya.

3. Busana
Sketsa juga dapat dimanfaatkan oleh para perancang busana. Mereka melakukan eksplorasi sketsa beberapa kali dalam mendapatkan sebuah rancangan yang dapat memuaskan selera pemakainya. Dalam bidang perencanaan adi busana atau fashion sketsa umumyna didominasi unsur garis. Garis tersebut berfungsi untuk membentuk desain busana secara global, potongan, serta draperi kain. Setelah ada sketsa yang terpilih kemudian dibuat berupa pola-pola busana.

4. Arsitek
Perancangan awal sebuah bangunan yang dimanfaatkan sketsa sebagai media eksplorasi.

5. Teknologi
Pemanfaatan media sketsa dapat berfungsi untuk perancangan suatu produk.

6. Ilmu Pengetahuan
Sktesa juga memiliki manfaat yang besar terhadap ilmu pengetahuan. Sketsa berfungsi sebagai alat bantu dalam penelitian ilmiah.

7. Pendidikan
Seorang pengajar, ketika tidak menunjukkan suatu benda yang sebenarnya sebagai model pembelajaran, dapat menunjukkan gambar atau foto dari benda-benda tersebut. Namun cara seperti demikian membutuhkan waktu dan biaya yang lebih banyak. Oleh karena itu, menggunakan media sketsa, merupakan alternatif yang efektif dan juga efisien dalam suatu proses pembelajaran, karen dapat dibuat oleh pengajar sendiri secara langsung dan juga cepat. Pengajar ketika membuat sketsa sekaligus dapat langsung menjalaskan materi ajar yang divisualkan dalam bentuk sketsa.

Ilustrasi: Pengertian Sketsa, Fungsi, Tujuan, Jenis & Contoh Sketsa

Manfaat dan Tujuan Mempelajari Sketsa
  1. Sebagai media latihan untuk menggores dengan lancar, bebas dan spontan sesuai dengan bentuk objek yang dipilih.
  2. Sebagai media untuk studi bentuk, proporsi, anatomi, komposisi dan sebagainya dalam mempelajari objek yang diinginkan.
  3. Sebagai media eksplorasi untuk mendapatkan ide atau gagasan yang akan dituangkan dalam karya seni rupa misalnya, desian, lukis, patung dan sebagainya (sketsa sebagai rancangan karya yang akan dibuat).
  4. Sebagai media ekspresi dalam bentuk seni sketsa murni.
Demikianlah informasi mengenai pengertian sketsa, fungsi, tujuan, jenis & contoh sketsa. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menambah cakrawala pengetahuan kita. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

Friday, October 13, 2017

Pengertian Apresiasi, Fungsi, Tujuan, Manfaat & Tingkatan Apresiasi

Apresiasi?. Kata sebenarnya sudah lumrah ditelinga kita. Jujur pembahasan demikian, cukup membosangkan bagi penulis untuk menuliskan apresiasi. Dalam pikiran sempit penulis, itu terjadi disebabkan kata apresiasi atau mengapresiasi sesuatu sudah sering penulis lakukan kepada seseorang atau sesuatu.

Jika teman-teman, menarik kedalam sebelum melihat informasi dibawah ini, dalam aktivitas keseharian anda, atau di hari ini saja tepat dimana teman-teman melihat informasi ini tentu dalam aktivitas sehari tersebut terdapat suatu aplikasi apresiasi. Atau bisa saja, apresiasi sering atau kerap terjadi sehari penuh.

Bisa saja, anda adalah orang yang paling mencolok diantara teman sekelas anda baik dalam jenjang pendidikan apapun. Tentu saja, apresiasi atau mengapresiasi atau diapresiasi sering dan bahkan selalu terjadi. Orang-orang pintar tersebut biasanya akan mendapat sebuah sesuatu yang beda dengan teman sekelas lainnya.

Entah itu dari perlakuan yang didapatkan atau dari nilai pelajaran. Hal demikian jika kita sedikit mengamati kata apresiasi atau pembahasan apresiasi yang pada kali ini kita bahas, sebenarnya tidaklah jauh dari contoh orang pintar tersebut.

Namun, penulis juga menyadari bahwa pemberian suatu apresiasi tidak hanya semudah itu mengeluarkan kata-kata mutiara dari mulut. Melainkan terdapat beberapa hal yang perlu untuk diketahui untuk mengapresiasi sesuatu.

Pertama kali, tentu saja seperti biasa kita akan berawal dari sebuah batasan atau yang dikenal dengan definisi atau sering didengar masyarakat umum adalah pengertian. Pengertian memberikan arah dan batasan agar proses penjelasan salah satunya apresiasi dapat sesuai yang sebenarnya.

Sehingga pertama-tama adalah mengetahui pengertian apresiasi. Hal ini sangatlah sesuai dengan jenjang pendidikan. Jenjang pendidikan yang berlaku di Indonesia secara umum dimulai dari TK, SD, SMP dan selanjutnya.

Di setiap jenjang pendidikan tersebut memberikan bentuk pemahaman mendalam akan pembelajaran dari TK, hingga selanjutnya. Terus bertambah rumit dan sulit.

Seperti halnya mengapa penulis memberikan saran untuk memulai dengan pengertian apresiasi sebelum berlanjut ke tujuan apresiasi, kemudian ke fungsi apresiasi hingga mengenal macam-macam tingkatna apresiasi.

Jika teman-teman masih ada yang bertanya untuk apa membahas lebih dulu pengertian apresiasi. Penulis menyarankan untuk membaca ulang. Ketegasan demikian perlu penulis berikan, ditengah minat baca yang sempat diberitakan oleh matanajwa yang memberikan posisi Indonesia sungguh membuat penulis tidak sanggup untuk melihatnya.

Selain itu, agar teman-teman paham maksud dan tujuan penulis mengapa pembahasan apresiasi yang terdengar konyol dan lucu untuk dibahas, ternyata sangat penting untuk kita gali lebih jauh.

Apakah teman-teman siap menggali lebih jauh mengenai Apresiasi? 

Sabar, penuliskan sudah bilang untuk bertahap. Adapun beberapa tahapan dalam pembahasan apresiasi dimulai dari pengertian apresiasi, tujuan dan manfaat apresiasi, fungsi apresiasi dan tingkatan apresiasi. Adapun pembahasan tersebut dapat teman-teman lihat dibawah ini... 

Pengertian Apresiasi, Apa itu? 

Secara etimologi, pengertian apresiasi berasal dari bahasa lain "Apreciatio" yang memiliki pengertian "menghargai". Dalam bahasa Inggris, apresiasi diartikan sebagai "appreciate" yang memiliki pengertian "menyadari, memahami, menghargai, dan menilai". 

Dari hal tersebut, kata "appreciate" dapat dibentuk kata "appreciation" yang memiliki pengertian sebagai "penghargaan, pemahaman, dan penghatan". Sedangkan dalam bahasa Indonesia, kata apresiasi mengandung pengertian yang sejajar dengan kata "aprecitio" (Latin) dan kata "appreciation" (Inggris) tersebut. 

Sedangkan pengertian apresiasi secara terminologi adalah proses penilaian atau penghargaan positif yang diberikan seseorang terhadap sesuatu. 

Karya sastra khususnya puisi pada hakikatnya adalah hasil proses kreatif seorang penulis puisi. Proses kreatif-kreatif pula dari pembaca. 

Pengertian Apresiasi Menurut Para Ahli

Selain itu, pengertian apresiasi juga tidak hanya itu saja. Ada banya pengertian atau definisi apresiasi yang dicetuskan atau disampaikan oleh para ahli dari berbagai bidang, baik dari seni, dll. 

Hal ini dapat dinilai bahwa pengertian apresiasi dari kalangan para ahli juga menjadi topik yang penting dalam memberikan arah bagi penjelasan dan perkembangan apresiasi hingga saat ini. Adapun pengertian apresiasi menurut para ahli dapat dilihat dibawah ini..

1. Pengertian Apresiasi Menurut Hornby 
Menurut Hornby (dalam sayuti) bahwa pengertian apresiasi adalah pengenalan dan pemahaman yang tepat, pertimbangan, penilaian, dan pernyataan yang memberikan penilaian. 

2. Pengertian Apresiasi Menurut Effendi 
Menurut Effendi yang memberikan definisi apresiasi sebagai arah penjelasan apresiasi tersebut menyatakan bahwa pengertian apresiasi adalah aktivitas menggauli cipta sastra dengan sungguh-sungguh sehingga tumbuh pengertian, penghargaan, kepekaan pikiran kritis dan kepekaan perasaan yang baik terhadap karya sastra. 

3. Pengertian Apresiasi Menurut Prayogi 
Menurut Prayogi bahwa pengertian apresiasi adalah setiap aktivitas penghargaan yang dilakukan sebagai hasil penggunaan, peresapan, dan penilaian seseorang terhadap sebuah karya sastra ataupun karya seni tertentu. Apresiasi juga dapat diartikan sebagai bentuk rasa kagum ataupun kekaguman yang keluar dari diri penguasa ataupun penikmat dari karya seni ataupun karya sastra tertentu. 

4. Pengertian Apresiasi Menurut Aminuddin 
Menurut Aminuddin bahwa pengertian apresiasi adalah pengenalan melalui perasaan ataupun kekepaan batin dan pengakuan terhadap unsur-unsur keindahan yang diungkapkan oleh pengarangnya. 

5. Pengertian Apresiasi Menurut Elliyati 
Menurut Elliyati bahwa pengertian apresiasi adalah setiak kegiatan yang mengakrabi karya sastra secara sungguh-sungguh yang berkaitan kesungguhan penikmat sastra untuk mengenali, menghargai dan menghati, sehingga dapat menemukan penjiwaan yang benar-benar dalam. 

6. Pengertian Apresiasi Menurut Albert R. Candler 
Menurut Alber R. Candler bahwa pengertian apresiasi adalah kegiatan mengartikan serta menyadari sepenuhnya seluk beluk karya seni, serta menjadi sensitif mengenai gejala estetis dan artistik, sehingga dapat menikmati dan menilai karya tersebut secara semestinya. Dalam aktivitas mengapresiasi, seseorang penghayat melaksanakan aktivitas pencarian pengalaman estetis, sehingga motivasi yang timbul adalah motivasi pengalaman estetis (berupa kepuasaan kontemplatif dan intuitif). 

7. Pengertian Apresiasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) bahwa pengertian apresiasi adalah setiap penilaian baik, penghargaan misalnya terhadap karya-karya sastra ataupun juga karya seni.

Tujuan Apresiasi dan Manfaat Apresiasi 

Jika mengacu dalam Cabang Ilmu Seni, maka terdapat beberapa Tujuan Apresiasi. Terlebih manfaat apresiasi bagi bangsa Indonesia tidak hanya dipandang sebelah mata. Apresiasi juga memberikan sebuah semangat atas sesuatu hasil, dan juga memberikan motivasi bagi pengembangan suatu karya atau suatu hasil tersebut. Hal demikian dapat dikembangakn dengan pikiran, tindakan dan pengembangan kepribadian seseorang. 

Atas dasar tersebut, Apresiasi Seni memiliki tujuan pokok. Tujuan pokok apresiasi seni adalah agar publik mengetahui maksud dan tujuan dari pembuatan karya seni, sehingga masyarakat dapat menilai, menanggapi dan menikmati suatu karya seni yang telah ada. 

Adapun tujuan akhir dari apresiasi seni antara lain: 
  • Mengevaluasi dan mengembangkan nilai keindahan karya seni 
  • Mengembangkan daya kreasi dan imajinasi
  • Menyempurnakan karya seni. 

Fungsi Apresiasi 

Dalam memberikan sebuah apresiasi terhadap sesuatu karya. Tentu akan memberikan sebuah dampak bagi si penerima. Hal demikian tidak diberikan begitu saja. Melainkan terdapat fungsi yang perlu diketahui. Fungsi apresiasi itu adalah:
  • Sebagai sarana meningkatkan rasa cinta terhadap karya anak bangsa Indonesia, sekaligus peduli terhadap sesama. 
  • Sarana untuk penilaian, penikmatan, empati, hiburan dan edukasi. 
  • Sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan manusia dalam beberapa hal. 
Proses Mengapresiasi 
Proses mengapresiasi yaitu melihat karya kemudian merasakan, berempati, kemudian muncul, pendapat pribadi untuk menyebutkan kelebihan, kekurangan, kemudian menilai.  Seni rupa yang yang paling popular perkembangannya dan mudah dijangkau oleh siswa SMP adalah membuat karya lukis.  

Secara Singkat dapat disimpulkan bahwa cara-cara melakukan apresiasi adalah :
  • Mengamati
  • Menghayati
  • Memahami
  • Menanggapi
  • Menilai
  • Implementasi atau penerapan

Tingkatan Apresiasi 

Apresiasi juga memiliki beberapa tingkatan, atau memiliki macam-macam  apresiasi yang memiliki ukuran tertentu. Dalam apresiasi seni atau arkya seni terdapat jenis-jenis tingkatan yang memberikan gambaran apresiasi seni. Adapun tingkatan dalam apresiasi seni terdiri dari: 

1. Tingkat Empatik
Tingkat empatik dalam kamus berarti melibatkan pikiran dan perasaan. Tingkat apresiasi tersebut berupa tangkapan indrawi atau tangkapan dari indera-indera. 

Contoh apresiasi simpatik adalah disaat kita mendengar suatu karya seni musik, maka diri kita akan merasa nyaman dan betah mendengar karya tersebut, lalu timbullah penilaian bahwa karya tersebut bagus. 

2. Tingkat Estetis
Estetis didefinisikan sebagai penilaian terhadap keindahan. Tingkat apresiasi sini merupakan pengamatan dan juga penghayatan. Dalam tingkat demikian bagi penikmat seni dalam memberikan suatu paresiasi yang lebih pada pengataman terhadap suatu bentuk karya seni. 

Contoh tingkat apresiasi estetis adalah disaat menyaksikan sebuah pagelaran seni teater atau apapun itu, memerlukan sebuah pengamatan yang baik agar sesuatu dengan penyampaian apresiasi estetis tersebut kepada siapa. 

3. Tingkat Apresiasi Kritik 
Pada tingkat apresiasi kritik merupakan sebuah bentuk apresiasi yang menyampaikan sebuah klarifikasi, deksripsi, menjelaskan, menganalisis, evaluasi sehingga dapat mengambil sebuah kesimpulan. 

Contohnya seperti ajang pencarian bakat yang memerlukan sebuah ilmu yang mendalam dimana setiap menampilkan suatu bakat tersebut terjadi sebuah bentuk penyampaian apresiasi yang lebih mendalam. 

Ilustrasi: Pengertian Apresiasi, Fungsi, Tujuan, Manfaat & Tingkatan Apresiasi

Demikianlah informasi Pengertian Apresiasi, Fungsi, Tujuan dan Tingkatan Apresiasi dapat menambah pengetahuan kita dan tentunya secara umum memiliki manfaat baik bagi diri kita sendiri, dan alangkah lebih baiknya lagi jika hal demikian bermanfaat bagi kehidupan sekitar. Sekian dan Terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 

Wednesday, September 13, 2017

Pengertian Ilustrasi, Fungsi, Tujuan, Jenis & Contoh Ilustrasi

Secara etimologi, Pengertian ilustrasi berasal dari bahasa Latin "Illustrare" yang berarti menjelaskan atau menerangkan. Sedangkan pengertian ilustrasi secara terminologi adalah suatu gambar yang memiliki sifat dan fungsi untuk menerangkan suatu peristiwa. Dalam bahasa Belanda disebut Ilustratie yang diartikan sebagai hiasan dengan gambar atau pembuatan sesuatu yang jelas. 

Selain itu, ilustrasi juga dikatakan berasal dari kata ilusi. Pengertian ilustrasi ini memberikan arti ilusi sebagai gambaran angan-angan yang menyerupai hiasan belaka. Hal ini merupakan pengantar ataupun pelengkap terhadap suatu tujuan yang membantu seseorang agar lebih mudah dan cepat mengerti suatu tujuan yang disampaikan dalam ilustrasi tersebut. 

Gambar-gambar ilustrasi merupakan karya seni rupa dua dimensi yang memiliki tujuan untuk memperjelas suatu pengertian. Pengertian gambar ilustrasi menurut Wikipedia adalah visualisasi dari suatu tulisan yang menggunakan teknik drawing, fotografi, lukisan, maupun dengan cara teknik serupa lainnya yang mengutamakan hubungan subjek dan tulisan yang dimaksud atas bentuk tersebut. 

Ilustrasi merupakan bentuk visual dari teks ataupun kalimat. Ilustrasi memperjelas teks ataupun kalimat khususnya bagi anak-anak yang belum mapu membaca. Menggambarkan adegan dalam suatu cerita, maka gambar tersebut secara umum menerangkan karakter atau keseluruhan isi cerita. Tidak hanya itu, ilustrasi juga berfungsi dalam menarik pembaca agar tertarik untuk membaca. 

Pengertian Ilustrasi Menurut Para Ahli 

Selain pengertian ilustrasi di atas, terdapat juga gagasan, pandangan ataupun teori yang disampaikan para ahli terkait pengertian ilustrasi. Berikut pengertian ilustrasi menurut para ahli..

1. Pengertian Ilustrasi Menurut Rohidi 
Menurut Rohidi (1984:87) yang berpendapat bahwa pengertian gambar ilustrsi berkaitan dengan seni rupa adalah pengamaran sesuatu melalui elemen rupa untuk lebih menerangkan, menjelaskan atau pula memerindah sebuah teks, agar pembacanya dapat ikut merasakan secara langsung melalui mata sendiri, sifat-sifat gerak, dan kesan dari cerita yang disajikan. 

2. Pengertian Ilustrasi Menurut Soedarso 
Menurut Soedarso (1990:1) yang memberikan definisi ilustrasi bahwa pengertian ilustrasi adalah seni gambar atau seni lukis yang dibadikan untuk kepentingan lain, yang memberikan penjelasan atau mengiringi suatu pengertian, umpanya cerita pendek di majalah. 

3. Pengertian Ilustrasi Menurut Martha Thoma 
Menurut Martha Thoma (dalam Sofyan, 1994: 171) bahwa definisi ilustrasi dalam hubungannya dengan lukisan berkembang sepanjang alur yang sama dalam sejaha dan dalam banyak hal, keduanya sama. Secara tradisional keduanya mengambil inspirasi dari karya-karya kesusastraan; hanya saja lukisan dibuat untuk menghiasi dinding atau langit-langit, sedangkan ilustrasi dibuat untuk menghiasi naskah, untuk membantu menjelaskan cerita atau mencatat peristiwa. 

4. Pengertian Ilustrasi Menurut Fariz (2009:14) 
Menurut Fariz, pengertian ilustrasi adalah sebagai suatu ekspektasi dari ketidakmungkinan dan tak berbeda jauh dengan angan-angan, bersifat maya atau virtual. Ilustrasi bekerja hadir dalam berbagai diverikasi. 

Fungsi Ilustrasi 

Ilustrasi sebagai sebuah seni rupa yang memiliki peran atau tujuan dalam menyampaikan suatu maksud tertentu untuk menerangkan peristiwa. Demikian  pula bahwa ilustrasi memiliki fungsi yang penting dalam perkembangan dunia ilustrasi sampai sekarang. Fungsi ilustrasi inilah yang menjadi perjalanan sejarah dan akan semakin berkembang demi sebuah perkembangan seni. Adapun fungsi ilustrasi sebagai berikut.. 
  • Menarik perhatian orang. Sebuah buku ataupun majalah yang tidak disertai dengan gambar ataupun gambar yang kurang menarik, akan hambar dan kurang mengundang minat pembaca. Namun jika disertai dengan sebuah ilustrasi, maka akan semakin mengundang minat baca. 
  • Memudahkan untuk memahami suatu keterangan atau penjelasan sebuah tulisan. Dengan adanya ilustrasi tersebut, memudahkan setiap orang ataupun pembaca dalam memahami bacaan atau sesuatu itu. Tidak sedikit, dari berbagai hal yang tertuliskan dapat kita pahami secara menyeluruh, dan terkadang ilustrasi menempatkan posisi sebagai bentuk pemahaman dan penjelasan serta sebuah peristiwa dalam contoh yang sederhana. 
  • Sebagai saranan dalam mengungkapkan pengalaman terhadap suatu kejadian yang diekspresikan dalam sebuah gambar. 
  • Memberikan gambaran yang singkat terkait isi sebuah tulisan ataupun cerita yang disampaikan. 
  • Sebagai nilai keindahan dalam perwajahan. 
Fungsi Ilustrasi
Selain itu, terdapat beberapa fungsi ilustrasi secara umum. Adapun fungsi- fungsi dari ilustrasi adalah sebagai berikut (Arifin dan Kusrianto, 2009: 70-71). 
  1. Fungsi Deskriptif. Fungsi deskriptif dari ilustrasi adalah menggantikan uraian mengenai sesuatu secara verbal dan naratif dengan menggunakan kalimat panjang. Ilustrasi dapat dimanfaatkan untuk melukiskan sehingga dapat lebih cepat dan lebih mudah dipahami. 
  2. Fungsi Ekspresif. Fungsi ilustrasi dalam memperlihatkan dan menyatakan sesuatu gagasan, perasaaan, maksud, situasi ataupun konsep yang abstrak menjadi yang nyata sehingga mudah dipahami. 
  3. Fungsi Analitis atau Struktura. Ilustrasi dapat menunjukkan rincian bagian demi bagian dari suatu bnda ataupun ssitem atau proses secara detail, agar lebih mudah dipahami. 
  4. Fungsi Kualitatif. Fungsi ini sering digunakan untuk membuat daftar, tabel, grafik, kartun, foto, gambar, sketsa, dan simbol. 

Tujuan Ilustrasi 

Tidak hanya fungsi ilustrasi, ilustrasi juga memiliki tujuan dalam penting hinggga dewasa ini.  Menurut Putra dan Lakoro (2012: 2) ilustrasi bertujuan untuk menerangkan atau menghiasi suatu cerita, puisi, tulisan ataupun informasi lainnya. Adapun tujuan ilustrasi adalah...
  1. Ilustrasi bertujuan memperjelas pesan atau informasi yang disampaikan 
  2. Ilustrasi bertujuan memberi variasi bahan ajar sehingga lebih menarik, memotivasi, komunikatif, dan juga dapat memudahkan pembaca memahami pesan. 
  3. Ilustrasi bertujuan memudahkan pembaca untuk mengingat konsep dan juga gagasan yang disampaikan melalui ilustrasi (Arifin dan Kusrianto, 2009:70).

Jenis-Jenis Ilustrasi

Dalam perjalanan Ilustrasi saat ini, telah membawa perkembangan yang sangat besar hingga Ilustrasi terdiri atas macam-macam jenis saat ini. Adapun jenis-jenis ilustrasi adalah sebagai berikut.. 

1. Gambar Ilustrasi Naturalis 
Gambar Ilustrasi Naturalis adalah gambar ilustrasi yang memiliki bentuk dan warna yang sama dengan kenyataan yang ada di alam tanpa adanya suatu pengurangan ataupun penambahan. 

2. Gambar Ilustrasi Dekoratif 
Gambar Ilustrasi Dekoratif adalah gambar yang berfungsi untuk menghiasi sesuatu dengan bentuk yang disederhanakan atau dilebih-lebihkan dengan gaya tertentu. 

3. Gambar Kartun
Gambar Kartun adalah gambar yang memiliki bentuk yang lucu atau mempunyai ciri khas tertentu. Biasanya gambar kartun banyak menghiasi majalah anak-anak komik, dan cerita bergambar. 

4. Gambar Karikatur
Gambar Karikatur adalah gambar kritikan atau sindiran yang dalam penggambarannya telah teradapat penyimpangan proporsi tubuh. Gambarnya ditemukan majalah atau koran. 

5. Cerita Bergambar
Cerita Bergambar (Cergam) adalah sejenis komik atau gambar yang diberi teks. Teknik gambar yang dibuat atas dasar cerita dengan sudut pandang yang menarik. 

6. Ilustrasi Buku Pelajaran 
Ilustrasi buku pelajaran memiliki fungsi untuk menerangkan teks ataupun suatu peristiwa baik yang ilmiah maupun yang berupa gambar bagian. Bentuknya dapat berupa foto, gambar natural, juga dapat berbentuk bagan. 

7. Ilustrasi Khayalan. 
Ilustrasi Khayalan. Ilustrasi khayalan adalah gambar hasil pengolahan daya cipta secara imajinatif (khayal). Cara penggambarannya misalnya banyak ditemukan pada ilustrasi cerita, novel, komik dan juga roman.

Pengertian Ilustrasi, Fungsi, Tujuan, Jenis & Contoh Ilustrasi  - Artikelsiana.com

Demikianlah informasi mengenai Ilustrasi. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan kita terkait berbagai ilustrasi yang ternyata mendorong sebuah manfaat yang besar. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.